Home / Berita

Selasa, 29 Maret 2022 - 08:25 WIB

6 Penganiaya Sopir Grab Masih Berkeliaran, Kapolres Simalungun Diminta Bertindak Tegas

Viewer: 472
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 3 Detik

Kompas Nasional l SIMALUNGUN – Enam orang pelaku tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Sopir Grab, Paulus Batar Mangatur Aruan (19) warga Jalan Langsat 1 Nomor 13 Nagori Nusa Harapan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, hingga saat masih berkeliaran.

Pihak keluarga korban Paulus Batar Mangatur Aruan miminta Aparat Kepolisian Polres Simalungun, dalam hal ini Polsek Bangun untuk segera menindak tegas pelaku, sesuai dengan STTPL/76/III/2/2022/SPKT/Res. Simalungun. Sek. Bangun Selasa 22 Maret 2022.

Pasalnya, Sejak dilaporkan Selasa 22 Maret 2022 hingga saat ini Senin 28 Maret 2022, belum ada tindakan tegas kepada 6 orang pelaku tindak pidana penganiayaan itu.

Untuk diketahui, tindak pidana penganiayaan terjadi pada Senin 21 Maret 2022 sekira pukul 23.00 WIB di tanah lapangan Jalan  Langsat Nagori Nusa Harapan Kecamatan Siantar, sesuai LP/B/25/II/2022/SPKT/Poldasu/Res Simalungun/Sek Bangun. Dalam LP , Albert Elijon Sianturi (33) warga Jalan Mangga Nagori Lestari Indah Kecamatan Siantar disebut sebagai terlapor.

Kapolsek Bangun AKP LS Gultom saat dikonfirmasi melalui komunikasi telepon WhatsApp tidak ada jawaban. 

Kanit Reskrim Polsek Bangun Ipda Rido Pakpahan, saat dikonfirmasi melalui komunikasi WhatsApp mengatakan, bahwa kasus penganiayaan itu akan di gelar perkara di Polres Simalungun.

“Kita akan gelar perkara kasus penganiayaan itu, saya lagi di Polres Simalungun,” ujarnya

Adapun kronologis penganiayaan, menurut pengakuan korban Paulus Batar Mangatur Aruan, “Awalnya, saya didatangi  dua orang laki laki yang saya tidak kenal. Mereka menjumpai kami dan berkata, “Siapa nama Paulus Bang,” ,Terus aku jawab, “Aku bang kenapa itu ??” Terus dia ngomong , “Ngak apa-apa Bang. Ayo dulu tes kita”. 

Baca Juga  Bantu Kesulitan Masyarakat Perbatasan, Satgas Yonif Mekanis

Terkait ajakan itu, aku jawab,”Boleh Bang, tetapi apa masalahku samamu?.” Akibatnya terjadi cek cok mulut,  namun tidak sempat berantam karena langsung di lerai sama kawanku. 

Terus mereka pergi dan memanggil kawannya sebanyak 6 orang. “Yang saya kenal, Michael Simanjuntak, Albert Elinjhon Sianturi, Andreas, Carlos dan yang lain nya saya tidak tau nama nya,” kata Paulus  Batara Mqngatur kepada awak media, saat dikonfirmasi melalui komunikasi WhatsApp, Senin (28/03/2020).

Lebih lanjut, Paulus menerangkwn, “Mereka datang dan membawa balok yang cukup besar, Satu orang satu balok langsung memukul kepala saya bagian belakang dan badan saya bergiliran,” ungkap Paulus.

Akibat pukulan yang bertubi-tubi itu, teman saya tidak ada yang berani membantu karena balok yang mereka bawa sangat besar, dan saya berlari terus. Tetapi karena kepala sudah terasa pusing akibat pukulan balok, saya tidak sanggup berlari, akhirnya terjatuh 4 kali, namun mereka terus memukul, hingga saya berteriak dan meminta tolong kepada tetangga, kata Paulus.

“Setelah saya teriak minta tolong, baru banyak warga yang keluar dan

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Kehormatan Konsul Malaysia

barulah mereka lari langsung naik sepeda motor dan saya langsung di tahan Ibu saya dan di bawak ke Puskesmas, ungkap Paulus menerangkan penganiayaan dan pengeroyokan yang dialaminya.

Gara- Gara Anak Sekolah

Sebelum aksi penganiayaan dan pengeroyokan, Kata Paulus Batara Mangatur Aruan, malam nya posisinya jam 19.00 WIB ada di bengkel Simpang Siboro tepat nya di depan Pos Polisi.

Pada saat itu, Tulang (Paman-red) saya bernama Alex Manik menghubungi saya, dan menanyakan posisi saya,  “Dimana kau Bang, tolong dulu kerumah, Adekmu Mario di pukuli dan diancam di Detis tadi setelah pulang latihan berenang,” kata Paulus menerangkan panggilan Tulang nya.

Terus aku jawab, “Oke Tulang, tunggu, kesana aku sekarang”. Setelah sampai di rumah tulangku, Aku bertanya “Siapa nama yang memukulin  dan yang mengancamnya Tulang,  biar aku jumpain.” 

“Namanya Michael Simanjuntuk anak SMP 1 Siantar, rumahnya di daerah Jalan Mangga. Kenal kau Bang?, kalau anak SMP mana lah kenal aku Tulang, ” jawab Paulus.

“Ya udah pulag lah dulu kau Bang, biar lah Tulang menyelesaikan nya secara kekeluargaan. Kalau tidak bisa baru aku kabari kau Bang,”  “Oke Tulang kabari ya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Patroli Malam Anggota Polsek Meliau Sambangi Obyek Vital

Berita

Forum Komunikasi Wartawan Melawi ( FKWM) Mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi*

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Terima Kunjungan Pengurus DPD Partai Demokrat Kalbar

Berita

Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Pengelolaan Keuangan Desa

Berita

Tingkatkan Kualitas Layanan, PLN UP3 Ketapang Lakukan Perbaikan dan Pemeliharaan Jaringan ListrikĀ 

Berita

Bahlil Tegaskan Harga Gas di Pengecer Tak Boleh Lebih dari Rp 19.000 Per Tabung

Berita

Babinsa Pemangkat Hadiri Bimtek Pokja Relawan Pendataan SDGs

Berita

Trump Sebut Upaya Saudi Tutupi Pembunuhan Khashoggi Sangat Buruk