Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Sebanyak 213 Satuan Pendidikan Se- Cabang Dinas( Cabdis) Pendidikan Siantar ikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 yang dijadwalkan akan selesai pada 30 September 2021 untuk jenjang SMA, Madrasah Aliyah (MA), dan SMK. Dalam pelaksanaannya, penerapan protokol kesehatan secara ketat wajib dilakukan saat pelaksanaan Asesmen Nasional di setiap satuan pendidikan.
Hal ini diungkapkan Ketua pelaksana Asesmen Nasional Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui cabang dinas (Cabdis) di Pematangsiantar, Drs. Hamonangan Aruan ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/9/21).
“AN ini dilaksanakan selama dua hari dengan menggunakan atau berbasis komputer (ANBK) secara daring dan semidaring untuk menjawab dan menampilkan soal. Setiap kelas terdiri dari 45 siswa dengan tetap melakukan prokes 3 M,”ujarnya.
“Seluruh sekolah di Siantar dan Simalungun melaksanakan Asesmen Nasional. Untuk Kabupaten Simalungun ada 135 satuan pendidikan, dan Kota Pematangsiantar berjumlah 78 satuan pendidikan,”terang Aruan.
Katanya, pada hari pertama, jenis asesmen yang akan dikerjakan siswa diantaranya, latihan (10 menit), literasi membaca (90 menit), dan survei karakter (30 menit). Sedangkan di hari kedua, siswa akan mengerjakan asesmen berupa: Latihan (10 menit), numerasi (90 menit), dan survei lingkungan belajar (30 menit).
Menurutnya ada tiga instrumen dalam pelaksanaan AN yaitu, pertama, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), untuk mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif. Kedua, survei karakter, dimana mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.
Sedang yang ketiga, survei lingkungan belajar. Dengan AN ini maka dapat mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah tersebut dalam. menunjang pembelajaran.
“Terkait hal ini diharapkan Asesmen Nasional ini dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk menfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran dengan memotret input, proses dan output pembelajaran. Asesmen Nasional (AN) adalah asesmen yang dilakukan untuk pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah di suatu daerah,” jelas Aruan.
Dengan begitu, lanjut dia, diharapkan nanti hasilnya AN ini bisa menunjukkan sejauh mana progres atau dinamika yang terjadi pada sistem pendidikan dalam beberapa waktu belakangan. Khususnya untuk Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
“Hasil AN ini nanti juga dapat merancang tindak lanjut untuk perbaikan mutu sistem pendidikan kedepannya. Akan dilakukan evaluasi lagi. Hasil AN hanya akan diketahui oleh pemerintah, kemudian diberitahukan pada sekolah, dan dinas pendidikan untuk perbaikan di masa depan,”ucap Hamonangan Aruan.
Toni Tambunan.






