Home / Berita / Internasional / Nasional / Politik

Rabu, 16 November 2022 - 10:14 WIB

Biden Cs Rapat Darurat di Bali Bahas Rudal Rusia Hantam Polandia

Viewer: 4348
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Jakarta, Jejaknasional.com — Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, dan sejumlah pemimpin dunia lainnya akan menggelar rapat darurat di sela KTT G20 di Bali untuk membahas insiden rudal Rusia yang menghantam Polandia.
Gedung Putih menyatakan bahwa “pertemuan darurat” tersebut akan “segera” dimulai pada Rabu (16/11). Menurut Gedung Putih, pertemuan itu akan diikuti seluruh pemimpin G7 yang hadir di KTT G20.

Mereka adalah para pemimpin negara AS, Jerman, Prancis, Kanada, Italia, Inggris, dan Jepang.

Mereka yang dipastikan bertemu antara lain Biden, PM Inggris Rishi Sunak, Ketua Dewan Eropa Charles Michel, Presiden Komisi Eropa von der Leyen, PM Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Olaf Scholz, hingga Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Baca Juga  Pemko Psp Terima 5 Unit Kursi Roda Dari PT Taspen Pematang Siantar

Biden Cs langsung menggelar rapat darurat usai rudal buatan Rusia menghantam wilayah Polandia yang berbatasan dengan Ukraina pada Selasa. Setidaknya dua orang tewas akibat hantaman rudal tersebut.

Sebelum pertemuan ini, Biden juga sudah menelepon Presiden Polandia, Andrzej Duda, untuk membahas langkah lanjutan.

Sementara itu, sejumlah pemimpin negara Eropa, termasuk Macron dan Scholz, juga sudah merilis pernyataan simpati terhadap warga Polandia.

Duda sendiri menegaskan bahwa Polandia belum mengetahui pihak yang menembakkan rudal buatan Rusia tersebut. Namun, militer Polandia sudah dalam posisi siaga.

Insiden ini menjadi sorotan karena Rusia selama ini menghindari konfrontasi langsung dengan negara anggota NATO.

NATO memegang prinsip bahwa gempuran terhadap salah satu anggota mereka merupakan serangan kepada blok itu secara keseluruhan.

Baca Juga  Bluesky Social, Medsos Baru Mantan CEO Twitter Tarik Ribuan Pendaftar

Dengan demikian, NATO dapat menyerang pihak yang melakukan gempuran. Jika NATO merespons dengan menyerang Rusia, maka perang akan meluas dan dikhawatirkan dapat memicu perang dunia.

Rusia sendiri dengan tegas membantah laporan dugaan serangan rudal tersebut. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, tuduhan itu hanya provokasi untuk meningkatkan ketegangan.

“Media massa dan pejabat Polandia melakukan provokasi yang disengaja untuk memanaskan situasi dengan pernyataan mereka tentang dugaan dampak roket Rusia di Przewodow (dekat perbatasan Ukraina),” demikian pernyataan Kemhan Rusia yang dikutip AFP.

“Tenaga senjata Rusia tidak melancarkan serangan di daerah antara perbatasan Ukraina dan Polandia.”

(Hen/Cnn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Mahfud Sebut Ada Kelompok Manfaatkan Situasi Pandemi untuk Serang Pemerintah

Berita

Polri dan Kejaksaan Kirim 13 Calon untuk Posisi Dirdik dan Deputi Penindakan KPK

Berita

Tim Futsal Pokewak FC Mewakili Sintang Di Liga Nusantara U23 Pontianak Tahun 2022.

Berita

Bupati Nias Selatan lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II b)

Arsip

Harga Cabai di Pasar Rp 140 Ribu, Petani Jual Rp 35 Ribu

Berita

Facebook Siapkan Fitur Upload Stories dari PC

Arsip

BUMN Pencetak Uang Ini Raup Laba Rp 324 Miliar di 2015

Berita

Bupati Samosir Kukuhkan Pengurus Pokdarwis Pangaribuan