Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Selasa, 27 Juni 2017 - 13:30 WIB

Aiptu Martua Sigalingging diduga Sempat Melawan Terduga Teroris di Mapolda Sumut

Viewer: 685
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

kompasnasional.com | MEDAN – Aiptu Martua Sigalingging, anggota polisi yang gugur ditikam terduga teroris yang menyerang pos jaga di Markas Polda Sumatera Utara diduga sempat melawan pelakunya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, dugaan tersebut terlihat dari luka yang didapat korban.

Aiptu Martua, lanjut Martinus, mengalami luka tusuk di bagian pipi kanan, dagu, leher atas, dan dada kiri ketika diserang di pos 3 Mapolda Sumut, tempat korban berjaga.

“Diduga karena terjadi perkelahian dan perlawanan di kamar,” kata Martinus melalui keterangan tertulis, Senin (26/6/2017).

Baca juga: Polisi yang Diserang Terduga Teroris di Polda Sumut Tinggalkan 9 Anak

Baca Juga  Berita Tapsel. Bupati Tapsel Tinjau Rangkaian Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2020

Brigadir E Ginting, rekan Aiptu Martua yang berjaga di depan jalan disebut sempat mendengar keributan dari dalam pos. Brigadir E Ginting kemudian melihat ada dua orang asing yang sudah berada di kamar Aiptu Martua.

“Brigadir mendatangi kamar dan terjadi perkelahian,” ujar Martinus.

Pelaku, kata Martinus, meneriakkan kalimat takbir sambil mengancam Brigadir E Ginting dengan pisau.

Brigadir E Ginting kemudian meminta bantuan anggota Brimob yang jaga di pos 2 Mapolda Sumut.

“Anggota Brimob yang jaga langsung melakukan penyerangan dengan menembak pelaku. Satu orang pelaku meninggal dunia di tempat dan satu orang hidup,” ujar Martinus.

Baca Juga  Simulasi Karhutla, Bupati Tapsel Bersama Forkopimda Berjibaku Padamkan Api

Pos jaga 3 tempat korban berjaga merupakan pintu keluar Mapolda Sumut. Pintu keluar ini biasanya dijaga 4 personil Yanma.

Terdapat tiga pos jaga di Mapolda Sumut. Dua pos lain, yakni pos jaga 1 merupakan pintu masuk kantor polda.

Pintu masuk ini dijaga 9 orang personik Sabhara sedangkan pos jaga 2 merupakan pintu masuk VIP yang dijaga 14 orang Brimob.

Sebelumnya, Aiptu Martua yang gugur dimakamkan di kampung halamannya Indrapura Batubara.

Proses pemakaman korban dilakukan dengan upacara militer. Aiptu Martua yang gugur saat bertugas itu mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Dua (Ipda) Anumerta (kmp|dwk)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tim Satgas 2 Penanganan Ops Aman Nusa Polda Kalbar Bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan Prov Kalbar Gelar Disinfektasi Hewan Ternak Secara Masal

Berita

Bupati Klungkung Lepas 250 Ekor Tukik

Berita

Tempati Gedung Kantor Baru, “LBH Gerak” Indonesia dan Milton Ministry Gelar Ucapan Syukur

Berita

Tokoh Kristiani Sepakat Gelar Doa Bersama Untuk Indonesia

Berita

Dua Pria Ditangkap di Samosir karena Dugaan Pencurian Besi

Berita

Resmikan Gedung Baru Puskesmas Laiwui, Ini Pesan Bahrain Untuk Bupati Terpilih

Berita

Bupati Erlina Meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Anak di Empat SDN Kecamatan Toho

Berita

Sertijab Kepala SMKN 1 Siantar : Melepas Dengan Senyum, Menyambut Dengan Harapan