Home / Berita

Sabtu, 20 Maret 2021 - 16:32 WIB

Wakil Gubernur Kalbar Terima Audiensi PGRI Soal TPP Bagi PNS Guru

Viewer: 547
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., beraudiensi dengan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalbar, Prof. D tvr. H. Samion H. AR, M.Pd.

Tujuan audiensi tersebut untuk membahas Peraturan Gubernur Kalbar Nomor 22 Tahun 2021 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemprov Kalbar.

Dalam audiensi tersebut Wagub Kalbar menyampaikan bahwa TPP Pegawai Negeri/ASN tidaklah sama yang diterima oleh para guru, dikarenakan perbedaan waktu kerja.

“Tadi saya sampaikan TPP itu tidak sama dengan ASN, karena guru jam masuknya dengan pegawai itu tidak sama kalau guru itu ada yang beberapa jam mengajar dia sudah bisa pulang, dan guru ada yang jam 1 siang sudah bisa pulang.

Baca Juga  *Pangdam XII/Tpr Hadiri Musrenbang RKPD Prov. Kalbar Tahun 2022*

Kemudian yang ASN itu jam 7.15 sampai jam 15.30, kalau hari Jumat sampai jam 16.00,” jelas Wagub Kalbar di Ruang Kerja Wagub Kantor Gubernur Kalbar, Jum’at (19/3/2021).

Pandemi Covid-19 ini menyebabkan kurangnya pendanaan, sehingga belum bisa memenuhi tunjangan penghasilan guru sama dengan ASN.

“Tapi ke depan apa yang disampaikan oleh forum PGRI tadi akan menjadi masukan untuk Pemprov, akan kita bahas dan perhatikan.

Mudah-mudahan ke depan nanti dana sudah memenuhi, sehingga bisa memberikan bantuan TPP kepada mereka setidaknya mendekati dengan pegawai,” tuturnya.

Wagub Kalbar juga menyampaikan terkait Guru Honorer yang diharapkan dapat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga  Kepala UPTD Puskesmas Onolalu Ohito Laia laksanakan Kegiatan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular di Desa Hilikara Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan

“Nanti guru yang sudah lama honorer umurnya di atas 35 tahun itu bisa ikut di PPPK, yang sudah masuk database, kemudian guru yang umurnya masih di bawah 35 tahun dan sarjana bisa ikut seleksi Aparatur Sipil Negara,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PGRI Kalbar mengharapkan perhatian yang serius terhadap guru di Kalbar tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Kita berharap tidak hanya guru ni non sertifikasi, guru sertifikasi pun harus dapat TPP, karena mereka juga pada dasarnya PNS Pemprov. Kalbar,” harapnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kenalkan Profesi TNI Pada Anak, Kodim 1016/Plk Terima Kunjungan Field Trip Kemah Pelangi

Berita

Mahasiswa Asal Lampung yang Kuliah S3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Berita

SN-PMB PTN Ubah Sistem penilaian SBMPTN

Berita

SPKT Polres Samosir Mediasi Dugaan Tindak Pidana Penganiayaan Yang Terjadi di Water Front City Pangururan

Berita

Bupati Erlina Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

Berita

Pilkada Serentak 2020 Ini Hasil Pilkada Sumut 2020 di 23 Wilayah, Termasuk Siantar-Simalungun

Berita

Dua Calon Haji Kloter Dua Embarkasi Batam Batal Berangkat

Berita

Ajudan Positif Covid-19, Wagub Sumut Berstatus ODP