Home / Berita

Jumat, 30 Juli 2021 - 16:04 WIB

Turut Cerdaskan Anak Bangsa, Satgas Pamtas 643 Bantu Mengajar di Perbatasan

Viewer: 365
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Kompas Nasional. Sanggau, Jum’at (30/7/21) – Turut mendukung program Pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa di wilayah Perbatasan RI – Malaysia. Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti menjadi tenaga pengajar bagi anak – anak Sekolah Dasar di Dusun Guna Banir, Desa Sui Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Proses belajar mengajar dilakukan oleh personel Pos Guna Banir di pimpin Danpos Letda Inf Surono beserta 4 orang anggota. Dampak diberlakukannya belajar secara daring dan sulitnya akses internet menjangkau wilayah tersebut.

Demikian dikatakan Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif M 643/WNS, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P., dalam keterangan di Makotis Satgas Pamtas Yonif M 643/WNS, Entikong, Sanggau.

Dikatakan juga, pendidikan adalah faktor utama dalam menentukan kualitas seseorang, dengan pendidikan bisa mendapatkan pengetahuan dan informasi serta memiliki karakter yang kuat.

Baca Juga  Kisah Haru Dibalik Penyerahan Program Bantuan Pasang Baru Listrik Gratis dari Pemerintah

“Pendidikan merupakan faktor yang amat penting untuk menunjang kemajuan suatu negara, bukan hanya pendidikan akademik saja. Namun moral dan keterampilan juga tidak kalah penting dalam mewujudkan terciptanya suatu generasi bangsa yang baik dan maju,” ujar Dansatgas.

Ia juga menambahkan, wilayah perbatasan sendiri merupakan pintu gerbang kedaulatan suatu negara. Sehingga di perlukan generasi muda yang cerdas dan berwawasan luas, hal ini tentunya memerlukan kualitas pendidikan yang baik.

“Apabila terjadi kesenjangan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan di wilayah perbatasan, maka dapat mengikis rasa nasionalisme yang tentunya dapat mengancam kedaulatan negara,” tegas Dansatgas.

Sedangkan, Danpos Guna Banir Letda Inf Surono secara terpisah mengatakan, kegiatan mengajar dilakukan sebagai bentuk kepedulian Satgas Pamtas yang melihat kesulitan anak – anak untuk belajar secara daring. Mengingat di Dusun Guna Banir akses internet susah dijangkau.

Baca Juga  Setelah Dampingi Pengurusan Izin, DPC APRI Lakukan Sweping Peredaran Miras di Kusubibi

“Diadakannya proses belajar mengajar secara tatap muka agar anak – anak lebih paham dan mengerti pelajaran dan tugas yang diberikan oleh guru, yang tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Maikel salah satu anak Dusun Guna Banir yang mengikuti kegiatan belajar bersyukur dan sangat senang bisa belajar kembali.

“Terima kasih om Tentara yang telah mengajar kami, karena kami sudah lama tidak belajar di Sekolah,” ungkapnya. (Pendam XII/Tpr) (Abd. Rahman)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Begal motor - Foto ilustrasi

Berita

Aksi Begal Bersenjata Ini Terekam CCTV dan Viral, Polisi Bergerak

Berita

Keluarga besar Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76 tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)

Berita

Polres Kapuas Hulu Gelar Lat Pra Ops Aman Nusa II Kapuas

Berita

Sambut Ramadhan, Satgas Yonif 642 Gelar Do’a Bersama Warga*

Berita

Ketum IAI Silaturahmi dengan Wali Kota Pontianak

Berita

Proyek “Siluman” PSDA Ditemukan di Kabupaten Simalungun

Berita

Memperingati HUT 75/KDM Kodim 0108 Di Agara

Berita

Tidak Boleh Ada Perayaan Valentine di Aceh