Viewer: 659
0 0

Home / Opini

Rabu, 30 Desember 2020 - 22:00 WIB

FPI Dibubarkan, PKB Minta Anggota FPI Ubah Strategi Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Viewer: 660
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, Maman Imanulhaq angkat bicara terkait keputusan pemerintah membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI).

Menurutnya, pembubaran FPI semata-mata untuk mengembalikan posisi Islam yang moderat, toleran, dan ramah.

Karena itu, kata dia, PKB mendukung keputusan pemerintah membubarkan dan melarang FPI.

“Tentu PKB mendukung langkah tersebut,” ujar Maman kepada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Meski mendukung, namun Maman meminta agar pendukung FPI tetap menjalankan amar ma’ruf nahi munkar.

Tetapi, dia menegaskan cara menjalankannya harus diubah. Tak seperti saat dilakukan oleh FPI.
Ia berujar cara melakukan amar ma’ruf adalah dengan cara yang baik.

Baca Juga  SBY dan Oknum KPK Disebut Mendesain Anas Urbaningrum Jadi Tersangka

Sementara penegakkan nahi munkar pun harus dilakukan dengan cara yang konstruktif. Tidak kriminal, tidak anarkis serta tidak melanggar hukum.

“Tetapi juga mengingatkan agar para da’i dan juga pendukung FPI tetap bekerja menjalankan amar ma’ruf dan nahi munkar. Hanya saja strategi dan caranya saja yang perlu diubah,” kata Maman.

Maman mengatakan segala kebaikan dalam menjalankan amar ma’ruf nahi munkar perlu jadi perhatian.

mengatakan bahwa PKB terbuka untuk para mantan anggota maupun pendukung FPI.

Mengingat Islam merupakan agama yang mengedepankan dialog dan agama yang menginginkan terciptanya harmoni.

Maman yang duduk di Komisi VIII DPR mengatakan bahwa PKB terbuka untuk para mantan anggota maupun pendukung FPI.

Baca Juga  CEK FAKTA: Dibilang Anti Islam, Manakah Lirik Lagu Balonku yang Benar?.

Ia berujar Dewan Syuro PKB bahkan ingin memfasilitasi para eks FPI untuk sama-sama belajar bagaimana merusmuskan kembali dakwah yang betul-betul menggugah, dakwah yang mengajak bukan mengejek, dakwah yang merangkul bukan memukul, dakwah yang memberikan argumentasi tentang kebenaran, kebaikan dan keindahan Islam.

“Ini bisa menjadi momentum umat Islam untuk kembali menguatkan komitmen keislamannya. Islam yang menjadi energi untuk perdamaian dan juga perubahan. Sekaligus juga meneguhkan kembali komitmen kebangsaan. Nilai kebangsaan hubul waton minal iman, mencintai Tanah Air adalah komitmen dari keimanan,” kata Maman.(SJ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

TNI Menurunkan Baliho Rizieq Intervensi atau Stimulasi?

Opini

Aksi Blusukan Risma Ancam Citra Anies Baswedan dan Tokoh Nasional Lain

Opini

Ajak Boikot Indomaret, Neno Warisman ‘Diserang’ Inul Daratista, Krisna Mukti: Otaknya Kejedot Kampret

Opini

SBY dan Oknum KPK Disebut Mendesain Anas Urbaningrum Jadi Tersangka

Opini

Ahli Psikologi Ungkap Penyebab Rizieq Shihab Walk Out

Opini

Debat Adian Vs Erick Baiknya Disiarkan Langsung

Opini

Bukan Emas atau Tanah, Chairul Tanjung Beberkan Data Bakal Jadi Aset Paling Berharga di Dunia!

Opini

Ombdusman RI Nilai Pengunggah Humor Polisi Jujur Diperlakukan Mengarah ke Arah Intimidasi