
Sintang. Kompasnasional.com -Tak Kunjung dapat sentuhan pembangunan dari pemerintah Daerah maupun provinsi masyarakat Kayan Hulu – Serawai terpaksa melaksanakan perbaikan ruas jalan Provinsi secara Swadaya dengan cara bergotong royong membuat jembatan darurat dan miting kayu di ruas jalan provinsi Kayan Hulu – Serawai, pada senin, (13 -12 – 2021).
Tak kunjung Dapat sentuhan pembangunan dari Pemerintah Daerah dan Provinsi sehingga masyarakat Dusun Guhung Berajang, Desa Nanga Tonggoi, Kecamatan Kayan Hulu terpaksa secara swadaya memperbaiki ruas jalan provinsi yang sudah sangat rusak parah, pembuatan jembatan darurat di pimpin langsung oleh kades Nanga Tonggoi pak Tembang dengan cara gotong royong memperbaiki Jembatan dan membuat miting dengan kayu bulat agar dapat di lalui kendaraan roda dua, ada pun ruas jalan yang di perbaiki oleh masyarakat terletak di Km 11,500 ruas jalan Kecamatan . Kayan Hulu – Kecamatan Serawai.

Pak Tembang, Kades Nanga Tonggoi ketika di konfirmasi Kompasnasional.com pada (13/12/21), dikediamanya mengatakan bahwa benar kegiatan pembuatan jembatan darurat dan meting tersebut, selanjutnya Kades Nanga Tonggoi sangat mengharapkan agar ada perhatian dari Pemerintah Daerah dan Pemprov Kalbar, agar segera dapat melakukan pembangunan jembatan tersebut karena sangat rawan kecelakaan dan akan menimbulkan korban jiwa jika tidak secepatnya ditangani,kata Kades Nanga Tonggoi.
Mengingat Ini merupakan jalan poros Utama yg menghubungkan kayan Hulu dan dua kecamatan di Hulu melawi, yaitu Kecamatan Serawai dan Ambalau.Sangat kita harapan kepada anggota DPRD Prov Dapil Kalbar 7 dapat memperjuangkan perbaikan jalan Provinsi ini, karena sifatnya sudah sangat darurat, karena merupakan titik nadi perekonomian masyarakat sekitar pungkasnya.Kades Nanga Tonggoi.

Di tempat terpisah, Salah satu tokoh pemuda asal
Kecamatan .Ambalau, Sriyono mengungkapkan, kepada Media ini pada (13/12/21), dikediamanya mengatakan bahwa Masalah Jalan ini sudah menjadi kisah klasik dari Tahun ke Tahun, siapa pun gubernurnya, siapa pun terpilih jadi legislator prov dapil 7 sangat kurang peduli terhadap kondisi jembatan yg rusak tersebut sulit untuk merealisasikan upaya pembangunan jalan tersebut.
Menurut dia kalau menggunakan Anggaran pemerintah Daerah dalam hal ini pemprov agak sulit karena keterbatasan anggaran, harapannya jalan ini harus ada campur tangan pusat, dia berharap kepada legislator DPR-RI dari dapil Kalbar 2 untuk menyuarakannya, semoga Kementrian PUPR dapat campur tangan menyelesaikan permasalahan jaln ini imbuhnya.*
Kabiro : Yupinus Totom






