Home / Internasional

Kamis, 11 Februari 2021 - 15:14 WIB

Loujain al-Hathloul: Aktivis ‘penganjur perempuan boleh mengemudi di Arab Saudi’ dibebaskan dari penjara

Viewer: 397
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Pegiat hak perempuan di Arab Saudi Loujain al-Hathloul dibebaskan dari penjara, kata keluarganya.

Hathloul, 31 tahun, berperan penting dalam gerakan untuk membolehkan perempuan mengemudi di negara kerajaan itu. Dia ditahan pada 2018, beberapa minggu sebelum larangan itu dicabut.

Pada bulan Desember, pengadilan menyatakan Hathloul bersalah karena berusaha mengubah sistem politik dan merusak ketertiban umum.

Dia dijatuhi hukuman hampir enam tahun penjara di lapas dengan pengamanan ketat, namun masa hukuman dua tahun dan 10 bulannya ditangguhkan.

Keluarganya mewanti-wanti bahwa Hathloul “belum bebas” dan akan menghadapi banyak pembatasan selama masa percobaan, termasuk larangan bepergian ke luar negeri selama lima tahun.

Baca Juga  China sebut kehadiran bomber AS di Laut China Selatan sebagai tantangan terbuka

Loujain sudah pulang !!!!!!” kata Saudara perempuan Hathloul, Lina, dalam sebuah twit pada hari Rabu, mengabarkan bahwa ia telah dibebaskan setelah 1.001 hari di penjara.

Saudarinya yang lain, Alia, menulis bahwa “ini adalah hari terbaik dalam hidupku”.

Hathloul menjadi simbol penindasan terhadap perbedaan pendapat di Arab Saudi setelah ia ditahan pada Mei 2018 bersama sekitar selusin aktivis perempuan lain yang berkampanye agar perempuan diizinkan mengemudi.

Keluarganya mengatakan perempuan itu awalnya ditahan tanpa dibolehkan berkomunikasi dengan siapapun selama tiga bulan, dan dia disetrum, dicambuk, dan dilecehkan secara seksual.

Baca Juga  Misteri Seputar Menghilangnya Jack Ma dari Reality Show

Mereka juga menuding bahwa Hathloul ditawari kebebasan jika dia setuju untuk mengatakan dia tidak disiksa.

Pemerintah Saudi membantah tudingan tentang penyiksaan, yang menurut keluarganya baru-baru ini ditolak oleh pengadilan banding.

Pihak berwenang juga bersikeras bahwa dia tidak ditahan karena kegiatannya sebagai aktivis, melainkan kontaknya dengan diplomat, media, dan organisasi lain di negara asing.

Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden, Jake Sullivan, menyambut baik pembebasan Hathloul dari penjara, menyebutnya “hal yang baik”.(BBCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Olimpiade Tokyo 2021 Diprediksi Ciptakan Varian Baru COVID-19

Berita

Avengers: Infinity War cetak rekor

Arsip

Cabuli Seorang Siswi, Guru Ini Ditelanjangi Orangtua Siswa

Internasional

Irak Gantung 21 Terpidana Teroris dan Pembunuh

Arsip

Diplomat Cantik Indonesia Berani Kecam Para Pemimpin Negara Pasifik

Internasional

Junta Militer Myanmar Bakar Desa, Pemimpin ASEAN Harus Lebih Tegas

Internasional

Dubes Belgia untuk Korsel dicopot usai istrinya tampar pegawai toko di Seoul, pengajuan kekebalan diplomatiknya dicabut

Arsip

Secarik Dokumen Pesawat Jakarta-Sydney Jadi Bukti Teror Australia