Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Kamis, 18 Agustus 2016 - 15:14 WIB

Jokowi Tak Mau Orang Pintar Indonesia Justru Digunakan Negara Lain

Viewer: 647
0 0
Terakhir Dibaca:59 Detik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada 74 profesor asal Indonesia yang berprestasi di Amerika Serikat. Pemerintah tengah mengupayakan agar mereka kembali dan mengabdi di Tanah Air.

“Ini yang sedang kita upayakan agar semakin banyak anak negeri yang punya prestasi, bekerja di dalam negeri. Karena kita butuhkan, saya sudah minta. (Dari 74 profesor) Ada 24 sekarang ini saya minta untuk menyiapkan bidang pendidikan di Papua,” kata Presiden saat memberikan sambutannnya dalam acara silaturahim dengan para teladan nasional di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (18/8).

Baca Juga  PPKM Mikro Mulai Berlaku Hari Ini, Berikut Sejumlah Aturannya

Presiden yakin, 74 profesor itu siap membangun Indonesia. Dia bahkan berjanji akan menyediakan fasilitas dan riset agar potensi profesor tersebut tersalur dengan baik.

“Kita akan bangun juga sebuah pusat riset untuk padi di Merauke. Dengan 24 profesor dari Amerika tadi. Saya ingin tidak hanya 24 tapi 70 semua bisa berkontribusi,” jelasnya.

Baca Juga  Siswi SMP Diperkosa Saat Haid

Presiden menambahkan, dirinya tak ingin ada warga Indonesia berprestasi dimanfaatkan negara lain. Apalagi jika gejolak di tanah air mengakibatkan warga berprestasi lari meninggalkan Indonesia.

“Saya tidak mau yang berprestasi di negara kita justru kita tidak ambil, tidak manfaatkan, justru digunakan oleh negara lain,” terangnya.

“Kita harus mulai beri penghargaan ke orang yang mau kerja keras. Bukan gaduh terus,” sambungnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

JK: Bendera Tauhid yang Dibakar Mirip Punya HTI, Kasus Diusut Polisi

Berita

Lahan Terbatas, Petani Sipirok Alihkan Tanaman Kopi ke Cabai

Nasional

Ahli Epidemiologi Indonesia Sebut Kebodohan Orang Indonesia Ini Menjadi Penyebabya, ‘Indonesia Sudah Lama Berada Dalam Kondisi Kebodohan Kawanan

Arsip

Tak Ingin Spekulasi Soal Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Dorong Perubahan Partai Golkar

Arsip

Rapim DPR Bahas Penolakan Jokowi Bertemu Pansus Angket KPK

Berita

Diareal Kandang Ayam Sat Narkoba Siantar Tangkap 2 Pria dan 1 Wanita bersama 32.03 Gram Lebih Shabu

Arsip

Polisi Kembali Bekuk 4 Pelaku Kerusuhan Di Tanjungbalai

Arsip

Anies Baswedan Masuk dalam Empat Tokoh Paling Popular Versi Polling Al Jazeera