Home / Internasional

Minggu, 4 Juli 2021 - 20:28 WIB

Pesawat Militer Philipina Jatuh Menewaskan 29 Tentara

Viewer: 437
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

Kompasnasional l Pesawat Hercules C-130 militer Filipina yang jatuh di Patikul, Provinsi Sulu, Minggu (4/7/2021), ternyata baru dikirim dari Amerika Serikat (AS).

Kecelakaan terjadi saat pesawat akan mendarat di bandara Jolo. Pesawat kehilangan tenaga hingga menghantam pepohonan kelapa hingga hancur menjadi beberapa bagian dan terbakar, menewaskan setidaknya 29 tentara dan melukai 50 lainnya.

Situs web pemerintah Filipina pada Januari lalu, sebagaimana dilaporkan Reuters, menjelaskan, pesawat angkut bernomor registrasi 5125 itu merupakan satu dari dua armada yang diberikan pemerintah AS melalui Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan.

Baca Juga  Biadab! Ini Video Muslim Palestina Sholat Ditendang Polisi Israel, Tiga Tewas

Selain itu, seorang juru bicara Angkatan Udara Filipina mengatakan, pesawat tersebut akan meningkatkan kemampuan misi pengangkutan udara berat.

Berdasarkan informasi yang dirilis situs web C-130.net, kecelakaan melibatkan pesawat tipe yang sama pertama kali terjadi pada 1988.

Kecelakaan militer ini terjadi tak berselang lama setelah jatuhnya helikopter tempur Black Hawk yakni pada Juni lalu di Provinsi Pampanga, menewaskan enam tentara. Setelah kecelakaan, Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana memerintahkan agar seluruh helikopter Black Hawk dikandangkan.

Baca Juga  Mengagumi Kilauan Shah Cheragh, Masjid Kristal Hijau di Iran

Menurut AU Filipina, helikopter S-70i Black Hawk nahas itu merupakan satu dari 16 unit yang dipesan dari Polandia pada 2019.

Enam unit Black Hawk, termasuk satu yang jatuh, baru dikirim pada November 2020. Lima unit lainnya dikirim pada awal Juni 2021 dan kini masih dalam pemeriksaan teknis. Gelombang pengiriman terakhir akan tiba pada akhir tahun ini. (INI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

China sebut kehadiran bomber AS di Laut China Selatan sebagai tantangan terbuka

Arsip

Indonesia Jangan Diam PRT Asal Indonesia Sampai Dipajang di Saudi

Berita

Olimpiade Dibuka Hari Ini, Korut Tegaskan Tak Akan Temui Wapres AS

Berita

Jokowi Akan Cek Bantuan Dana Perumahan Korban Gempa Lombok

Internasional

Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia

Internasional

AS Paksa Iran Berunding Soal Reaktor Nuklir

Internasional

Dunia Dihantam Resesi, di China Malah Muncul 68 Miliader Baru

Berita

Mesut Ozil Tinggalkan Timnas Jerman