Home / Berita

Kamis, 21 Januari 2021 - 13:37 WIB

Canangkankan Vaksinasi Sebagai Role Model, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

Viewer: 532
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Pontianak Kalbar Kompas Nasional | – Sebanyak 22 calon peserta vaksinasi Covid-19 hadir pada pencanangan vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak Jalan Ahmad Yani, Kamis (21/1/2021).

Ke-22 peserta tersebut terdiri dari Forkopimda Kota Pontianak, pejabat, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas dan jurnalis.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para peserta vaksinasi Covid-19 yang telah bersedia diimunisasi vaksin Sinovac.

Pencanangan vaksinasi ini tujuannya sebagai role model bagi masyarakat Kota Pontianak pentingnya diimunisasi vaksin Covid-19 dalam melindungi diri dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita terus mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

Bagi mereka yang telah menjalani vaksinasi, akan menerima lembaran bukti vaksinasi Covid-19 sebagai data bagi yang bersangkutan untuk berbagai keperluan.

“Setelah menjalani vaksinasi yang pertama ini, mereka akan kembali lagi untuk divaksin dalam waktu 14 hari ke depan,” katanya.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Pimpin Rapat Rencana Bisnis Dari Pihak PDAM Tirta Kapuas

Dijelaskannya, saat ini sebanyak 725 tenaga kesehatan (nakes) sudah divaksin.

Jumlah itu akan terus bertambah. Selanjutnya vaksinasi juga ditujukan kepada TNI, Polri maupun ASN, terutama pejabat dan guru.

Guru perlu mendapatkan vaksin supaya pembelajaran tatap muka bisa dilakukan.

“Kemudian juga bagi masyarakat yang rentan terhadap penularan Covid-19,” ungkap Edi.

Menurut Edi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan terus melihat perkembangan vaksinasi Covid-19.

Proses vaksinasi ditujukan bagi mereka yang belum pernah terpapar dan tidak ada penyakit bawaan atau komorbid.

Sehingga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 harus melewati proses screening.

“Jika hasil screeningnya membolehkan baru dilakukan vaksinasi,” terang dia.

Sementara itu, lanjutnya, apabila ada yang menolak untuk divaksin, pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu latar belakang atau alasan penolakannya.

Namun dirinya yakin warga Kota Pontianak sudah memahami ikhtiar pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Karena selain melindungi diri, vaksin juga untuk melindungi orang-orang di sekitar kita,” imbuhnya.

Baca Juga  Agincourt Resources dan Masyarakat Lepas 15.000 Bibit Ikan Endemik Lokal di Lubuk Larangan Sungai Batuhoring

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menerangkan, memang pada awalnya jumlah calon peserta vaksinasi sebanyak 22 orang.

Namun dalam proses pelaksanaannya, terutama pada saat screening, ada beberapa diantaranya ditunda vaksinasinya karena beberapa sebab.

“Misalnya ada beberapa yang saat discreening ternyata tekanan darahnya naik sehingga ditunda vaksinasi terhadap bersangkutan,” paparnya.

Terhadap mereka yang belum bisa divaksin tersebut akan didaftarkan dan dimasukkan pada periode vaksinsi selanjutnya.

Setelah pencanangan vaksinasi ini, sambung Sidiq, selanjutnya vaksinasi menyasar kepada TNI, Polri dan ASN, dalam hal ini diprioritaskan bagi guru atau tenaga pendidik.

Hal tersebut bertujuan agar proses pendidikan bisa berjalan kembali karena selama ini menjadi permasalahan yang dihadapi semua pihak.

“Jika guru telah diimunisasi maka keyakinan pendidikan bisa bergerak dan anak-anak bisa belajar dengan baik,” jelasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Kalbar Gelar Paripurna Jawaban Gubernur Atas PU Praksi DPRD Terhadap Raperda APBD TA 2021 Gubernur

Berita

Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Provinsi Kalbar

Berita

DJM 1 Kali Lagi Bali Beraksi
Foto terdakwa saat mengikuti sidang vonis

Berita

6 Penganiaya Tahanan RTP Polrestabes Medan Divonis 8 Tahun Bui

Berita

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Tapanuli Selatan,  Agincourt Resources Luncurkan Program Revitalisasi 7 Posyandu

Berita

Bangun Hubungan dengan Komponen Masyarakat, Pangdam XII/Tpr Audiensi Bersama BPW-KKSS Kalbar

Berita

Pastikan Vaksin Aman, Tim BPOM Pantau Langsung Produksi di China

Berita

Bupati Kapuas Hulu Meninjau Proyek Pembangunan Gedung Satu Atap