Home / Berita

Senin, 18 Januari 2021 - 17:08 WIB

Edi Kamtono Sambut Kedatangan Jenazah Khasanah dan Makrufatul

Viewer: 494
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Keluarga Korban

Pontianak Kalbar Kompas Nasional – Isak tangis pecah tatkala dua buah peti jenazah almarhumah Khasanah dan Makrufatul Yeti Srianingsih, korban musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tiba di rumah duka Gang Lamtoro Jalur 3 Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Senin (18/1/2021).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut menyambut kedatangan jenazah di rumah duka.

“Sebenarnya ada juga jenazah suami dari Makrufatul, yaitu Mulyadi tetapi jenazahnya langsung dibawa ke Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Edi juga menyerahkan tali asih beserta dokumen kependudukan berupa akta kematian dan kartu keluarga. Dirinya berharap proses pemakaman berjalan lancar.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan Administrasi Veteran, Babinminvetcaddam XII/Tpr dan Ditjen Pothan Kemenhan RI Gelar Workshop

“Kita doakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ucapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, warga Kota Pontianak korban Sriwijaya Air SJ-182 yang tercatat dalam data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak sebanyak 11 orang.

Sementra ini, sudah ada empat jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 rute penerbangan Jakarta – Pontianak yang telah tiba di Pontianak.

“Hingga saat ini pihak keluarga maupun Pemerintah Kota Pontianak masih menunggu jenazah lainnya,” katanya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak, Erma Suryani mengatakan pihaknya telah menerbitkan akta kematian bagi korban yang telah teridentifikasi.

Baca Juga  Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Temukan Pekerja Migran Gunakan Jalur Tikus di Sambas Kalbar

Sejauh ini telah ada enam dokumen akta kematian yang telah diterbitkan oleh Disdukcapil Kota Pontianak.

“Kita telah serahkan enam dokumen kependudukan berupa akta kematian kepada keluarga korban,” tuturnya.

Bagi korban yang belum teridentifikasi, saat ini pihaknya terus menunggu informasi dari pusat. Menurut Erma, memang data awal masuk ke Kota Pontianak.

Namun setelah dilakukan pengecekan pada data kependudukan atas nama Mulyadi masih tercatat sebagai warga Kabupaten Sintang.

“Kemudian untuk Putri Wahyuni, istri Ihsan Adhlan Hakim masih terdata sebagai warga Pekanbaru,” ungkapnya.

(Hasnan.s)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Mantan Wamen ATR Raja Juli Mengaku Tak Tahu soal Sertifikat Pagar Laut di Tangerang

Berita

Jreng.. 4 Unit PLTU Batu Bara di Pinggir Jakarta Dimatikan

Berita

BPBD dan Polres Kapuas Hulu Diskusikan PPKM Berskala Mikro

Berita

Atasi Kelangkaan BBM Solar Subsidi Manajer SPBU.65787006.di Kecamatan Bunut Hulu Minta Pertamina Tambah Kuota

Berita

H. Sutarmidji Lantik Dewan Pengawas PPK-BLUD RSUD Dr.Soedarso Untuk Maksimalkan Pelayanan Kesehatan

Berita

Borneo Forum Peduli Percepatan Penanganan Covid-19 Adakan Webinar di Sintang

Berita

Tinjau RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Kayong Utara, Danrem 121/Abw Berikan Bantuan Untuk Nakes
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat usai meninjau simulasi pengamanan G20 di Command Center di Bali

Berita

Polri dan TNI Siapkan Pengamanan KTT G20 Standar Internasional
CNN Indonesia