Home / Berita

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:11 WIB

Meski Sudah Dilarang, Masih Ada Sekolah Gelar PTM 50 Persen di Pematangsiantar 

Viewer: 382
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar telah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan sekolah – sekolah agar menghentikan sementara aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Diubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara 100 persen. Hal ini ditempuh karena kasus Covid-19 terus meningkat.

Meski begitu, faktanya ada beberapa sekolah yang tetap buka meski sudah ada larangan dari pemerintah setempat. Salah satu sekolah yang sedang menjalankan PTM terbatas  50 persen yaitu SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Kota Pematangsiantar. 

Menurut kepala sekolah SD RK 6 Jalan Rakuta Sembiring, Jarismen Sidauruk menyatakan, penghentian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dan kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswanya akan berlaku mulai besok, Rabu (23/2/22). 

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Paparkan Kondisi Kapuas Hulu ke Tim Kemenko Polhukam RI

“Pasalnya, penetapan pembelajaran jadi PJJ terlalu singkat informasinya. Baru kemarin sore kami terima. Sehingga terlalu terburu-buru. Jadi, hari ini kami persiapkan seluruh siswa dan ada waktu menjelaskan pada orang tua murid juga,” ucap Jarismen, Selasa (22/2/22). 

Sebelum mengambil kebijakan menghentikan PTM, kata dia, pihaknya sedang menyelesaikan suatu program berbentuk aplikasi yang disebut Office 365 untuk mempermudah peserta didiknya belajar secara daring. Jadi, hari ini pihaknya sedang sosialisasi pada murid dan orang tuanya. 

Jarismen juga dengan tegas menyatakan tidak pernah mengabaikan aturan maupun kebijakan dari pemerintah setempat melalui dinas pendidikannya. Hanya saja, lanjut dia, diputuskan kembali menutup PTM dan kembali menerapkan PJJ, berharap agar segala program yang sudah direncanakan dapat tersalurkan pada peserta didiknya. 

Baca Juga  Bupati Motivasi Masyarakat Isi Kemerdekaan Dengan Bangun Tapsel Jauh Lebih Baik

“Kami tidak melawan instruksi dari Dinas Pendidikan, hanya ingin memastikan untuk sehari saja memasukkan data – data siswa-siswi ke dalam suatu program kami. Agar nantinya program PJJ kami bisa sampai ke anak – anak semuanya. Mereka pun paham dan mengerti belajar dari rumah secara daring,” jelas Jarismen. 

Dia juga memastikan penerapan PJJ tersebut akan tetap dilakukan mulai besok, demi kesehatan dan keselamatan anak-anak dan warga sekolah lainnya, melihat kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Kota Pematangsiantar.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota Singkawang Apresiasi Upaya PLN Dalam Mendukung Industri Ekonomi Kreatif di Singkawang

Berita

Kunker DPW Gian Syafriudin Di Kubu Raya Disambut Hanggat oleh Para Pengurus*

Berita

Keceriaan dan Hangatnya Wako Singkawang Dan Wagub Kalbar di Acara APEKSI Regional Kalimantan V

Berita

Pertamina Bersama Dishub Siantar Lakukan Sosialisasi Pembelian  Subsidi BBM Tepat Sasaran 

Berita

HUT ANKOL ke-3 Kodim 1201 Mempawah di Hadiri Wakil Gubernur Ria Norsan

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Silaturahmi LO Polis Diraja Malaysia*

Berita

Walikota Siantar Berharap GMNI Tetap Berjuang Bersama Rakyat

Berita

APBD Humbahas Tahun Anggaran 2021 Disahkan Jadi Perda