Home / Internasional

Kamis, 11 Februari 2021 - 15:14 WIB

Loujain al-Hathloul: Aktivis ‘penganjur perempuan boleh mengemudi di Arab Saudi’ dibebaskan dari penjara

Viewer: 406
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Pegiat hak perempuan di Arab Saudi Loujain al-Hathloul dibebaskan dari penjara, kata keluarganya.

Hathloul, 31 tahun, berperan penting dalam gerakan untuk membolehkan perempuan mengemudi di negara kerajaan itu. Dia ditahan pada 2018, beberapa minggu sebelum larangan itu dicabut.

Pada bulan Desember, pengadilan menyatakan Hathloul bersalah karena berusaha mengubah sistem politik dan merusak ketertiban umum.

Dia dijatuhi hukuman hampir enam tahun penjara di lapas dengan pengamanan ketat, namun masa hukuman dua tahun dan 10 bulannya ditangguhkan.

Keluarganya mewanti-wanti bahwa Hathloul “belum bebas” dan akan menghadapi banyak pembatasan selama masa percobaan, termasuk larangan bepergian ke luar negeri selama lima tahun.

Baca Juga  Gagal Cegat Pengiriman Narkoba, Duterte Pecat Kepala Bea Cukainya

Loujain sudah pulang !!!!!!” kata Saudara perempuan Hathloul, Lina, dalam sebuah twit pada hari Rabu, mengabarkan bahwa ia telah dibebaskan setelah 1.001 hari di penjara.

Saudarinya yang lain, Alia, menulis bahwa “ini adalah hari terbaik dalam hidupku”.

Hathloul menjadi simbol penindasan terhadap perbedaan pendapat di Arab Saudi setelah ia ditahan pada Mei 2018 bersama sekitar selusin aktivis perempuan lain yang berkampanye agar perempuan diizinkan mengemudi.

Keluarganya mengatakan perempuan itu awalnya ditahan tanpa dibolehkan berkomunikasi dengan siapapun selama tiga bulan, dan dia disetrum, dicambuk, dan dilecehkan secara seksual.

Baca Juga  Penentang Kudeta Militer Myanmar Umumkan Pemerintahan Baru

Mereka juga menuding bahwa Hathloul ditawari kebebasan jika dia setuju untuk mengatakan dia tidak disiksa.

Pemerintah Saudi membantah tudingan tentang penyiksaan, yang menurut keluarganya baru-baru ini ditolak oleh pengadilan banding.

Pihak berwenang juga bersikeras bahwa dia tidak ditahan karena kegiatannya sebagai aktivis, melainkan kontaknya dengan diplomat, media, dan organisasi lain di negara asing.

Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden, Jake Sullivan, menyambut baik pembebasan Hathloul dari penjara, menyebutnya “hal yang baik”.(BBCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bom Bunuh Diri Kembar di Irak, 16 Orang Tewas
Pemuda 17 Tahun Tembak Tiga Polisi Turki Hingga Tewas-kompasnasional

Arsip

Pemuda 17 Tahun Tembak Tiga Polisi Turki Hingga Tewas

Internasional

Enam Bulan Hilang, Sekeluarga Asal Sudan Ditemukan Tewas di Tengah Gurun Libya

Arsip

Sejarah Larangan Pakaian Muslim di Prancis

Berita

3 Pejabat Militer Korut Dicopot karena Protes Pertemuan Kim Jong Un dengan Trump

Arsip

Obama Janji Cabut Sanksi Myanmar Pada Aung San Suu Kyi

Internasional

Akhirnya Dapat Ucapan Selamat dari Xi Jinping, Eh Joe Biden Jawab…

Arsip

Bola Api Lintasi Langit Bikin Heboh Los Angeles