Home / Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:11 WIB

Meski Sudah Dilarang, Masih Ada Sekolah Gelar PTM 50 Persen di Pematangsiantar 

Viewer: 357
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar telah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan sekolah – sekolah agar menghentikan sementara aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Diubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara 100 persen. Hal ini ditempuh karena kasus Covid-19 terus meningkat.

Meski begitu, faktanya ada beberapa sekolah yang tetap buka meski sudah ada larangan dari pemerintah setempat. Salah satu sekolah yang sedang menjalankan PTM terbatas  50 persen yaitu SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Kota Pematangsiantar. 

Menurut kepala sekolah SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Jarismen Sidauruk menyatakan, penghentian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dan kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswanya akan berlaku mulai besok, Rabu (23/2/22). 

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Dampingi Kapolda Kalbar Lepas Bansos Serentak HUT ke-76 Bhayangkara

“Pasalnya, penetapan pembelajaran jadi PJJ terlalu singkat informasinya. Baru kemarin sore kami terima. Sehingga terlalu terburu-buru. Jadi, hari ini kami persiapkan seluruh siswa dan ada waktu menjelaskan pada orang tua murid juga,” ucap Jarismen, Selasa (22/2/22). 

Sebelum mengambil kebijakan menghentikan PTM, kata dia, pihaknya sedang menyelesaikan suatu program berbentuk aplikasi yang disebut Office 365 untuk mempermudah peserta didiknya belajar secara daring. Jadi, hari ini pihaknya sedang sosialisasi pada murid dan orang tuanya. 

Jarismen juga dengan tegas menyatakan tidak pernah mengabaikan aturan maupun kebijakan dari pemerintah setempat melalui dinas pendidikannya. Hanya saja, lanjut dia, diputuskan kembali menutup PTM dan kembali menerapkan PJJ, berharap agar segala program yang sudah direncanakan dapat tersalurkan pada peserta didiknya. 

Baca Juga  Kereta Kertajaya Hangus Terbakar di Stasiun Tanjung Priok

“Kami tidak melawan instruksi dari Dinas Pendidikan, hanya ingin memastikan untuk sehari saja memasukkan data – data siswa-siswi ke dalam suatu program kami. Agar nantinya program PJJ kami bisa sampai ke anak – anak semuanya. Mereka pun paham dan mengerti belajar dari rumah secara daring,” jelas Jarismen. 

Dia juga memastikan penerapan PJJ tersebut akan tetap dilakukan mulai besok, demi kesehatan dan keselamatan anak-anak dan warga sekolah lainnya, melihat kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Kota Pematangsiantar.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Rakor Bahas Percepatan Vaksinasi Selama Bulan Ramadhan

Berita

Kapolsek Pontianak Timur Undang Anak Yatim Buka bersama dan Berikan Santunan

Berita

TPID Kalbar Meraih Peringkat Terbaik 2020 Wilayah Kalimantan Dari Presiden

Berita

Pontianak Akan Miliki Dua IPALD Cakupan Layanan Capai 35 persen

Berita

Ribuan Orang Meriahkan Pawai Obor PT Inalum

Berita

GUNA SERAP ASPIRASI GURU, WELBERTUS ANGGOTA DPRD SINTANG KUNJUNGI SMPN 07 DAN SDN 12 JERORA

Berita

Gubernur Kalbar Lepas Jenazah Drs.AHI,MT.

Berita

Pemkab Mempawah Sambut Baik Kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Kalbar