Home / Gaya Hidup

Jumat, 26 Maret 2021 - 11:12 WIB

Sejarah Garam dan Hubungannya dengan Peradaban Manusia

Viewer: 490
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

Kompasnasional l Garam merupakan salah satu bumbu dapur yang selalu digunakan untuk memberi rasa pada makanan saat memasak.

Namun, faktanya garam tidak hanya digunakan saat memasak. Garam juga digunakan dalam berbagai sektor seperti industri pengepakan dan pengolahan daging, kimia, pakaian, dan sebagainya.

Penggunaan garam juga sudah dilakukan sejak jaman peradaban kuno.

Garam berfungsi sebagai pengawet makanan dan pemberi rasa pada zaman kuno. Selain itu juga berfungsi untuk mengawetkan mumi, dan persembahan kepada dewa-dewi.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) terus berupaya dan mendorong pembangunan lumbung garam nasional dengan penekanan pada peningkatan kuantitas dan kualitas produksi garam rakyat.

Garam dikumpulkan dari danau selama musim kemarau, ketika air menguap dan dataran garam terpapar.

Sementara itu, orang Mesir kuno mendapatkan garam mereka dari rawa-rawa Nil.

Orang Inggris kuno berkumpul di sekitar mata air asin untuk mendapatkan garam.

Faktanya, nama tempat dalam bahasa inggris seperti Middlewich dan Norwich dikaitkan dengan area sumber garam.

Baca Juga  Kisah Orang Rimba Ditolak Bank hingga Terpaksa Simpan Uang Rp 1,5 Miliar Dalam Tanah di Hutan

Dalam sejarah Amerika Serikat, garam menjadi penentu pemenang perang. Selama Perang Saudara, garam adalah komoditas berharga.

Garam tidak hanya digunakan untuk makan tetapi juga untuk penyamakan kulit, mewarnai pakaian, dan mengawetkan ransum pasukan.
Di beberapa belahan negara bagian barat dan di India, penggunaan garam diperkenalkan oleh bangsa Eropa.

Sementara, di beberapa bagian Afrika Tengah garam merupakan sebuah kemewahan yang hanya tersedia bagi orang kaya.

Kebanyakan masyarakat disana menjadikan susu dan daging mentah yang merupakan makanan utamanya sebagai sumber asupan garam

Daging biasanya hanya dipanggang, supaya garam alaminya tidak hilang.

Oleh sebab itu mereka tidak membutuhkan suplemen natrium klorida, karena mereka sudah mendapatkannya dari makanan utama tersebut.

Penggunaan garam sangat berkaitan dengan kemajuan dalam semua sektor kehidupan. Mulai dari kehidupan pengembara hingga kehidupan pertanian.

Penggunaan tersebut juga menjadi sebuah langkah maju dalam peradaban yang sangat mempengaruhi ritual dan kultus di hampir semua peradaban kuno.

Garam biasanya dimasukkan dalam persembahan korban ke dewa. Persembahan seperti itu lazim di antara orang Yunani dan Romawi, dan diantara sejumlah orang Semit.

Baca Juga  Awas, Ini Bahaya Eyeliner untuk Mata

Kualitas pengawet garam dijadikan simbol keabadian atau kesetiaan.

Garam berpengaruh besar pada pengetahuan manusia tentang rute perdagangan kuno.

Salah satu jalan tertua di Italia adalah Via Salaria (Rute Garam) di sana garam Romawi dari Ostia dibawa ke bagian lain Italia.

Herodotus menceritakan tentang rute karavan yang menyatukan oasis garam di Gurun Libya.

Perdagangan kuno antara Laut Aegea dan pantai Laut Hitam di selatan Rusia, sangat bergantung pada kolam garam di muara Sungai Dnieper. Ikan asin biasanya menjadi ransum perjalanan.

Sebagian garam digunakan sebagai alat tukar yang berfungsi seperti uang di Ethiopia, Afrika, dan di Tibet.

Pada tentara Romawi tunjangan garam diberikan kepada para perwira dan laki-laki.

China, Amerika Serikat, India, Jerman, Kanada, dan Australia adalah produsen garam terbesar di dunia pada awal abad ke-21. (KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto Ilustrasi pernikahan

Berita

Heboh Pernikahan di Palembang Batal gegara Mahar Kurang Rp 700 Ribu

Gaya Hidup

4 Penyakit Mematikan Dipicu Kekurangan Serat

Gaya Hidup

Fadli Zon Kedapatan Like Konten Pornografi di Twitter, Muannas: Hukuman Tuhan Dibukakan Aibnya

Gaya Hidup

Harta Rp 1 Triliunnya Ludes Demi Penuhi Hasrat Ikut Pilpres, Sandiaga Uno Kini Gigit Jari dan Banting Setir Sebagai Youtuber: Kalau Balik Kayak Dulu Lagi Nggak Mungkin…

Gaya Hidup

Dapat Miliaran Rupiah dari Hasil Penjualan Tanah, Total Sudah 176 Mobil Baru Dibeli Warga di Tuban

Gaya Hidup

Resmi Jadi Pria, Serda Aprilia Manganang Dapat Nama Baru dari Istri Jenderal Andika

Gaya Hidup

Desa Terkaya di Dunia ada di China, Warganya Lalu Lalang Pakai Helikopter

Berita

Hati-Hati, Orang yang Tidur Larut Malam Lebih Cepat Meninggal