Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Kamis, 18 Agustus 2016 - 15:14 WIB

Jokowi Tak Mau Orang Pintar Indonesia Justru Digunakan Negara Lain

Viewer: 654
0 0
Terakhir Dibaca:59 Detik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada 74 profesor asal Indonesia yang berprestasi di Amerika Serikat. Pemerintah tengah mengupayakan agar mereka kembali dan mengabdi di Tanah Air.

“Ini yang sedang kita upayakan agar semakin banyak anak negeri yang punya prestasi, bekerja di dalam negeri. Karena kita butuhkan, saya sudah minta. (Dari 74 profesor) Ada 24 sekarang ini saya minta untuk menyiapkan bidang pendidikan di Papua,” kata Presiden saat memberikan sambutannnya dalam acara silaturahim dengan para teladan nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (18/8).

Baca Juga  Alami Kekerasan dari Ayah Sendiri Usai Labrak Selingkuhannya, Shafa Dibela KPAI

Presiden yakin, 74 profesor itu siap membangun Indonesia. Dia bahkan berjanji akan menyediakan fasilitas dan riset agar potensi profesor tersebut tersalur dengan baik.

“Kita akan bangun juga sebuah pusat riset untuk padi di Merauke. Dengan 24 profesor dari Amerika tadi. Saya ingin tidak hanya 24 tapi 70 semua bisa berkontribusi,” jelasnya.

Baca Juga  Puluhan Hektare Lahan Gambut Terbakar

Presiden menambahkan, dirinya tak ingin ada warga Indonesia berprestasi dimanfaatkan negara lain. Apalagi jika gejolak di tanah air mengakibatkan warga berprestasi lari meninggalkan Indonesia.

“Saya tidak mau yang berprestasi di negara kita justru kita tidak ambil, tidak manfaatkan, justru digunakan oleh negara lain,” terangnya.

“Kita harus mulai beri penghargaan ke orang yang mau kerja keras. Bukan gaduh terus,” sambungnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

24 Lembaga Negara Dihapus, Masih Ada 96 yang Dikaji untuk Dibubarkan24 Lembaga Negara Dihapus, Masih Ada 96 yang Dikaji untuk Dibubarkan

Arsip

Toyota Fortuner Untuk Anggota DPRD Jabar Pukulan Telak Rakyat Miskin

Berita

Pemkot Bogor Evaluasi Tempat Hiburan Malam

Berita

Sempat Lewati Masa Kritis, Advent Bangun Akhirnya Tutup Usia

Arsip

Bus Ditumpangi 12 Wartawan Olimpiade 2016 Ditembak

Arsip

Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas

Nasional

Ucapkan Milad ke Muhammadiyah, Ketum PBNU: Bersama Jaga Pancasila

Nasional

Nadiem Izinkan Sekolah Dibuka, IDAI: Pendidikan Jarak Jauh Lebih Aman