Home / Berita

Selasa, 19 Juli 2022 - 11:33 WIB

Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Kembali Amankan 9 (Sembilan) orang WNI diduga PMI Non Prosedural di Wilayah Perbatasan

Viewer: 244
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

SANGGAU, KALBAR KOMPAS NASIONAL.Com- Pos Koki Balai Karangan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty mengamankan 9 (Sembilan) orang WNI yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di jalan Lintas Malindo desa Tangraya Kec. Beduai Kab. Sanggau Kalbar. Anggota Dinas Dalam (Jaga) memberhentikan 2 (Dua) kendaraan roda 4 merek Daihatsu Sigra Nopol KB 1127 DF dan Nopol KB 1969 DG kendaraan tersebut melintas dari arah pontianak menuju ke wilayah Entikong kemudian didekati, ditanya dan ternyata ada 9 orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural. Selasa, (19/07/2022)

Dansatgas Yonif 645/Gty Letkol Inf Hudallah, S.H. mengungkapkan dalam keterangannya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau, Selasa, 19 juli 2022. Bahwa “PMI tersebut diperiksa dan diamankan saat melewati jalan Lintas Malindo desa Tangraya Kec. Beduai Kab. Sanggau Kalbar.

Baca Juga  Miris, Buruh di Pabrik Milik Orang Korea Dapat THR Cuma Rp 8 Ribu

Penangkapan 9 (Sembilan) orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural ini Dipimpin Serda Saiful Aziz bersama 3 orang anggota yang sedang melaksanakan Dinas Dalam Jaga Pos Dalduk di sektor jalan batas Malindo Beduai kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dan SSK 4 Koki Balai Karangan Terpadu a.n Lettu Inf Haris Verbian Saputra. Ujar Dansatgas

Upaya pengetatan jalur perbatasan dilakukan oleh seluruh jajaran personil Satgas Pamtas Yonif 645/Gty untuk mencegah masuknya barang haram Narkotika, barang-barang ilegal dan tindak kejahatan lainnya.

Baca Juga  Khutbah Jum’at, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Ajak Warga Jaga Toleransi Kehidupan Beragama dan Bermasyarakat.

Setiap PMI dari Malaysia yang masuk ke Indonesia atau sebaliknya harus melalui serangkaian pemeriksaan, baik dokumen maupun pemeriksaan barang bawaan.

“Kita akan terus memperketat dijalur-jalur perbatasan dan tetap berkoordinasi dengan instansi terkait (Imigrasi, Bea Cukai dan Kepolisian) untuk mencegah pelintas batas dan barang-barang secara ilegal,” tegasnya Dansatgas.

9 (Sembilan) orang WNI yang diduga PMI non prosedural tersebut diserahkan ke Pihak Polsek Beduai sebagai penyerahan pelimpahan perkara untuk didata sesuai prosedur hukum yang berlaku. untuk ditindaklanjuti pemeriksaan secara lengkap, baik dokumen maupun barang-barang. (Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty).

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kasdam XII/Tpr Sambut Kunjungan Kerja Menteri Pertanian di Mempawah

Berita

Kena OTT KPK, Bupati Ngada Pernah Tutup Bandara

Berita

Untuk Mengenalkan Pesona Wisata Sungai Kapuas Kepada Kasad, Danrem 121/Abw Makan Malam Bersama di Atas Kapal.

Berita

Kecelakaan Beruntun Truk di Tol Semarang-Solo, 6 Orang Tewas

Berita

Gelar Resepsi saat PPKM Daruat, Lurah Pancoran Mas Dicopot

Berita

Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dianggap kurang tanggap menangani Covid 19

Berita

Wako Edi Imbau Warga Kenakan Masker Dobel

Berita

Para petinggi Partai Gerindra, PKS dan PAN bertemu di kediaman Prabowo