Home / Berita

Rabu, 7 April 2021 - 23:13 WIB

Gubernur Kalbar Targetkan Kondisi Jalan Provinsi 85 Persen Dalam Kondisi Mantap Di Tahun 2022

Viewer: 484
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum, menargetkan 85 persen jalan provinsi sudah dalam kondisi mantap pada tahun 2022.

Hal tersebut diungkapkan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (7/4/2021).

Pada tahun 2021, pemerintah akan melaksanakan 37 paket strategis pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota, senilai Rp 536 miliar. Infrastruktur jalan yang akan dibangun sepanjang 1.500 kilometer.

Selain itu, ratusan jembatan akan diperbaiki dan dibangun baru.

“Saya berharap di akhir jabatan saya nantinya dengan bapak Wakil Gubernur Kalbar, bapak Ria Norsan, jalan provinsi akan terbangun betul-betul 85 persen dengan kondisi mantap dan itu riil.

Baca Juga  Musrenbang Kab.Bengkayang Gubernur Kalbar Dorong Capaian Pelayanan Air Bersih Kab Bengkayang 100%

Insyallah tahun ini hingga akhir tahun, jalan provinsi akan dalam kondisi mantap 68 sampai 70 persen,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum.

Musrenbang RKPD Provinsi Kalbar yang bertemakan Akselerasi Pembangunan Ekonomi Inklusif Berbasis SDA dan Peningkatan SDM yang Berkualitas, menetapkan empat indikator makro pembangunan untuk mencapai visi dan misi pembangunan Kalimantan Barat dalam RPJMD Perubahan 2018-2023.

Perubahan empat indikator makro pembangunan, yaitu target Angka Kemiskinan Kalbar menjadi 7,31-7,32 persen, target Pengangguran Terbuka di Kalbar sebesar 5,53-4,29 persen turun dari sebelumnya, sedangkan target laju pertumbuhan Ekonomi Kalbar di tahun 2022 sebesar 4,71-5,46 persen dan target IPM di tahun 2022 sebesar 70,29 persen.

Baca Juga  Canangkankan Vaksinasi Sebagai Role Model, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

Gubernur Kalbar memaparkan persentase penduduk miskin yang ada di Kalbar lebih rendah dibandingkan nasional dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kalbar meningkat.

“Pada tahun 2020 lalu, angka penduduk miskin kita sebesar 7,24 persen lebih kecil dari rata-rata nasional sebesar 10,19 persen.

IPM kalbar meningkat 67,66 namun masih di bawah rata-rata nasional sebesar 71,90,” tuturnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sidang Mediasi Ke Dua Para Tergugat Tidak Hadir, Abaikan Panggilan PN. Sintang.

Berita

Walikota Harapkan Rakor APH Memantapkan Penegakan Hukum di Siantar

Berita

Perjuangan Babinsa Kayan Hilir, Lewati Medan Sulit Demi Pelayanan Masyarakat di Puskesmas

Berita

Pembagian BLT-DD Tahap I Tahun 2022, Kades Pakpahan: Kami Cairkan Secara Transparan

Berita

Sinergritas Koramil 1207-4 dan ASN, Kapolsek Pontianak Timur pimpin Personil Data Rumah Kontrakan dan Kosan

Berita

Babinsa Koramil 1206-06/Psb Utara Ingatkan Protkes Covid-19 Di Pasar Sore Ramadhan

Berita

Jembatan Sungai Dangkuk dijalan Provinsi Lintas Ketungau Nyaris Putus,Butuh Perbaikan Segera

Asahan

Arogansi Kadis Kesehatan Asahan Terhadap Wartawan Jadi Sorotan