Home / Berita

Minggu, 28 Agustus 2022 - 17:20 WIB

Kapolda Kalbar Hadiri Kirab Merah Putih 2022 Secara Virtual 

Viewer: 395
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 58 Detik

PONTIANAK, KALBAR – KOMPAS NASIONAL.Com- Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M., menghadiri secara virtual kegiatan Kirab Merah Putih di Ruang Graha Khatulistiwa, Minggu (28/8).

Bahwa acara ini turut digelar pembentangan bendera merah putih, dengan rute kirab tersebut dimulai dari Silang Monas hingga Bundaran HI.

Acara Kirab Merah Putih ini dihadiri oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan ulama karismatik Habib Luthfi bin Ali bin Yahya. Acara ini digelar sebagai wujud untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Dalam sambutannya, Kapolri mengatakan, 350 tahun yang lalu, saat kita terpecah belah kita dijajah oleh bangsa lain. Kemudian para pemuda, tokoh agama dan seluruhnya bersatu untuk bersama-sama sepakat untuk memperjuangkan kemerdekaan dari seluruh pelosok negeri. Maka tanggal 17 Agustus 1945 dipimpin oleh Bung Karno dan Bung Hatta.

Baca Juga  Menteri Imipas: Koruptor dan Bandar Narkoba Tak Mungkin Diberi Amnesti

“Pesatuan dan kesatuan sudah berkali-kali diuji. Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika diuji dengan berupaya merubah bangsa kita namun upaya tersebut gagal karena semua itu melekat di hati satu bangsa,” ucapnya.

Persatuan bangsa kita sudah wujudkan seperti kerja sama seluruhnya menghadapi pandemi Covid-19 dengan hasil capaian 434 juta vaksinasi yang menjadi nomor 5 di dunia. Capaian vaksinasi tertinggi dan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di angka 5,44 persen yang dimana rata-rata negara maju diangka 3 persen.

Sebentar lagi kita menghadapi tahun pemilu 2024. Pengalaman tahun 2019 dimana terjadi polarisasi politik yang hampir memecah belah persatuan dan kita sepakat, di tahun 2024 nanti para pemimpin nasional akan membawa semangat untuk bisa membangun dan mewujudkan program-program yang mensejahterahkan masyarakat.

Tahun 2030 kita akan masuk pada namanya bonus demografi, artinya kita memiliki produktif yang lebih besar dari usia 67, kita harus mempersiapkan masyarakat kita untuk menjadi SDM yang unggul sehingga pada tahun 2030 harapan kita bisa melompat maju menjadi negara modern lainnya.

Baca Juga  Alasan Prabowo Diminta Hentikan Dedi Mulyadi Kirim Anak ke Barak Militer

“Bersama kita harapkan di tahun 2045 Indonesia kita semua bisa mengantar generasi muda ini menjadi generasi generasi yang akan bisa memimpin bangsa. Kita wujudkan Indonesia menjadi negara nomor 4 atau 5 di dunia dan kemudian tujuan nasional yang selama ini menjadi cita-cita kita bersama mewujudkan masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera,” jelas Sigit.

Tunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang besar, negara yang mampu memimpin, negara yang mampu berada di urutan atas dibandingkan dengan negara-negara maju yang lain dan itu semua bisa kita lakukan kalau kita bersatu.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel Berharap Penerima Manfaat BSPS Bisa Bangun Rumah Sesegera Mungkin

Berita

Buka Pelatihan Merajut, Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora Tegaskan Pentingnya Persatuan Untuk Mencapai Kemajuan.

Berita

Wakil Bupati Samosir Hadiri Pelantikan  Korwil PPNP  Situmorang  Lumban Nahor Bona Pasogit

Berita

Kota Pariwisata Parapat Longsor 3 Orang Meninggal Dunia
Foto sejumlah oknum polisi yg diduga menyerang RS Bandung

Berita

Sejumlah Oknum Polisi Penyerang RS Bandung Diperiksa Propam Polrestabes Medan

Berita

Sindikat Jual Beli Ginjal Internasional Jaring Korbannya Lewat Facebook

Berita

Sat Narkoba‍‍Polres Pematangsiantar, Menciduk Pemakai dan Pengedar Narkoba

Arsip

Seluruh Tenaga Honorer di Asahan Akan Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan