Home / Asahan / Berita / Daerah / Reviews

Kamis, 8 Februari 2018 - 11:25 WIB

Arogansi Kadis Kesehatan Asahan Terhadap Wartawan Jadi Sorotan

Kadis Kesehatan Asahan dr Aris Yudhariansyah

Kadis Kesehatan Asahan dr Aris Yudhariansyah

Viewer: 674
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

KompasNasional.com |Kisaran – Berbagai kalangan menyesalkan statemen Kadis Kesehatan Asahan saat dikonfirmasi wartawan terkait izin limbah B 29 di 29 Puskesmas. Ketika terjadi perdebatan, dr Aris Yudhariansyah mengatakan, hanya Tuhan dan kedua orang tuanya yang dia takuti. “Kalau seperti ini bunuh-bunuhan pun jadi, tak ada yang kutakutkan, kalau orangnya  bagus kepala ku pun kuserahkan,” katanya waktu itu. Menanggapi itu, Ketua Komisi D DPRD Asahan sangat menyesalkan hal itu terjadi dan akan segera memanggil Kadis untuk klarifikasi pernyataan tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Asahan, Rosmansyah ketika dikonfirmasi SIB, Rabu (7/2) mengatakan, tidak seharusnya Kadis melontarkan statemen seperti itu. Tindakan itu bisa dianggap mencederai profesi jurnalis sehingga menuai banyak kecaman, khususnya yang berada di Asahan. Komisi D DPRD Asahan akan segera memanggil Kadis Kesehatan untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi. “Yang jelas kami menyesalkan kejadian tersebut,”  ucap Rosmansyah.

Baca Juga  Persiapan Pelaksanaan Patroli Koordinasi Satgas Pamtas Yonif 645/GTY (TNI AD) & Tentera Diraja Malaysia (TDM) SERI I/ 2022 

Hal senada dikatakan Ungkap Siahaan. Kata Ungkap, sungguh sangat disesalkan sikap petinggi Dinkes Asahan yang seketika langsung marah dan mengeluarkan perkataan yang tidak semestinya saat dikonfirmasi wartawan. Menurutnya, pada dasarnya informasi yang bersifat umum atau publik wajib disampaikan kepada masyarakat, meskipun di sisi lain ada hal-hal yang juga tidak boleh disampaikan. Para pejabat juga semestinya tidak boleh alergi atau antipati kepada wartawan  karena wartawan dalam menjalankan tugas profesinya dilindungi UU No 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalis yang harus dipegang teguh.

Baca Juga  Uang Miliaran di BMT Semarang Tak Bisa Diambil, Nasabah Menangis Histeris, Ini Penjelasan Pihak BMT

Lanjut Ungkap, memang ada beberapa pokok bahasan yang bersifat rahasia dan tidak untuk dikonsumsi publik. Itu juga tidak dibenarkan jika dijabarkan secara umum sehingga tidak wajib disampaikan. Sikap petinggi Dinkes Asahan ini patut disayangkan karena jurnalis sudah bekerja sesuai dengan kemampuan dan tupoksinya. Sah-sah saja jika Kadiskes maupun Sekretaris menjawab pertanyaan atau informasi yang dibutuhkan wartawan, ucap Ungkap menjelaskan.(SIB/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Duplikasi Jembatan Kapuas I Yang dinantikan Masyarakat Pemancangan Tiang Pertama Sebelum Agustus

Arsip

Remy Gardner Justru Salahkan Dimas Ekky

Daerah

Sebelas Personel Berprestasi Mendapatkan penghargaan Berikut Pesan Kapolres Kubu Raya

Berita

Ranperda Nias Selatan diparipurnakan

Berita

Kebakaran Gudang Oli Bekas di Bogor Akhirnya Padam Setelah 13 Jam

Berita

Walikota Bersama Forkopimda P.Sidimpuan Hadiri Rapat Dengan Gubsu

Berita

Hormati Pahlawan, ASSED Berbagi Tali Asih Kepada Para Janda Veteran

Arsip

Toyota Fortuner Untuk Anggota DPRD Jabar Pukulan Telak Rakyat Miskin