Home / Berita

Rabu, 22 September 2021 - 20:26 WIB

Dinas Kesehatan Bersama Lintas OPD Gelar Pertemuan Rembuk Stunting di Kecamatan Pengkadan

Viewer: 383
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 46 Detik

Kapuas Hulu Kalbar,Kompas Nasional-
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu bersama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekait lainnya terus menggerakan upaya dalam percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Kapuas Hulu.Rabu.(22/9/2021).

Rembuk stunting di Kecamatan Pengkadan Kabupaten Kapuas Hulu, sebagai Lokus Stunting Terintegrasi.

Hadir Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Ade Hermanto, SKM, Kasi Gizi Siti Wahdah, S.Gz, M.PH dan peserta pertemuan koordinasi.

Sementara itu, Kasi Gizi Siti Wahdah menyampaikan, pencegahan stunting dilakukan melalui intervensi gizi yang terpadu, mencakupi intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif.

“Intervensi gizi spesifik menyasar penyebab stunting, meliluti kecukupan asupan makanan dan gizi, pemberian makan, perawatan dan pola asuh dan pengobatan infeksi/penyakit,” jelas Wahdah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kelompok intervensi gizi spesifik intervensi prioritas yang diidentifikasi sebagai paling berdampak pada pencegahan stunting dan ditujukan untuk menjangkau semua sasaran prioritas.

Baca Juga  Polda Kalbar Ungkap Pencurian Barang Bagasi milik Penumpang Pesawat, Amankan 6 Tersangka

“Intervensi pendukung yang berdampak pada masalah gizi dan kesehatan lain yang terkait stunting dan dilakukan setelah intervensi prioritas,” tambahnya.

Dikatakan Wahdah, intervensi prioritas sesuai kondisi yang dilakukan dengan kondisi tertentu, termasuk kondisi darurat bencana (program gizi darurat)

Menurur dia, upaya percepatan pencegahan stunting akan lebih efektif, apabila intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif dilakukan secara konvergen.

“Konvergensi penyampaian layanan membutuhkan keterpaduan proses perencanaan penganggaran, dan pemantauan program/kegiatan pemerintah secara lintas sektor untuk memastikan tersedianya setiap layanan intervensi gizi spesifik kepada keluarga sasaran prioritas dan intervensi gizi sensitif untuk semua kelompok masyarakat, terutama masyarakat miskin,” papar Wahdah.

Baca Juga  Capres 2019: Prabowo-Gatot, Jokowi-Tito?

Dengan kata lain, sambung Wahdah, konvergensi didefinisikan sebagai sebuah pendekatan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu dan bersama-sama pada target sasaran wilayah geografis dan rumah tangga prioritas untuk mencegah stunting.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Ade Hermanto menambahkan, tujuan komitmen bersama ini adalah untuk menyelenggarakan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif secara konvergensi.

“Dalam rangka percepatan penurunan stunting diwilayah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021,” ucap Ade Hermanto.

Kegiatan juga dihadiri oleh seluruh kepala desa, nakes pustu/polindes dan KPM dan KPOS yang ada di Kecamatan Pengkadan.

Kegiatan di buka oleh sekretaris Kecamatan Pengkadan, dengan narasumber berasal dari kasi gizi Dinas Kesehatan dan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

M.Isnaini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Pematangsiantar hadiri Rapat Paripurna Bahas Rancangan KUA-PPAS P-APBD 2021

Berita

Maaf Honorer, Kades & Perangkat Desa Tak Terima THR

Berita

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt, MM, mengucapkan terimakasih kepada segenap masyarakat

Berita

Ditresnarkoba Polda Kalbar Musnahkan 3.119 Butir Pil Ekstasi Dan Amankan 5 Tersangka

Berita

Rano Karno Buka Pameran Cheng Ho, Harap Warga Paham Sejarah Nusantara-Tiongkok

Berita

Bid Propam Polda Sumut Kunjungi Pos Pam Ops Ketupat Toba 2022 Polres Tapteng

Arsip

Sebelas Pemudik yang Rela Bersepeda Hingga Ke Kampung Halaman

Berita

Lakukan Ambush, Satgas Pamtas Yonif 642, Kembali Amankan PMI di Jalur Tidak Resmi*