Viewer: 689
0 0

Home / Gaya Hidup

Selasa, 14 Juli 2020 - 20:45 WIB

Aturan UU Gowes Sepeda Sedang Disiapkan, Pengamat: Jangan Asal-asalan!

Viewer: 690
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional | Pemerintah diharapkan tidak asal-asalan dalam menyusun regulasi dunia pegowesan yang sedang disusun melalui Rancangan Undang-Undang (UU) Tentang Pedoman Teknis Keselamatan Pesepeda di Jalan.Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno mengatakan, di Jakarta saja masih banyak sepeda yang digunakan sebagai transportasi untuk alat angkut komersial barang.
“Misalnya, di Kawasan Kota Tua ada yang jualan Siomay, Kopi Jamu dan sebagainya. Jadi jangan hanya mengatur sepeda yang tren saat ini tapi perlu koordinasi pemerintah daerah terkait,” ujar dia, di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, tata cara bersepeda sebenarnya telah diatur dalam UU lalu Lintas dan Angkutan Jalan mulai dari kewajiban pesepeda menggunakan prasarana hingga pengutamaan keselamatannya. Namun demikian, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi maka perlu pendanaan infrastruktur sepeda. “Seperti di Jakarta saja masih sangat kurang. Sedangkan keselamatannya tentu saja perlu dijamin pemerintah,” ungkapnya.
Djoko mengambil contoh perbandingan di mana Amerika Serikat (AS) pendanaan infrastruktur sepeda naik 40%, di Inggris memproritaskan pendanaan £2 miliar untuk infrastruktur sepeda. Apalagi, Inggris telah menggelontorkan dana sebesar £250 juta saat pandemi. “Kebijakan ini disebut sebagai kebijakan once in generation, karena untuk pertama kalinya pemerintah memprioritaskan pendanaan untuk infrastruktur sepeda dalam jumlah besar,” ucapnya.
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu membuat program pengembangan infrastruktur sepeda yang terhubung di seluruh kota dengan daerah dalam rangka mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Di sisi lain, kebijakan infrastruktur sepeda membantu kebijakan pengurangan emisi.
“Akan lahir investasi jalur sepeda sebagai jalur rekreasi sehingga ke depan diperlukan insentif komuter sepeda. Kalau pemerintah mendukung juga perlu skema kebijakan pemberian diskon bagi karyawan yang membeli sepeda untuk bekerja,” pungkasnya.(SN/Red)

Baca Juga  Istana Minta Rakyat tak Lagi Berisik soal Reshuffle Kabinet
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Konsumsi Petai Bisa Merusak Ginjal, Mitos atau Fakta?

Gaya Hidup

Pengusaha Lampung Beber Cara Memesan Vernita Syabilla, Tarifnya Segini

Gaya Hidup

Operasi Hidung Artis Cantik China Ini Gagal, Hasilnya Bikin Ngeri

Gaya Hidup

Panik! Keasyikan Main HP, Ibu Kelabakan Tahu Bayinya Makan Kecoak

Berita

Tiga Lokasi Favorit Berkemah untuk di Kawasan Sibolangit

Gaya Hidup

Saling Jaga Jarak, Begini Suasana Salat Idul Adha Jokowi di Istana Bogor

Gaya Hidup

Kakek di Samarinda Bawa Uang Koin Sekarung Mau Beli Ponsel untuk Cucunya, Alami Hal Tak Terduga

Gaya Hidup

Resmi Jadi Pria, Serda Aprilia Manganang Dapat Nama Baru dari Istri Jenderal Andika