Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi

Jumat, 8 April 2016 - 10:03 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tetap, Defisit Anggaran Melebar

Viewer: 529
0 0
Terakhir Dibaca:48 Detik

KOMPASNASIONAL.COM

JAKARTA – Dalam draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap di level 5,3 persen.

Namun di sisi lain defisit akan melebar. Dikarenakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Sumber Daya Alam (SDA), serta Pajak Penghasilan (PPh) minyak dan gas turun Rp 17 triliun, akan diturunkan targetnya.

Baca Juga  Suap Reklamasi, KPK Bakal Tetapkan Tersangka Baru

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengatakan pemerintah butuh investasi lebih banyak dari berbagai pihak, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun demikian, kondisi ekonomi global telah memaksa pemerintah, untuk tidak berharap banyak dari penerimaan.

“Karena itu selisihnya itu haruslah ditambah dengan utang, atau lainnya, dengan itu artinya defisit,” kata Jusuf Kalla kepada wartawan, di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2016).

Sementara itu untuk nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sepanjang kuartal ke dua 2016, menurut Jusuf Kalla, pemerintah cukup optimis.

“Sekarang kan ekonomi amerika (serikat) dan lain-lainnya kan ikut melemah juga, China dan sebagainya, boleh dibilang terjadi kstabilan,” katanya.(dac/tbnb)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Wabup Berharap Program CSR Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat

Arsip

Harga Minyak Dunia Terus Bergerak Naik

Arsip

Cemburu Pacar Diajak Karaoke, Pria Ini Tusuk Temannya Hingga Tewas
Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar -kompasnasional

Arsip

Walikota Tanjungbalai Salurkan Bantuan Pengelola KUBE Rp1 Miliar

Arsip

Setelah Tewas, Muncul Karikatur Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Surga

Ekonomi

Pendapatan Jeblok, Pemerintah Arab Saudi Terpaksa Berutang dan Jual Aset

Ekonomi

Anggota TNI AD Tangkap Pengedar Uang Palsu, Rp 3,9 Juta Diamankan

Arsip

KPK Periksa Tiga Pejabat Mahkamah Agung Terkait Kasus Suap Andri Tristianto