Viewer: 893
0 0

Home / Teknologi

Rabu, 17 Juni 2020 - 21:33 WIB

Canggih! Indonesia Bakal Punya Jalan Tol Pintar di Medan

Viewer: 894
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 51 Detik

Kompasnasional | Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dikerjakan, salah satu kontraktornya adalah PT Hutama Karya (Persero). Pengerjaan jalan tol pun menggunakan teknologi yang dilengkapi dengan serat fiber optic.

Seperti di proyek jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat. Tol yang mengubungkan Medan ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba dilengkapi serat fiber optic sehingga ke depan akan menjadi smart toll way.

Lewat Tol, Kota Medan ke Danau Toba Hanya 1,5 Jam

“Ini berimplikasi pada pengembangan smart plantation pada lokasi perkebunan sepanjang tol dan juga pengembangan smart city,” ujar Direktur Utama Hutama Karya Hamawas Wikumurti, dalam keterangannya, Rabu (17/6/2020).

Jalan tol ini memiliki panjang 143,5 kilometer (Km) dan masih menjadi bagian dari pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan lanjutan dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 km.

Baca Juga  Indonesia Bakal Produksi 14 Juta Kendaraan Listrik pada 2035

Tol Trans Sumatera Dilintasi 613.395 Kendaraan Pasca-Lebaran

Sebelumnya, jalan tol MKTT yang dibangun oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Jasa Marga), tersebut telah rampung dan beroperasi penuh pada tahun 2019 serta terhubung dengan Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Balmera).

Pembangunan jalan tol ini ditugaskan kepada Hutama Karya selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dua BUMN lainnya yaitu Jasa Marga dan anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, yaitu PT Waskita Toll Road (WTR). Ketiganya membentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) khusus untuk pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat. Hamawas menargetkan tol akan beroperasi penuh di tahun 2020 dengan masa konsesi selama 40 tahun, dengan pembangunan membutuhkan biaya investasi sekitar Rp13,4 Triliun, termasuk biaya konstruksi sebesar Rp 9,6 triliun.

Baca Juga  Kesepakatan dengan AS Gagal, Iran Kembali Buka Instalasi Nuklir

Dia mengatakan, setelah terhubung, jarak dari kota Medan menuju Danau Toba dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar 1,5 jam. Tak hanya efisiensi waktu tempuh, hadirnya tol ini akan memperbanyak aksesibilitas ke destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh para turis saat berlibur di Sumatra Utara, sehingga mereka mempunyai banyak pilihan jalur transportasi mulai dari moda transportasi udara, laut, hingga darat.

“Lokasi tol yang strategis untuk angkutan logistik Pelabuhan Kuala Tanjung dan penghubung lokasi Wisata Danau Toba memberi peluang ketertarikan Investor untuk pembiayaan Investasi kerjasama bagi hasil serta pengembangan kawasan sekitar Jalan Tol.” ungkapnya.(OZ/Red

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Modobag, Koper Beroda Bisa Jadi Kendaraan di Bandara

Arsip

China Bangun Parabola Terbesar Sedunia Untuk Berkomunikasi Dengan Aliien

Teknologi

Raja Yang Mulai Tumbang, Kesalahan Fatal Ponsel Samsung Yang Membuatnya Ditinggalkan !

Teknologi

Perintis Bahan Bakar 100% Sawit, Subagjo: Keinginan Jokowi sudah terpenuhi Pertamina

Arsip

Demam Pokemon Go Sudah Berakhir?

Teknologi

Planetarium Terbesar di Dunia Resmi Dibuka di Shanghai

Berita

Viral Video Power Bank Terbakar di Pesawat

Teknologi

Alat rapid test murah Rp 75.000 dari WHO, hasilnya bisa diketahui dalam 15 menit