Home / Internasional

Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:12 WIB

Angka Kematian Covid-19 Capai 850 Jiwa dalam Sehari, Presiden Jerman Nyalakan Lampu Kenang Korban di Istana di

Viewer: 490
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional l Angka kematian akibat Covid-19 di Jerman terus merangkak naik.

Dengan lebih dari 850 kematian akibat virus corona dalam periode 24 jam terakhir, Jerman mencatat jumlah kematian melampaui angka 50 ribu pada Jumat (22/1).

Associated Press mencatat kurang dari dua pekan silam, jumlah kasus kematian mencapai 40 ribu jiwa.

Terkait hal ini, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengatakan ia akan mulai membiarkan sebuah lampu menyala di salah satu jendela di kediaman resminya, Istana Bellevue, untuk mengenang mereka yang meninggal karena Covid-19.

Steinmeier telah meminta rakyat Jerman untuk melakukan hal serupa sebagai peringatan jika “kematian dalam pandemi virus corona bukan sekadar angka bagi kita.” Ia menambahkan, “Meskipun kita tidak tahu nama dan keluarga mereka, kita tahu bahwa setiap angka mewakili orang terkasih yang kita rindukan selamanya.”

Baca Juga  Dipecat, Mantan Karyawan Sebut Facebook Mirip Korea Utara

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, disaksikan Wapres Kamala Harris, menjelaskan rencana pemerintahannya untuk membendung pandemi virus corona, di Gedung Putih Kamis (21/1).

Presiden AS Joe Biden mengisi satu hari kerja penuh pertamanya di kantor pada hari Kamis (21/2) dengan menandatangani beberapa perintah eksekutif mengenai penanganan pandemi virus corona. AS mencatat jumlah kasus terbanyak di dunia, 24,6 juta, dari 97 juta lebih kasus yang tercatat secara global.

Baca Juga  Sekali KPK Mendayung, 2 Status Tersangka untuk Bupati Pati Sudewo

Salah satu keputusan presiden yang ditandatangani Biden akan meningkatkan jarum suntik yang menurut para apoteker memungkinkan mereka untuk mengambil ekstra dosis vaksin Covid-19 dari ampulnya.

Pembentukan Badan Pengujian Pandemi juga merupakan hasil keputusan presiden lainnya. Tujuan badan ini adalah untuk meningkatkan tes COVID-19. Banyak warga Amerika yang masih berebut untuk dijadwalkan menjalani tes.

Perintah eksekutif lainnya mengamanatkan penggunaan masker di bus-bus dan kereta antarkota, serta di bandara dan pesawat udara. Menggunakan masker diketahui sebagai cara mudah namun efektif dalam memperlambat penyebaran virus. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Stok Makanan Makin Menipis, Kim Jong Un Buru Anjing Peliharaan Para Elit Korea Utara untuk Dijadikan Santapan di Restoran

Arsip

Melihat Betapa Cerdasnya Jia-Jia, Robot Tercantik di Dunia

Internasional

Israel Buka Kedutaan Pertama di Uni Emirat Arab

Arsip

Imam Masjid di New York Ditembak Mati Setelah Shalat Jamaah
Ket:Foto//Dewan Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers Darmawan Yusuf, SH, SE,M.Pd,MH(ist)

Internasional

Pesan : Darmawan Yusuf Dewan Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers, pada Momen Peringatan Hari Pers Nasional 2021

Internasional

Prancis menggelontorkan stimulus 100 miliar euro untuk mendongkrak kembali ekonomi

Arsip

Miris, Buruh di Pabrik Milik Orang Korea Dapat THR Cuma Rp 8 Ribu

Internasional

Olimpiade Tokyo 2021 Diprediksi Ciptakan Varian Baru COVID-19