Viewer: 669
0 0

Home / Gaya Hidup

Selasa, 14 Juli 2020 - 20:45 WIB

Aturan UU Gowes Sepeda Sedang Disiapkan, Pengamat: Jangan Asal-asalan!

Viewer: 670
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional | Pemerintah diharapkan tidak asal-asalan dalam menyusun regulasi dunia pegowesan yang sedang disusun melalui Rancangan Undang-Undang (UU) Tentang Pedoman Teknis Keselamatan Pesepeda di Jalan.Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno mengatakan, di Jakarta saja masih banyak sepeda yang digunakan sebagai transportasi untuk alat angkut komersial barang.
“Misalnya, di Kawasan Kota Tua ada yang jualan Siomay, Kopi Jamu dan sebagainya. Jadi jangan hanya mengatur sepeda yang tren saat ini tapi perlu koordinasi pemerintah daerah terkait,” ujar dia, di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, tata cara bersepeda sebenarnya telah diatur dalam UU lalu Lintas dan Angkutan Jalan mulai dari kewajiban pesepeda menggunakan prasarana hingga pengutamaan keselamatannya. Namun demikian, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi maka perlu pendanaan infrastruktur sepeda. “Seperti di Jakarta saja masih sangat kurang. Sedangkan keselamatannya tentu saja perlu dijamin pemerintah,” ungkapnya.
Djoko mengambil contoh perbandingan di mana Amerika Serikat (AS) pendanaan infrastruktur sepeda naik 40%, di Inggris memproritaskan pendanaan £2 miliar untuk infrastruktur sepeda. Apalagi, Inggris telah menggelontorkan dana sebesar £250 juta saat pandemi. “Kebijakan ini disebut sebagai kebijakan once in generation, karena untuk pertama kalinya pemerintah memprioritaskan pendanaan untuk infrastruktur sepeda dalam jumlah besar,” ucapnya.
Dia menambahkan, pemerintah juga perlu membuat program pengembangan infrastruktur sepeda yang terhubung di seluruh kota dengan daerah dalam rangka mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Di sisi lain, kebijakan infrastruktur sepeda membantu kebijakan pengurangan emisi.
“Akan lahir investasi jalur sepeda sebagai jalur rekreasi sehingga ke depan diperlukan insentif komuter sepeda. Kalau pemerintah mendukung juga perlu skema kebijakan pemberian diskon bagi karyawan yang membeli sepeda untuk bekerja,” pungkasnya.(SN/Red)

Baca Juga  Benarkah Makan dengan Tangan Lebih Sehat Daripada Pakai Alat Makan? Begini Penjelasan Ahli
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Tingkat Kesopanan Pengguna Internet Indonesia Terburuk Se-Asia Tenggara

Gaya Hidup

Benarkah Bisa Tertular Covid-19 di Kolam Renang?

Gaya Hidup

Oknum PNS Dibuntuti Istri, Masuk Hotel, Digerebek, Tanpa Busana, Masih Bohong Juga

Gaya Hidup

Kakek 74 Tahun di Florida Bergulat Dengan Aligator Untuk Selamatkan Anak Anjing
Foto tangkapan layar video seorang pria pamer kemaluan di Padang

Berita

Heboh Aksi Dosen Pamer Kemaluan ke Mahasiswi di Padang

Berita

Rahasia Diet Bisa Berhasil Kuncinya Jangan Kurang Tidur

Gaya Hidup

Aktivitas Rumah Jagal Daging Kucing di Medan

Gaya Hidup

Sejarah Garam dan Hubungannya dengan Peradaban Manusia