Viewer: 706
0 0

Home / Opini

Selasa, 17 November 2020 - 19:58 WIB

Komnas HAM Minta Rizieq Ditindak dan Dihukum Secara Adil

Viewer: 707
0 0
Terakhir Dibaca:54 Detik

Kompasnasional |Menanggapi tindakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang mengumpulkan massa di tengah pandemi Covid-19, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik angkat bicara. Ia meminta penegakan hukum harus berlaku adil.

“Penegakan hukum harus tanpa pandang bulu,” kata Taufan Damanik kepada wartawan, Selasa (17/11).

Taufan menyatakan, di tengah pandemi Covid-19 agar prinsip-prinsip kesehatan harus selalu diperhatikan. Karenanya, perlakuan penegakan hukum di tengah pandemi harus berlaku untuk semua dan tidak tebang pilih.

Baca Juga  LIPI: Kiamat Sudah Dekat

“Prinsip-prinsip kesetaraan. Karena tidak semua masyarakat mendapatkan akses informasi, akses terhadap pelayanan kesehatan yang sama dengan yang lain,” cetus Taufan.

Oleh karena itu, Taufan mengharapkan pemerintah bisa membangun demokrasi tanpa adanya kekerasan. Karena segala ancaman harus dicermati dengan baik.

Baca Juga  PBNU Larang Utusan Khusus AS Jessica Stern Kampanye LGBT di RI

“Supaya semua pihak termasuk aparat penegak hukum dalam hal ini polisi betul-betul memperhatikan norma-norma atau koridor-koridor hak asasi manusia,” tandasnya.

Untuk diketahui, Rizieq Shihab menggelar pesta pernikahan putrinya dan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (14/11) malam. Rizieq pun telah diberikan sanksi denda administratif senilai Rp 50 juta karena acara tersebut. (JP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Natalius Pigai Diskakmat Balik Wamenkumhan, Langsung Menciut!

Opini

Airlangga-AHY di Pilpres 2024, Qodari: Agak Halusinasi, Kasihan Golkar

Berita

Dishub DKI Minta Aplikasi Ojek Online Dimatikan di Area Tertentu

Opini

Peneliti UGM: Klaim Kesatuan Islam-Minang, Instrumen Politik

Arsip

Kapolda Metro Akan Selidiki Isu Pizza Hut Pakai Bahan Kedaluwarsa

Opini

Fahri Hamzah: Kenapa UU Cipta Kerja yang Maksudnya Baik Ditolak Semua Orang?

Opini

Kasus Corona Jakarta Meroket, Anggota DPRD DKI: Anies Terlalu Banyak Cengengesan

Opini

KPAI Prihatin Soal Pelajar Dikeluarkan Gegara TikTok Palestina