Home / Berita

Senin, 18 Januari 2021 - 17:08 WIB

Edi Kamtono Sambut Kedatangan Jenazah Khasanah dan Makrufatul

Viewer: 471
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Keluarga Korban

Pontianak Kalbar Kompas Nasional – Isak tangis pecah tatkala dua buah peti jenazah almarhumah Khasanah dan Makrufatul Yeti Srianingsih, korban musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tiba di rumah duka Gang Lamtoro Jalur 3 Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Senin (18/1/2021).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut menyambut kedatangan jenazah di rumah duka.

“Sebenarnya ada juga jenazah suami dari Makrufatul, yaitu Mulyadi tetapi jenazahnya langsung dibawa ke Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Edi juga menyerahkan tali asih beserta dokumen kependudukan berupa akta kematian dan kartu keluarga. Dirinya berharap proses pemakaman berjalan lancar.

Baca Juga  Tangannya Diborgol, Jerinx Sampaikan Pesan Sebelum Ditahan di Polda Bali

“Kita doakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ucapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, warga Kota Pontianak korban Sriwijaya Air SJ-182 yang tercatat dalam data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak sebanyak 11 orang.

Sementra ini, sudah ada empat jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 rute penerbangan Jakarta – Pontianak yang telah tiba di Pontianak.

“Hingga saat ini pihak keluarga maupun Pemerintah Kota Pontianak masih menunggu jenazah lainnya,” katanya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak, Erma Suryani mengatakan pihaknya telah menerbitkan akta kematian bagi korban yang telah teridentifikasi.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Ikuti Pembukaan Pendidikan Serta Latihan Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021

Sejauh ini telah ada enam dokumen akta kematian yang telah diterbitkan oleh Disdukcapil Kota Pontianak.

“Kita telah serahkan enam dokumen kependudukan berupa akta kematian kepada keluarga korban,” tuturnya.

Bagi korban yang belum teridentifikasi, saat ini pihaknya terus menunggu informasi dari pusat. Menurut Erma, memang data awal masuk ke Kota Pontianak.

Namun setelah dilakukan pengecekan pada data kependudukan atas nama Mulyadi masih tercatat sebagai warga Kabupaten Sintang.

“Kemudian untuk Putri Wahyuni, istri Ihsan Adhlan Hakim masih terdata sebagai warga Pekanbaru,” ungkapnya.

(Hasnan.s)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pertemuan OKI di Moskow, Menlu Retno Bahas Penyerangan RS Indonesia di Gaza

Berita

Polemik Proyek Air Bersih dan Penutupan Tambang Ilegal Kusubibi

Berita

Pemkab Tapsel Raih Penghargaan Opini WTP Kategori 5 Kali Berturut-turut dari Kemenkeu RI

Berita

Kapan Sekolah Rakyat Dibuka? Begini Kata Kemensos

Berita

Ganda Putra Indonesia Pertahankan Gelar Sang Jawara di Laga Final Japan Open.

Berita

Foto: Penampakan Djoko Tjandra di Sel Rutan Mabes Polri

Berita

Sosialisasi Pergub Nomor 82 Tahun 2021 Tentang Juknis Beasiswa Bagi Mahasiswa Berprestasi Non Akademik

Berita

Eks Menag Yaqut Dicegah KPK ke Luar Negeri