Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Jumat, 8 April 2016 - 11:05 WIB

Lebih Hemat Dari Elpiji, ESDM Bangun 200 Ribu Jaringan Gas 2017

Viewer: 538
0 0
Terakhir Dibaca:51 Detik

Pemerintah menargetkan pembangunan 200 ribu jaringan gas rumah tangga pada tahun 2017. Diharapkan ini bisa menekan konsumsi elpiji.

“Jargas sudah berjalan prosesnya, sedang rencanakan diperluas lagi. Kalau tahun ini 89 ribu rumah tangga menjadi 200 ribu rumah tangga pada 2017,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja di kantornya, Jakarta, Jumat (8/4).

Baca Juga  Abu Sayyaf Berencana Culik Petinju Manny Pacquiao

Untuk itu, dia meminta pemerintah daerah ikut terlibat aktif dalam pembangunan infrasturktur gas. Dalam waktu dekat, pemerintah akan meresmikan jargas di Tarakan.

“Kalau jargas sudah masuk, harus tahu keamanan, jaga instalasi. Jargas di Surabaya, Batam itu lagi proses,” katanya.

“Pembangunan jargas di Prabumulih dan Cilegon kami harapkan tidak lewat tahun ini. Sebelum tutup tahun jargas ini sudah mengalir, termasuk di Balikpapan.”

Baca Juga  No Arms, No Legs, No Worries

Menurutnya, masyarakat pengguna Jargas hanya cukup membayar Rp 30 ribu per bulan. Ini lebih hemat ketimbang elpiji subsidi yang menghabiskan duit sekitar Rp 100 ribu per bulan.

“Pengaruh setelah bangun Jargas, tengok produksi gorengan yang biasanya mereka habis Rp 900 ribu sekarang jadi Rp 200 ribu untuk produksinya.” (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Capres 2019: Prabowo-Gatot, Jokowi-Tito?

Berita

Oknum KUA Labuhan Deli Tertangkap OTT

Arsip

Kisah Ajudan Letkol Untung Disiksa dan Dipenjara Tanpa Pengadilan

Berita

Punya Coutinho, Barcelona Pinjamkan Deulofeu ke Watford

Berita

Pembunuh Polisi Divonis ‎48 Tahun Penjara

Berita

Realisasi Pajak Reklame dan Retribusi Daerah Pemko Medan Tak Capai Target

Berita

Sambut Hari Raya Nyepi Umat Hindu Banten Gelar Upacara Tawur Kesanga

Arsip

Syarat bila RI Ingin Target Ekonomi Tumbuh 5,2 Persen