Home / Reviews

Rabu, 17 Maret 2021 - 13:08 WIB

Kenapa Jack Ma Ditakuti Pemerintah China?

Viewer: 595
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

Kompasnasional l Jack Ma yang dulu melenggang tanpa kekangan dan populer di mana-mana sudah beberapa lama dibungkam oleh pemerintah China. Begitu pula perusahaannnya kena investigasi oleh regulator. Kenapa pemerintah China seakan takut pada sosok Jack Ma?

Berikut sebagian alasannya seperti dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Selasa (13/3/2021):

Jack Ma memang banyak jasanya bagi perkembangan ekonomi China dan juga menjadi wajah negara itu lantaran kharisma dan jago berbicara. Namun demikian, terindikasi pemerintah China sudah cukup lama was-was dengan sepak terjang sang pendiri Alibaba.

Sebuah artikel yang dipublikasikan media corong pemerintah China, People’s Daily, pada sekitar setahun silam jadi perbincangan hangat di media sosial. Artikel opini itu diterbitkan beberapa hari setelah Jack Ma pensiun dari Alibaba pada 10 September 2019.

Pada intinya, People’s Daily mengkritik status Jack Ma seakan adalah idola besar dan banyak jasanya seorang diri. “Tidak ada era yang disebut sebagai era Jack Ma, hanya era di mana ada Jack Ma,” tulis People’s Daily ketika itu.

Baca Juga  Kapolda Metro sebut dua pria ini 90 persen terlibat penyiraman Novel

“Tak ada keraguan bahwa Alibaba perusahaan sukses, juga tak bisa dibantah pengaruh Jack Ma pada Alibaba. Tapi, memberikan kredit pada sukses perusahaan hanya pada pemimpinnya sangat tidak realistis,” tambah media itu.

Dituliskan bahwa entrepreneur sukses dan perusahaan yang berhasil bergantung pada latar belakang zaman di mana mereka dapat berkembang. People’s Daily menyebut bahwa kondisi ekonomi yang diciptakan oleh pemerintah China-lah yang membuat perusahaan jadi sukses, sehingga bukan hanya faktor individu.

Bicara Jack Ma yang kadang terlalu ceplas ceplos mungkin juga berimbas pada ia akhirnya ditindak. Puncaknya, pidato Jack Ma yang mengkritik keras bahwa regulator finansial dan bank di China sudah ketinggalan zaman pada bulan Oktober bikin murka pemerintah China.

“Kita tidak seharusnya menggunakan cara mengatur stasiun kereta untuk regulasi sebuah bandara. Kita tidak bisa mengatur masa depan dengan masa silam,” begitu sebagian kata-kata Jack Ma yang bikin panas.

Pidato Ma itu turut didengarkan oleh para pejabat top termasuk gubernur bank sentral China, Yi Gang, Wakil Menteri Keuangan Zou Jiayi serta Wang Qishan, tangan kanan Presiden Xi Jinping.

Baca Juga  Pencarian Bangkai KM Sinar Bangun Diperpanjang Hingga Akhir Bulan

“Jack Ma telah menjadi terlalu arogan. Maka memang mereka perlu mengikatkan tali pada Ant yang telah menjadi monster,” sebut seorang bos bank internasional yang meminta anonim.

Padahal waktu itu, Jack Ma sudah diperingatkan jangan terlalu keras bicara, apalagi menyenggol pemerintah China.

Mungkin saja pemerintah China ingin Jack Ma lebih rendah hati. “Menghilangnya Jack Ma adalah bagian intrik dari hantaman terukur oleh pemerintah China untuk mengajari bintang teknologi itu kerendahhatian,” tulis kolom di Sydney Morning Herald.
kuat China, termasuk yang punya hubungan dengan keluarga politik yang menghadirkan tantangan potensial bagi presiden Xi dan lingkaran dalamnya,” tambah WSJ.

Misalnya, salah satu investor Ant adalah Boyu Capital, perusahaan yang didirikan oleh Jiang Zicheng. Zhiceng adalah cucu dari mantan pemimpin China, Jiang Zemin. (DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Medan

Anak Surya Paloh Bikin Survei, Hasilnya Djarot Menang Telak atas Edy Rahmayadi

Berita

Menurut Jokowi, Ekonomi RI Sehat Meski Pernah Masuk Angin

Berita

SBSI 1992 Mengusulkan Selain Mendapat Mendapat bantuan Kartu Prakerja Dari Pemerintah Juga Mendesak Pemerintah Supaya Melonggarkan Pencairan Dana JHT

Arsip

Rupiah Dibuka Melemah Tipis Ke Posisi Rp 13.046 per USD

Berita

Pasca Penggeledahan Rumah Dinas Zola,Pemerintahan Berjalan Normal

Berita

Kostum Baru ‘Avengers: Infinity War’ Lebih Menarik

Arsip

Mendesak KPK dan MKD segera memproses Setya Novanto

Arsip

Wildan Hadiri Paripurna Pengantar KUAPPAS Tahun 2018