Home / Berita

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 18:52 WIB

Pemkab Kapuas Hulu Upayakan Belajar Tatap Muka

Viewer: 399
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Kapuas Hulu Kalbar,Kompas Nasional.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi polemik baru dari kebijakan belajar mengajar yang diterapkan secara online, sesuai kebijakan Pemerintah Pusat.

Tidak siapnya infrastruktur pendukung serta kemampuan murid dan orang tua peserta didik, membuat banyak siswa tidak naik kelas dan bahkan putus sekolah.

Memperhatikan permasalahan ini, Disdikbud Kapuas Hulu mengupayakan agar belajar tatap muka bisa dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan.

Kepala Disdikbud Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi mengatakan berdasarkan SK 4 Menteri, daerah zona kuning sudah bisa melaksanakan belajar tatap muka, dengan seketat mungkin penerapan protokol kesehatan, mengatur jarak tempat duduk hingga pembatasan jumlah murid per rombongan belajar.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Dampingi Menkopolhukam dan Mendagri Canangkan Gerbangdutas 2021*

“Intinya dalam proses belajar mengajar itu kita harus taat protokol kesehatan,” ujar Kusnadi saat ditemui di SMA Karya Budi, Putussibau Utara, Jumat (20/8/2021).

Menurut Kusnadi, persoalan pendidikan rumit di Kapuas Hulu.

Banyak keluhan dari orang tua, serta permasalahan di sekolah.

Dengan metode daring saat ini, jujur saja guru-guru banyak berada di kota, tidak melaksanakan belajar mengajar.

Seharusnya ada penugasan dan ada konsultasi dengan murid, namun ini tidak berjalan dengan baik.

“Ini yang terjadi, sebab itu harus berupaya sebaik mungkin taat protokol kesehatan, agar resiko ditekan seminimal mungkin saat belajar tatap muka nanti,” tegasnya.

Baca Juga  Bantah Terima Sogok, Bea Cukai Belawan Lepas 7 Kontainer Diduga Berisi Buah Ilegal

Terkait dengan adanya ratusan siswa yang berhenti sekolah dan tidak naik kelas karena tidak bisa mengikuti daring, kata Kusnadi, itu juga yang menjadi pertimbangan tatap muka harus dilakukan.

Daring yang sudah dilakukan di Kapuas Hulu, tidak siap dilaksanakan oleh siswa dan para orang tua.

“Memang ada resiko, tapi itu kita tekan seminimal mungkin, tentunya dengan persetujuan bersama dan kebijakan yang diberikan Pemerintah. Kita berharap tatap muka bisa kita laksanakan,” ujarnya.

M.Isnaini

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Miliki Dua Paket Shabu, Pemuda Kampung Bandar Jambu Diringkus Satres Narkoba Polres Simalungun

Berita

Polda Kalbar Laksanakan Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Tahap I T.A. 2021

Berita

Susun Rencana Kontijensi Puting Beliung, Kurangi Dampak Bencana 

Arsip

Pukul Siswanya Yang Kesurupan, Guru SMK Divonis Tiga Bulan Bui

Berita

Aksi Penjambretan Kembali Terjadi.

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pemko Siantar Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Berita

WAGUB KALBAR HARAP PERDA APBD BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT