
Kompasnasional.com l Tapanuli Tengah – UNRAS Damai Masyarakat Tapteng yang mengatasnamakan gerakan 300622 yang digelar di depan Gedung DPRD Tapteng Selama 2 Jam Kamis (30/06/22) membuat para pengunjuk rasa kecewa.
Aksi Damai yang di gelar ratusan masyarakat yang meminta agar Ketua DPRD Tapteng bisa bertemu kepada pengunjuk rasa yang berorasi di depan gedung DPRD tidak terwujud.
Salah satu Orator Unras dan penanggung jawab aksi menjelaskan dalam orasinya melalui pengeras suara (Sound sistem) yang berada mobil Pick Up Grandmax yang di bawa para penggelar aksi, meminta agar yang terhormat Ketua DPRD Tapteng bisa mewakili para masyarakat untuk mewakili penyampaian aspirasi mereka ke Gubernur serta ketingkat Kemendagri terkait surat penolakan PJ Bupati Tapteng yang saat ini menjabat.

Menurutnya pengangkatan Pj Bupati Tapteng cacat akan Prosedural dan terkesan di paksakan. Disisi lain banyak kejanggalan akan penujukan atau pelantikan Pj Bupati Tapteng yang dilantik olah Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Bulan yang lalu.
” Kita sesalkan penetapan Pj Bupati Tapteng oleh Gubernur. Kita ketahui bersama, Pj yang menjabat sekarang adalah mantan Ajudan Bupati Tapteng Periode 2019 sampai 2022, dan masih banyak lagi kejanggalan akan penetapan tersebut,” tutur Jimaedi Marbun.
Lanjutnya, kalau memang Ketua DPRD yang terhormat ini tidak bersedia menerima surat kita, yah, kita akan langsung berangkat ke Kemendagri untuk mengantar langsung surat ini.
“Melalui perwakilan masyarakat Tapteng, kita akan tetap berangkat ke Pusat ke kantor Kemendagri untuk mengantar surat ini, sebab surat ini demi kebaikan berjalanya kepemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah,” ungkapnya.
Sesal kepada Anggota DPRD Tapteng Unras masyarakat Tapteng selama 2 Jam tak digubris, pengunjukrasa pun bubar secara damai.
Dalam menyampaikan Asvirasi Masyarakat Tapteng yang di gelar di Kator DPRD Tapanuli Tengah, Kepolisian Resort Tapanuli Tengah kawal ketat Aksi tersebut Sampai selesai.
Dalam aksinya Jimaedi Marbun penangungjawab aksi juga mengucap terima kasih sebesar-besarnya kepada kepolisian atas kawalan yang di berikan sampai usainya berjalannya aksi.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepolisian Tapanuli Tengah yang bekerja mengawal kegiatan kami ini Samapi usai,” tutupnya.
Disilain, koordinator dan penanggungjawab aksi juga menghimbau kepada segenap masyarakat Tapteng terutama masyarakat yang turut ikut dalam aksi, agar lebih jeli dalam memilih Wakil Rakyat di pemilihan yang akan datang.
“DPRD di pilih masyarakat untuk mewakili masyarakatnya untuk menyampaikan Asvirasi masyarakat kejengjang yang lebih tinggi bukan membiarkan masyarakatnya seperti sekarang ini,” tutupnya terseyum.
(Remember)








