Home / Berita / Internasional / Reviews

Senin, 4 Juni 2018 - 10:30 WIB

3 Pejabat Militer Korut Dicopot karena Protes Pertemuan Kim Jong Un dengan Trump

Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian

Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian

Viewer: 681
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

KompasNasional.com – Tiga pejabat militer Korea Utara (Korut) dicopot dari jabatan mereka. Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS), Minggu (5/6). Penyebabnya, mereka tak setuju Kim Jong Un bertemu dengan Presiden Donald Trump.

Mengomentari laporan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan, ketiga pejabat militer top Korut diyakini sudah diganti.

Yonhap melaporkan ketiga pejabat yang dicopot itu adalah Kepala Pertahanan Pak Yong Sik; Kepala Staf Umum Tentara Rakyat Korea (KPA) Ri Myong Su; dan Direktur Biro Politik Umum KPA, Kim Jong Gak.

Mengutip seorang pejabat intelijen yang tidak disebutkan namanya, Yonhap menyebut Wakil Menteri Pertama Kementerian Angkatan Bersenjata, No Kwang Chol, menggantikan Pak Yong Sik sebagai kepala pertahanan, sementara Ri Myong Su digantikan oleh deputinya, Ri Yong Gil.

Baca Juga  Sosok Youvanry Purba Korban Penganiayaan di Komplek Cendana PT. Bridgestone yang Dituduh Mencuri

Kementerian unifikasi dan pertahanan Korea Selatan (Korsel) menolak mengonfirmasi laporan tersebut, namun pihaknya mengaku pemerintah sedang mengamati situasi kepemimpinan di Korut.

Menurut Yonhap, semua pejabat yang baru dipromosikan berusia lebih muda dari pendahulu mereka, terutama Ri Yong Gil (63) yang 21 tahun lebih muda dari Ri Myong Su.

“Ini menunjukkan dua hal: konsolidasi kekuasaan Kim Jong Un sebagai satu-satunya pemimpin Korea Utara dan memperkuat kerja sama antara partai dan militer Korea Utara sebagai negara yang bekerja untuk pengembangan ekonomi lebih lanjut. Mereka semua orang muda namun mampu,” kata profesor di Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Yang Moo Jin, seperti diberitakan Reuters, Senin (4/6/2018).

Baca Juga  Wagub Ria Norsan Ajak Wisudawan IAIS Sambas Dongkrak Nilai IPM Provinsi Kalimantan Barat

Pengganti Jong Gak sebagai Direktur Biro Politik Umum KPA, Jenderal Kim Su Gil, dikonfirmasi pernah menemani Kim Jong Un saat dinas lapangan ke zona wisata pantai.

Gedung Putih, Kementerian Luar Negeri, CIA, dan Kantor Direktur Intelijen Nasional belum menanggapi hal tersebut. Namun pejabat AS yakin akan ada beberapa perselisihan di militer terkait pendekatan Kim ke Korsel dan AS.

Trump ingin Korut melakukan denuklirisasi secara penuh, yang berarti melepaskan semua persenjataan nuklirnya, dengan imbalan terlepas dari sanksi ekonomi. Sejauh ini Trump dan Kim sepakat untuk bertemu dan pejabat kedua negara tengah mempersipakan pertemuan bersejarah tersebut.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Undang Rapat, DPR Tunggu Pimpinan KPK dalam 24 Jam

Berita

Dandim 1208/Sambas Bagikan Masker Dan Berikan Himbauan Prokes Kepada Masyarakat Di Pasar Pagi Sambas

Berita

Filosofi Menanam Padi “Mundur untuk Maju” Ir Asner Silalahi Mundur dari Kementerian PUPR untuk Maju Jadi Walikota Siantar

Arsip

Nazar 40 Hari Berhijab, Adik Ayu Ting Ting Diprotes Netizen

Berita

Pemkab Tapsel Raih Juara l Lomba Profil Daerah Investasi Tingkat Kab/Kota Se-Sumut

Berita

Hotel Lima Bintang Dan Launching Perdana Di Resmikan Bupati Kabupaten Melawi

Berita

Bupati Ingin Desa Wisata di Tapsel Lebih Bersih dan Penduduknya Ramah Menyambut Wisatawan

Berita

Suasana Keamanan Yang Kondusif Akan Memberikan Dampak Positif Dalam Pertumbuhan Ekonomi