KOMPASNASIONAL.COM
Pasangan suami istri (pasutri) asal Jojoran, Donjuan, 40, dan Sephia, 36, punya kesepakatan yang cukup nyeleneh. Masing-masing boleh selingkuh, asal jangan sampai ketahuan anak-anak. Lha ketika anaknya tahu kalau satu di antara mereka selingkuh, maka yang terjadi adalah Sephia dikunci Donjuan di lemari kamar.
Tangan kanan dan kiri Sephia diborgol. Mulutnya juga ditutup rapat dengan kain selendang. Ya, hampir mirip-mirip lah dengan film-film perampokan dan penyanderaan yang ada di televisi.
“Aku menderita bener digitukan sama suami (Donjuan, Red). Untung, ayahku dari Malang datang, akhirnya aku bisa bebas dan sekarang ini, waktunya aku bebas dari suami peselingkuh itu,” ucap Sephia saat ditemui di sela sidang mediasi di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/2).
Dengan wajah masih menyimpan kesal, Sephia mengaku lega bisa bebas dari penyanderaan yang dilakukan suaminya.
Tak hanya bebas karena kini sudah bisa menghirup udara bebas, Sephia juga bahagia karena akan bertemu lagi dengan cowok mantan pacarnya yang dulu.
Namun demikian, Sephia menolak kalau dirinya selingkuh karena ingin membalas perbuatan suaminya.
“Sebenarnya saya tidak mau cerai. Saya juga tidak mau selingkuh. Tapi dia yang ngajak bikin kesepakatan kalau kita bebas berselingkuh asal nggak ketahuan anak-anak,” ucap Sephia.
Seakan mendapat angin seperti itu, tapi mungkin juga karena kesal dengan sikap suaminya yang hobi selingkuh, maka Sephia pun coba-coba berselingkuh dengan teman SMA-nya dulu karena diperbolehkan cari pacar lagi.
Begitu pun Donjuan yang tentu lebih dahulu berselingkuh dengan seorang janda cantik di kantornya.
Karena sudah bersepakat saling selingkuh, Sephia dan Donjuan sampai sering janjian keluar bareng dari rumah untuk kemudian jalan sendiri-sendiri dengan selingkuhannya.
Tapi sayang, Sephia kurang lihai berkencan dengan selingkuhannya. Sephia lebih memilih mal, taman kota, atau hotel-hotel bintang tiga di Surabaya sebagai ajang bertemu dan memadu kasih dengan pacar masa ABG-nya.
Berbeda dengan Donjuan yang sudah lebih pintar dan mau keluar biaya. Donjuan memilih mengajak janda selingkuhannya ke Batu, Malang, Tretes, sampai ke Bali, untuk berkencan agar jauh dari pantauan tetangga dan anak-anak.
Karena hanya ngglibet di Surabaya, tak ayal gaya selingkuh Sephia tak lagi jadi rahasia. Sebab, hampir semua orang yang mengenalnya termasuk para tetangga, teman-teman, bahkan saudara dan anak-anaknya akhirnya mengetahui tingkah nakal perempuan asli Surabaya ini.
Bahkan anak pertamanya yang sudah menginjak remaja sebut Mira, 15, pernah memergoki Sephia jalan bareng sambil menggandeng mesra pacarnya. Bak detektif di film action, Mira juga memotret aksi pacaran sang ibu dengan kekasihnya lewat foto candid, atawa sembunyi-sembunyi.
Lantas apa yang terjadi? Mira pun mengadu ke Donjuan dan keluarga yang lain.
“Saya jadi diadili sama keluarga. Anehnya, suami ikut marah-marah dan saya tiba-tiba diborgol, dimasukkan lemari dan dikunci dari luar. Ya pastilah saya tidak terima dikunci sama suami. Wong dia sendiri malah lebih dulu selingkuh,” jelasnya.
Menurut Sephia, suaminya yang kerja sebagai PNS itu tentu malu pada keluarga karena tak bisa menjadi panutan. Sebab, dia sendiri yang malah mencontohkan untuk berselingkuh kepadanya.
Karena itu sebelum Sephia membongkar ulahnya, Donjuan memilih menutup mulutnya lebih dulu dan dimasukkan ke dalam lemari.
“Sekarang saya sudah tahu semuanya. Ya buat apalagi dipertahankan,” ucapnya. Telat! (kn/jpc)








