Home / Berita

Senin, 9 Juni 2025 - 11:29 WIB

Ada Rumor Danantara Hendak Beli Saham GoTo, Ekonom Sarankan Hal Ini

Kantor Danantara

Kantor Danantara

Viewer: 983
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Jakarta, JejakNasional – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia dikabarkan sedang menjajaki peluang investasi di tengah adanya potensi merger antara PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab Holdings.

Investasi Danantara disebut sebagai mekanisme untuk mempertahankan kepemilikan nasional atas entitas hasil penggabungan dua raksasa teknologi tersebut. Ekonom senior dari Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai sangat mungkin langkah Danantara tersebut mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini mengingat kepedulian besar Presiden terhadap ekonomi kerakyatan dan kepentingan nasional.

“Jika melihat concern Presiden pada ekonomi kerakyatan dan kepentingan nasional, sangat mungkin Presiden akan mendukung rencana ini,” ungkap Wijayanto dalam keterangannya, Senin (9/6/2025).

Baca Juga  Polda Metro Bongkar Kasus Judol Pakai Live Porno, 8 Tersangka Ditangkap

“Bayangkan, saat ini ekosistem GoTo-Grab melibatkan sekitar 4 juta mitra driver dan mitra kurir, ekosistemnya jutaan UMKM dan puluhan juta pelanggan,” bebernya lagi. Menurut dia, keberadaan ekosistem GoTo menyangkut hajat hidup banyak orang, dari mulai pengemudi, pelaku usaha, hingga sistem pembayaran.

“Ekosistem ini secara efektif menghubungkan puluhan juta pelaku ekonomi, dari mulai ojek, taksi, kurir, hingga sistem pembayaran, dengan peluang pengembangan ke depan yang sangat luas untuk sub-sektor ekonomi lainnya,” ungkap Wijayanto.

Pemerintah, disebut Wijayanto, mempunyai kepentingan untuk memastikan ekosistem ini bisa menyejahterakan siapapun yang terlibat di dalamnya. Jika ingin mendorong ekonomi kerakyatan yang inklusif, maka mempunyai pengaruh atas ekosistem ini sangatlah penting.

“Dalam konteks ini, keterlibatan pemerintah melalui Danantara sebagai pemegang saham merupakan langkah paling praktis untuk memastikan kepentingan pemerintah dan rakyat terfasilitasi,” jelas Wijayanto.

Baca Juga  5 Menteri Prabowo Kompak Kembangkan Kopdes Merah Putih

Dilansir dari Bloomberg, Danantara disebut sudah memulai diskusi awal dengan GoTo untuk bisa mengakuisisi saham minoritas jika nantinya GoTo dan Grab jadi bergabung. Sumber-sumber yang mengetahui jalannya diskusi tersebut menyatakan, rencana investasi Danantara diharapkan bisa meredakan kekhawatiran pemerintah Indonesia terhadap dampak dari merger GoTo dengan Grab.

Sebab nantinya pemerintah Indonesia berpeluang memiliki sebagian saham dari perusahaan teknologi terbesar di Asia. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Danantara perihal kabar penjajakan investasi itu.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

DAK Pendidikan 2019 Diduga di Mark Up dan Tidak Sesuai Juknis, LSM ICW-RI Bakal Bawa ke Kejati

Berita

Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Pocus Grup Diskussion BEM Universitas Tanjung Pura.

Berita

Kapolres Sintang Bersama Danyonif 642/KPS Hadir Menyaksikan Pertanding di Boscompetition 2022.

Berita

BEM SI Sebut Aksinya Damai dan Aspirasi Tersampaikan Dengan Baik

Berita

Listrik Semakin Andal, Kegiatan Usaha UKM di Pasar ‘Hongkong’ Singkawang Semakin Menggeliat Paska Pandemi

Berita

Pelaksanaan Ujian Kompetensi P3K Guru 2021 di SMA Negeri 1 Bandar Lancar dan Kondusif

Berita

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Gotong Royong Melanjutkan Pembangunan Masjid Di Perbatasan.

Berita

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Ketua Umum TASC