Viewer: 863
0 0

Home / Teknologi

Rabu, 17 Juni 2020 - 21:33 WIB

Canggih! Indonesia Bakal Punya Jalan Tol Pintar di Medan

Viewer: 864
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 51 Detik

Kompasnasional | Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dikerjakan, salah satu kontraktornya adalah PT Hutama Karya (Persero). Pengerjaan jalan tol pun menggunakan teknologi yang dilengkapi dengan serat fiber optic.

Seperti di proyek jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat. Tol yang mengubungkan Medan ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba dilengkapi serat fiber optic sehingga ke depan akan menjadi smart toll way.

Lewat Tol, Kota Medan ke Danau Toba Hanya 1,5 Jam

“Ini berimplikasi pada pengembangan smart plantation pada lokasi perkebunan sepanjang tol dan juga pengembangan smart city,” ujar Direktur Utama Hutama Karya Hamawas Wikumurti, dalam keterangannya, Rabu (17/6/2020).

Jalan tol ini memiliki panjang 143,5 kilometer (Km) dan masih menjadi bagian dari pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan lanjutan dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 km.

Baca Juga  5 Tahun Lagi RI Miliki 10.000 'SPBU' Kendaraan Listrik

Tol Trans Sumatera Dilintasi 613.395 Kendaraan Pasca-Lebaran

Sebelumnya, jalan tol MKTT yang dibangun oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Jasa Marga), tersebut telah rampung dan beroperasi penuh pada tahun 2019 serta terhubung dengan Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Balmera).

Pembangunan jalan tol ini ditugaskan kepada Hutama Karya selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dua BUMN lainnya yaitu Jasa Marga dan anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, yaitu PT Waskita Toll Road (WTR). Ketiganya membentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) khusus untuk pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat. Hamawas menargetkan tol akan beroperasi penuh di tahun 2020 dengan masa konsesi selama 40 tahun, dengan pembangunan membutuhkan biaya investasi sekitar Rp13,4 Triliun, termasuk biaya konstruksi sebesar Rp 9,6 triliun.

Baca Juga  Inilah Wanita di Balik Penemuan Vaksin yang Dapat Mengakhiri Pandemi Covid-19 dan Menyelamatkan Dunia

Dia mengatakan, setelah terhubung, jarak dari kota Medan menuju Danau Toba dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar 1,5 jam. Tak hanya efisiensi waktu tempuh, hadirnya tol ini akan memperbanyak aksesibilitas ke destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh para turis saat berlibur di Sumatra Utara, sehingga mereka mempunyai banyak pilihan jalur transportasi mulai dari moda transportasi udara, laut, hingga darat.

“Lokasi tol yang strategis untuk angkutan logistik Pelabuhan Kuala Tanjung dan penghubung lokasi Wisata Danau Toba memberi peluang ketertarikan Investor untuk pembiayaan Investasi kerjasama bagi hasil serta pengembangan kawasan sekitar Jalan Tol.” ungkapnya.(OZ/Red

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Smartphone Terbaru Wiko Punya Fitur Unik, Glow in the Dark

Teknologi

Oxford Lakukan Uji Klinis Ivermectin Terbesar di Dunia untuk Pengobatan Covid-19

Arsip

Jaket Anti Ngantuk UB Berhasil Sabet Medali Emas di Malaysia

Teknologi

Gunung Es Terbesar di Dunia Pecah di Antartika

Arsip

Google Pixel Resmi Diluncurkan, Simak 5 Keunggulan dan Harganya
Zenfone 2 Laser 6 Inci Dijual Rp 3,6 Juta di Indonesia-KompasNasioanal

Arsip

Zenfone 2 Laser 6 Inci Dijual Rp 3,6 Juta di Indonesia

Teknologi

Studi: Buka Jendela Tekan Penularan Covid-19 di Mobil

Arsip

China Bangun Parabola Terbesar Sedunia Untuk Berkomunikasi Dengan Aliien