Home / Berita

Selasa, 7 Desember 2021 - 00:36 WIB

Gubernur Sutarmidji Meminta Bank Kalbar Syariah Harus Menyentuh Sektor UMKM

Viewer: 398
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum., meresmikan Bank Kalbar Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Husein Hamzah dan Tanjung Raya 2, Senin (12/6/2021).

Peresmian ini turut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar (BI Kalbar), Agus Chusaini, Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Otoritas Jasa Keuangan Kalbar (OJK Kalbar), Budi Rahman, Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, S.E., M.M., dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar, Dr. Syarif Kamaruzaman, M.Si.

Baca Juga  Pemko Pematangsiantar Alihkan Lokasi Upacara Peringatan HUT RI Ke-75

Gubernur meminta Bank Kalbar Syariah dapat meningkatkan perekonomian di Kalbar agar dapat
bergerak di sektor UMKM.

“Bank Kalbar Syariah harus bergerak di sektor UMKM, sehingga kantor cabangnya harus berada di tengah pusat perekonomian,” pinta H. Sutarmidji.

Bank milik pemerintah daerah harus turut andil dalam mensukseskan program pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Kalbar.

“Intinya, bank milik pemda ini dapat ikut ambil bagian dalam mensukseskan program pemda, terutama dalam pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kalbar,” harap Gubernur Kalbar.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalbar mengungkapkan pihaknya akan mendorong penuh dan memiliki kewajiban dalam mendorong UMKM di Kalbar.

Baca Juga  Wakil Bupati Kapuas Hulu Serahkan Bantuan ke Korban Banjir Desa Bongkong, Silat Hilir

“Kami sejalan dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, jadi tidak ada alasan untuk tidak mendukung program pemerintah,” ungkap Rokidi.

Bank Kalbar yang memiliki unit usaha
syariah, harus sudah bisa melakukan pemisahan usaha yang sudah diagendakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2023.

“Bank konvensional akan berdiri sendiri dan begitu pun dengan bank syariah.

Tetapi ini tidak mudah karena hampir seluruh Bank Pengelolaan Daerah (BPD) di Indonesia terkendalanya pada modal,” tutup Direktur Utama Bank Kalbar.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hasil Binter Di Perbatasan, Warga Sukarela Serahkan Senpi Rakitan ke Satgas Pamtas Yonif 645/GTY

Berita

Polsek Putussibau Utara Monitoring Batingsor didaerah Hukum Polsek Putussibau Utara

Berita

Bupati Simalungun Kagumi Keindahan Pantai Larepa Sipolha Horisan

Berita

Ketua TP. PKK Taput Kunjungi Warga Korban Bencana Angin Puting Beliung.

Berita

Bupati Tapsel Terima Rekomendasi DPRD Atas LKPJ Kepala Daerah Tahun 2021

Berita

Puluhan Batang Kayu Tak Bertuan Diamankan Satgas Pamtas Yonif 642*

Berita

Ungkap 3 Kasus Berbeda, Polres Melawi Gelar Press ReleaseĀ 

Berita

Festival Ulos Digelar di Kabupaten Samosir