Kompasnasional.com | Tapanuli Tengah – Miresis Marpaung, Kepala Desa Terpilih Desa Sogar, Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah yang digelar pada (20/12/21) lalu dikabarkan menghilang.
Miresis Marpaung menang dengan perolehan 155 suara mengalahkan rivalnya Johan Wesley dengan perolehan 123 suara.
Menurut Keterangan warga, Joneri Sihite Miresis Marpaung sejak berlangsungnya pencoblosan Pemilihan Kepala Desa Sorar pada 20 Desember lalu, sejak itu juga Miresis Marpaung tidak terlihat.
“Hal ini sangat aneh, kepala desa terpilih ini menghilang begitu saja, tak ada yang tau kemana perginya, pihak keluarganya juga tidak mengetahui kemana perginya, apa sebenarnya yang terjadi,” kata Joneri Rabu (29/12/21).
Joneri menjelaskan, Proses pencalonan kepala desa Sogar sebelumnya diikuti 9 peserta, Lima orang dari desa setempat dan Empat orang dari desa lain, namun dari dari hasil leksus hanya meloloskan dua orang, yakni Johan Wesley dan Miresis Marpaung, sementara 7 orang lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Namun masyarakat Desa Sogar diperkirakan kurang menyukai selama kepemimpinan Johan Wesley, sehingga menciptakan suatu strategi dengan memanfaatkan aturan yang ada, Petahana diduga melakukan kerjasama dengan Miresis Marpaung untuk tidak hadir pada hari pencoblosan surat suara.
“Perlu diketahui, Cakades No Urut 1 yaitu Johan Wesley ini merupakan Petahana, dan petahana ini sendiri kita duga kurang disenangi warga desa Sogar. Sedangkan Cakades No Urut 2 yaitu Miresis Marpaung yang merupakan pemenang dalam Pilkades. Dan pemenang ini diperkirakan sengaja dibuat petahana sebagai boneka saja, karena peraturan yang dibuat, bagi Cakades yang tidak hadir meski menang dinyatakan gugur, jadi patut kita menduga disini ada apa sebenarnya,” katanya.
Ia menyatakan, pada hari pencoblosan, warga berbondong datang ke TPS memberikan hak suara mereka, namun tidak ada pilihan lain, selain dari 2 peserta yang diloloskan, sehingga kemenangan diraih Miresis Marpaung dikarenakan warga terlihat kurang menyenangi Johan Wesley.
Warga gelar Pesta Syukuran memeriahkan Hari Natal
Joneri juga menyatakan, pada tanggal (26/12/21) lalu, setelah pemilihan dilaksanakan, warga setempat melakukan suatu acara kegiatan syukuran dengan mengundang seluruh Cakades termasuk Kepala desa terpilih untuk hadir pada acara kegiatan tersebut, sedangkan Johan Wesley selaku petahana diketahui tidak diundang.
“Warga membuat acara syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas berlangsungnya Pemilihan Kades di desa mereka berjalan dengan baik. Tapi Kades terpilih ini juga tidak kelihatan, bahkan warga juga melakukan ibadah di Gereja Sigambo gambo karena merasa rindu, sebab Petahana dan Kades terpilih satu Gereja tapi kades terpilih juga tidak terlihat,” jelas Joneri.
Menanggapi hal tersebut, Joneri berharap kades terpilih segeralah pulang dengan keadaan sehat dan selamat, sebab warga sangat merindukan dan merasa khawatir sejak hilangnya Mireses Marpaung sejak pemilihan kepala desa dilangsungkan.
“Inilah yang kita sayangkan, kenapa jadi begini, hal ini tentunya membuat warga desa Sogar merasa kecewa, sebab pemimpin yang mereka harapkan dikarenakan tidak ada lagi pilihan lain, hingga sampai saat ini menghilang. Jadi dalam hal ini kita berharap semuanya bisa berjalan dengan baik baik saja,” pungkas Joneri.(ES)







