Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi

Kamis, 7 April 2016 - 09:30 WIB

China Tutup Akses Informasi soal ‘Panama Papers’

Viewer: 522
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

KOMPASNASIONAL.COM

JAKARTA – China melakukan sensor terhadap informasi terkait “Panama Papers”.

Pemerintah China menutup akses online terhadap banyak pencarian dan diskusi di media sosial dengan kata kunci “Panama Papers” dan “Panama”.

Selain itu, Pemerintah China juga menyensor nama-nama atau kerabat pemimpin dan mantan pemimpin China yang masuk dalam daftar “Panama Papers”.

Presiden China Xi Jinping masuk dalam daftar kontroversial itu.

Dalam sebuah kesempatan pada Selasa (5/4/2016), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei menolak berkomentar atas berondongan pertanyaan terkait “Panama Papers”.

Baca Juga  Masuk Daftar Panama Papers, Ini Kata Rosan Roeslani dan Erwin Aksa

Menurut Lei, kabar ini muncul entah dari mana asalnya.

Sebelumnya, otoritas China pernah memblokir situs The New York Times dan Bloomberg pada tahun 2012 setelah muncul berita terkait kekayaan kerabat pejabat tinggi negara itu.

China juga menunda visa bagi jurnalis kedua media tersebut.

“Panama Papers” kembali muncul dengan isu soal kekayaan.

China pun tampaknya langsung menggunakan alat sensor yang dikenal dengan nama The Great Firewall untuk memblokir informasi yang sensitif.

Baca Juga  Rambut John Lennon laku dilelang 400 juta Rupiah

Media China juga mempertanyakan kredibilitas laporan tersebut dan motivasi pembocoran data itu.

The Global Times, media yang berafiliasi dengan Partai Komunis China, memublikasikan artikel opini dalam bahasa Inggris dan Mandarin yang mengklaim adanya kekuatan besar di balik “Panama Papers”.

“Informasi yang negatif bagi AS dapat selalu diminimalkan, sementara ekspos terhadap pemimpin non-Barat, seperti Putin, dapat memperoleh sorotan besar,” demikian penggalan isi artikel versi bahasa Inggris The Global Times.(kn/tbnb)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Ada pandemi Covid-19, volume transaksi J&T Express di bulan Ramadhan naik 50%

Arsip

Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas
Tidur Nyenyak,Gadis 12 Tahun Tewas Termutilasi Macan-kompasnasional

Arsip

Tidur Nyenyak,Gadis 12 Tahun Tewas Termutilasi Macan

Ekonomi

Terlalu Andalkan Minyak, Kuwait Kehabisan Uang dan Tak Mampu Bayar Gaji PNS

Ekonomi

Masyarakat NTT Sudah Berani Bermain Saham, Transaksi Saham Tembus Rp 195 Miliar, Wow!

Arsip

Status WNI Arcandra Otomatis Hilang, 5 Tahun Baru Bisa Kembali Lagi
Berlin Simanjuntak Ditemukan Tak Bernyawa, Tersangkut di Bebatuan -kompasnasional

Arsip

Berlin Simanjuntak Ditemukan Tak Bernyawa, Tersangkut di Bebatuan

Arsip

Perdana Menteri Singapura Jatuh Pingsan Saat Pidato