Home / Teknologi

Sabtu, 9 Januari 2021 - 22:29 WIB

Dewan: Jangan Sampai GeNose dan Cepad Senasib dengan N-250

Viewer: 575
0 0
Terakhir Dibaca:41 Detik

Kompasnasional l Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta pemerintah bersungguh-sungguh memprioritaskan penggunaan produk inovasi dalam negeri sebagai salah satu alat penanggulangan Covid-19.

Jangan Sampai GeNose dan Cepad Senasib dengan N-250
Pemerintah harus mendukung produk dalam negeri untuk penanggulangan Covid-19

Dia pun mendorong pemerintah menjadikan produk inovasi anak bangsa sebagai alat utama penanggulangan Covid-19.

Baca Juga  Canggih! Indonesia Bakal Punya Jalan Tol Pintar di Medan

Jangan sampai, ujar dia, produk ini dimuseumkan seperti Pesawat N-250 Gatot Kaca. Menurut dia, pemerintah harus mengapresiasi capaian inovasi teknologi dalam negeri dalam hal penanggulangan Covid-19. Salah satu caranya dengan membeli produk inovasi tersebut.

“Kalau tidak ada yang beli maka tidak akan diproduksi, kalau sudah demikian maka produk inovasi tersebut tinggal menunggu waktu untuk dimuseumkan, seperti pesawat N-250 si Gatot Kaca,” kata Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dalam keterangannya, Sabtu (9/1). (R/Red)

Baca Juga  Sebelas Proyek Riset RI Dapat Dana Rp 100 Miliar
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Lima Maskapai Nasional di Indonesia Paling Tepat Waktu Sepanjang 2017

Teknologi

UEA siap cetak sejarah dengan tempatkan satelit di orbit Mars

Berita

Dishub DKI Minta Aplikasi Ojek Online Dimatikan di Area Tertentu

Teknologi

Rampung 2021, Luhut Sebut Pabrik Hyundai di Indonesia Bisa Bikin Mobil 250 Ribu Unit per Tahun
Pria Ini Ditangkap Polisi Karena Menghina Institusi Polri di Facebook-kompasnasional

Arsip

Pria Ini Ditangkap Polisi Karena Menghina Institusi Polri di Facebook

Arsip

Printerous Moments App, Aplikasi Photo Printing Pertama di Indonesia

Teknologi

Peneliti Buat Plastik Tahan Air Mendidih, Ramah Lingkungan

Arsip

Samsung dan Apple Ternyata Gunakan Timah dari Pulau Bangka, Buat Apa?