Home / Berita

Sabtu, 20 Maret 2021 - 16:32 WIB

Wakil Gubernur Kalbar Terima Audiensi PGRI Soal TPP Bagi PNS Guru

Viewer: 526
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., beraudiensi dengan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalbar, Prof. D tvr. H. Samion H. AR, M.Pd.

Tujuan audiensi tersebut untuk membahas Peraturan Gubernur Kalbar Nomor 22 Tahun 2021 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemprov Kalbar.

Dalam audiensi tersebut Wagub Kalbar menyampaikan bahwa TPP Pegawai Negeri/ASN tidaklah sama yang diterima oleh para guru, dikarenakan perbedaan waktu kerja.

“Tadi saya sampaikan TPP itu tidak sama dengan ASN, karena guru jam masuknya dengan pegawai itu tidak sama kalau guru itu ada yang beberapa jam mengajar dia sudah bisa pulang, dan guru ada yang jam 1 siang sudah bisa pulang.

Baca Juga  DPP APRI Soroti Ancaman Limbah di Kusubibi

Kemudian yang ASN itu jam 7.15 sampai jam 15.30, kalau hari Jumat sampai jam 16.00,” jelas Wagub Kalbar di Ruang Kerja Wagub Kantor Gubernur Kalbar, Jum’at (19/3/2021).

Pandemi Covid-19 ini menyebabkan kurangnya pendanaan, sehingga belum bisa memenuhi tunjangan penghasilan guru sama dengan ASN.

“Tapi ke depan apa yang disampaikan oleh forum PGRI tadi akan menjadi masukan untuk Pemprov, akan kita bahas dan perhatikan.

Mudah-mudahan ke depan nanti dana sudah memenuhi, sehingga bisa memberikan bantuan TPP kepada mereka setidaknya mendekati dengan pegawai,” tuturnya.

Wagub Kalbar juga menyampaikan terkait Guru Honorer yang diharapkan dapat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga  DK2P Gelar Festival Lagu Solo Se- Tabagsel, Diikuti 23 Kontestan

“Nanti guru yang sudah lama honorer umurnya di atas 35 tahun itu bisa ikut di PPPK, yang sudah masuk database, kemudian guru yang umurnya masih di bawah 35 tahun dan sarjana bisa ikut seleksi Aparatur Sipil Negara,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PGRI Kalbar mengharapkan perhatian yang serius terhadap guru di Kalbar tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Kita berharap tidak hanya guru ni non sertifikasi, guru sertifikasi pun harus dapat TPP, karena mereka juga pada dasarnya PNS Pemprov. Kalbar,” harapnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

MPC PP Tapsel Tindak Lanjuti Program MPN ‘Bagikan Sejuta Sajadah’

Berita

Peran Kunci Suami Sandra Dewi dalam Korupsi Timah Terbongkar! Ada Tambang Ilegal

Berita

Wakil Bupati Samosir Hadiri Pengucapan Sumpah PAW Anggota DPRD Kabupaten Samosir 2019-2024

Berita

Gubernur Kalimantan Barat Meninjau Kondisi Banjir di Kabupaten Sintang

Berita

UPACARA DETIK-DETIK PROKLAMASI DI KECAMATAN AMBALAU BERLANGSUNG KHIDMAT

Berita

Razia Prokes Kamis Malam di Sungai Pinyuh 60 Orang Jalani Swab PCR

Berita

Sat Reskrim Polres Sibolga Kembali Tindak Kasus 303 di Porombunan

Asahan

‍‍‍‍HUT Bhayangkara Ke-74 Kapolres Siantar: Wujudkan “Kantibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”