Home / Arsip / Arsip 2016 / Olahraga

Sabtu, 9 April 2016 - 11:52 WIB

Ban Bermasalah, Begini Curhatan Jorge Lorenzo

Viewer: 564
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

KompasNasional.Com

Alokasi ban Michelin yang mendadak jelang race day GP Argentina benar-benar bikin kacau. Buntutnya jelas, drama kecelakaan yang menimpa sejumlah rider sekaligus.

Bahkan, juara bertahan Jorge Lorenzo yang dikenal punya karakter balap cocok dengan ban produksi Prancis tersebut juga menjadi korban.

Menjelang balapan di Austin, Amerika Serikat, akhir pekan ini kekhawatiran itu masih menghantui Lorenzo. Terlempar dari lomba di tikungan pertama pada lap enam membuat pembalap Movistar Yamaha itu gagal memperoleh poin.

Lorenzo mengaku sudah tidak nyaman dengan ban baru yang ditawarkan Michelin pada balapan tersebut.

Lorenzo memprediksi, atau lebih tepatnya khawatir, kondisi tersebut akan berlanjut di Austin.

”Ini adalah situasi sulit dengan Michelin, karena kita tidak tahu ban model apa yang akan dibawa ke Austin,” papar rider berjuluk X’Fuera tersebut, seperti dikutip Crash.

Austin, lanjutnya, adalah trek yang membutuhkan ban lebih lunak dibandingkan dengan Argentina.

Bisa bertolak belakang dengan kebutuhan tersebut, Lorenzo menduga karena khawatir dengan masalah keamanan Michelin bisa jadi malah membawa ban yang lebih keras. Bahkan lebih keras dari versi yang dipakai balapan Minggu lalu.

”Hal seperti ini tidak bergantung pada kami, tapi terserah kepada Michelin,” dia memprediksi.

Perwakilan Dorna Sport di Race Direction, Javier Alonso, sempat mengatakan bahwa Michelin belum menemukan petunjuk tentang penyebab meledaknya ban Scott Redding saat sesi latihan Sabtu di Argentina.

Baca Juga  Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo Bakal Hadapi Sirkuit Sulit

Insiden itu yang membuat Michelin menarik semua ban belakangnya di Argentina dan menggantinya dengan ban berkopon lebih keras.

Satu hal yang diyakini banyak pihak adalah ban Michelin tidak mampu menahan beban berat badan pembalap di atas 100 kilogram. Dua kasus meletusnya ban Michelin terjadi pada pembalap berbadan bongsor.

Sebelumnya, ban pecah terjadi pada Loriz Baz (Avintia-Ducati) dalam uji coba Sepang. Dia berpostur tinggi 191 cm. Sementara Redding 185 sentimeter. Namun, menurut Lorenzo semestinya insiden tersebut tidak perlu terjadi jika penyebabnya hanya berat badan.

Penyebab lain adalah kemungkinan tekanan ban yang dipakai Redding hanya setengah dari yang seharusnya.

”Aku pikir pabrikan ban sudah memikirkan faktor itu sehingga tidak ada yang harus mengalami kecelakaan seperti di akhir pekan lalu,” tandasnya.

Di Argentina bukan hanya Lorenzo yang tumbang karena ban. Tapi juga Maverick Vinales dan Aleix Espargaro (Suzuki-Ecstar), serta Cal Cruthclow (LCR-Honda).

Baca Juga  Ditinggal tahlilan saat malam Jumat, istri digarap teman suami

Bahkan drama kecelakaan yang menimpa duo Ducati diawali hilangnya cengkeraman ban depan Andrea Iannone setelah melakukan manuver ekstrim di tikungan terakhir.

Duo Ducati menyatakan telah menutup bab horor di Termas de Rio Hondo yang membuat mereka kehilangan dua podium di depan mata. Director Sporting Ducati Paolo Ciabatti mengatakan akan memanggil keduanya pekan ini untuk membicarakan strategi di Texas.

”Pembalap harus memahami kepentingan Ducati secara tim dan tentu saja kompetisi ini keseluruhan. Kita baru di balapan kedua dan finis di podium sangat penting untuk kami,” terangnya dilansir Autosport. Pertemuan digelar hari ini.(kn/jp)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Wartawan Aceh Kecam Penganiayaan Yang Dilakukan Anggota TNI AU di Medan

Arsip

Bahaya Tak Punya E-KTP, BPJS Hingga Rekening Bank Tak Bisa Dilayani

Arsip

Marquez: Empat Kemenangan Beruntun Menakjubkan!

Arsip

Penjualan Komputer & Printer Merosot, HP Inc Pecat 4.000 Karyawan

Berita

Presiden Joko Widodo Lepas Kontingen Atlet Indonesia dalam Laga Asian Para Games 2018

Arsip

Aiptu Martua Sigalingging diduga Sempat Melawan Terduga Teroris di Mapolda Sumut

Olahraga

Untuk Kali Pertama, Arab Saudi Helat Turnamen Golf Wanita

Arsip

Koruptor Berfoya-foya Beli Kendaraan Mewah Dari Duit Rakyat