Home / Nasional

Kamis, 17 Juni 2021 - 19:49 WIB

Polri: Teroris KDW di Bogor Kerjanya Jualan Bahan Kimia

Viewer: 575
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 11 Detik

Kompasnasional l Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan, teroris KDW (30) yang ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bogor, Jawa Barat.

“Bahwa tersangka merupakan bagian kelompok JAD Jabar,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Kamis, 17 Juni 2021.

Dia menjelaskan, KWD alias AA merupakan pegawai swasta atau penjual bahan kimia. Namun ternyata, barang dagangannya itu dijadikan untuk menyuplai pelaku teroris membuat bahan peledak atau bom.

Baca Juga  Kontrakan Mewah Pribadi Pasha Ungu Rp 1 M Dibebankan ke APBD Palu

“Yang bersangkutan bekerja swasta menjual bahan-bahan kimia. Ternyata, bahan kimia yang dijual digunakan sebagai bahan peledak,” ujarnya.

Ramadhan menjelaskan, empat pelaku teror yang disuplay bahan kimia oleh KDW yakni teroris PHP yang ditangkap pada Februari 2016. Lalu WB yang merupakan pelaku teror ditangkap pada Oktober 2019, WHK yang ditangkap pada 8 Mei 2021. Terakhir, ZA pelaku teror yang ditangkap 29 Maret 2021.

“WHK bersama tersangka (KDW) juga telah melakukan sharring tentang tata cara atau bagaimana membuat bagan kimia dijadikan sebagai bahan peledak,” jelas dia.

Baca Juga  KAI Tak Sanggup Biayai Investasi LRT yang Bengkak Rp4 Triliun

Selain itu, kata dia, KDW juga sebagai admin salah satu platform media sosial yang menyebarkan konten-konten daulah, dan mengajarkan tata cara membuat atau menggunakan bahan peledak.

“Barang bukti banyak sekali yang diamankan selain buku ajaran jihad, buku bagaimana meracik bahan kimia dijadikan bahan peledak sebagai alat ledakan. Jumlahnya sampai 47 jenis barang bukti yang diamankan di rumah tersangka,” jelasnya. (VCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat waspadai Angin Besar

Berita

PBB Dinyatakan Sah sebagai Peserta Pemilu 2019

Arsip

Maret 2016, Nilai Impor Indonesia Tembus USD 11,29 Miliar

Berita

Anggota Parlemen Belanda Marah Kapal Perangnya Dijarah di Indonesia

Arsip

H Soekirman Tinjau dan Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir

Berita

Korupsi KTP-E: Politisi PKB Haramain mengaku tak kenal Anang Sugiana

Berita

Longsor, Jalur Puncak Lumpuh, Lalu Lintas Dialihkan ke Sukabumi

Arsip

Jokowi Tak Mau Orang Pintar Indonesia Justru Digunakan Negara Lain