Home / Berita

Minggu, 5 September 2021 - 21:14 WIB

APMS Terapung di Semitau Kapuas Hulu Terbakar

Viewer: 387
0 0
Terakhir Dibaca:41 Detik

Kapuas Hulu Kalbar,Kompas Nasional.com-Sebuah Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) PT Energi Kapuas Semitau di perairan sungai Kapuas Desa Marsedan Raya Kecamatan Semitau wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat terbakar.

Peristiwa terbakarnya APMS terapung tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu (4/9/2021), menghebohkan warga sekitar dan video kebakaran tersebut viral di media sosial.

Baca Juga  Pria Bule Kena PHP Pacar Online, 10 Hari Terdampar Di Bandara China

“Tidak ada korban jiwa dan api pun berhasil di padamkan, namun untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” kata Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Semitau AKP Rahmat Iswanto, dihubungi di Putussibau ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu.

Dikatakan AKP Rahmat Iswanto, sampai saat ini petugas APMS belum bisa dimintai keterangan pihak kepolisian, karena masih trauma.

Baca Juga  Heboh, Perempuan Tewas di Jalan Tanpa Identitas

“Anggota saya belum selesai mengumpulkan keterangan dari petugas APMS, karena mereka (petugas APMS) mengalami trauma,” jelas AKP Rahmat Iswanto dalam keterangan singkatnya.

M.Isnaini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Empat Pejabat BPN Terjaring OTT ,Kejari Sita Rp32,4 juta

Berita

Dipanggil Bareskrim Besok, Polri Harap Anita Kolopaking Hadir

Berita

Antisipasi Penyebaran Covid – 19, Forkopimcam Jawai Laksanakan Patroli Tempat Kerumunan.

Berita

Yasonna Laoly Dorong Pelaku Industri Kreatif Lindungi Kekayaan Intelektual

Berita

Cipkon Jelang Imlek Kopolresta Bersama Dandim Sambangi Vihara Di Pontianak

Berita

Warga Desa Binjohara Uruk Kecewa, Pihak PLN di Duga Lalai Dalam Tugas

Berita

Resmi Buka Musrembang Tingkat Kecamatan di Purbatua, Bupati Tapanuli Utara Titikberatkan Sejumlah Program Strategis Bagi Masyarakat

Berita

Proyek Pamsimas “Mangkrak dan Tidak Berfungsi” LSM LAPAN TIPIKOR akan Lapor ke Kejari Simalungun