kompasnasional.com | GAYO – Visi misi yang dicanangkan Bupati Gayo Lues H Muhamad Amru terkait pola 1821, yang di sampaikan Bupati pada saat apel Gabungan di depan Kantor Sekdakab Gayo Lues, Senin (16/10/2017) bulan lalu dihadapan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Gayo Lues.
Harapan Bupati kala itu agar semua anak di Kabupaten Gayo Lues bisa dipastikan rajin membaca ayat suci Alquran dan tempat-tempat Ibadah juga supaya bisa dipenuhi oleh para jamaah.

Berdasarkan pantauan media ini, di kampung porang, Kecamatan Blankejeren, masyarakat Desa ini sudah menjalankan Visi Misi bupati tersebut, sejumlah anak-anak telah melakukan pegajian di beberapa tempat.
Sebenarnya kegiatan/pengajian ini bukan hal yang baru di lakukan di desa ini, karena tempat pengajian tersebut sudah lama difungsikan oleh masyarakat setempat, hanya saja jumlah anak yang ikut pengajian sekarang ini sudah lebih bayak dari sebelum-sebelumnya.
Tempat pengajian di Desa ini lebih kurang 5 lokasi, setiap dusunnya minimal memiliki 1 tempat pengajian yang siap menampung anak-anak yang ingin mengaji di tempat yang di sediakan oleh para guru ngaji (Ustad) tersebut.
Yang dijadikan tempat pengajian ini adalah rumah pribadi warga yang secara suka rela menampung dan mengajar anak-anak yang ingin belajar membaca Ayat Suci Alquran (Alfi S)





