Viewer: 1592
0 0
Viewer: 1593
0 0

Home / Kriminal

Senin, 9 November 2020 - 22:26 WIB

Pembobol Rekening Maybank dan Ayah Korban Ternyata Sudah Kenal Lama

Viewer: 1594
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 47 Detik

Kompasnasional | Pengacara Maybank Hotman Paris menyebut ada sejumlah kejanggalan dalam kasus raibnya uang Rp20 miliar milik Winda Lunardi alias Winda Earl, atlet e-sport dari tim Evos, dan ibunya. Hotman mengatakan ayah Winda yakni Herman Lunardi, ternyata sudah cukup lama mengenal tersangka pembobol rekening yang berinisial A.

Head of National Antifraud Maybank, Andiko mengamini keterangan tersebut, saat ditanya Hotman di depan awak media. “Jadi dari lama, itu A sudah mengenal dengan orang tua nasabah,” kata pengacara kondang itu Senin (9/11/2020).. Ayah Winda sudah mengenal sejak tersangka bekerja di bank lain.
Menurut Andiko, pelaku berinisial A sebelumnya bekerja di dua bank yang berbeda. Saat itulah, A dan ayah Winda saling mengenal. “Maka itu mereka sudah mengenal lama ya,” ujarnya.
Ada aliran dana Rp6 M dari rekening Winda ke asuransi Prudential
Pembobol Rekening Maybank dan Ayah Korban Ternyata Sudah Kenal Lama
Kejanggalan lainnya, kata Hotman, ialah soal aliran dana dari rekening Winda Lunardi. Menurutnya, ada aliran dana sebesar Rp6 miliar dialihkan ke beberapa tujuan.
“Ke mana? Benar gak itu?” kejarnya.

Sementara, Head of Financial Crime Compliance and National Anti-Fraud Maybank Indonesia, Nehemia Andiko, menjelaskan aliran dana Rp6 miliar tersebut dialihkan ke perusahaan asuransi yakni ke Prudential untuk pembelian polis atas nama Winda. Hal itu terungkap berdasarkan penelusuran mutasi rekening pihak yang bersangkutan.

“Kemudian di bulan berikutnya ada uang masuk dari Prudential ke rekening ayahnya berjumlah Rp4,8 miliar,” tutur Andiko.Kejanggalan lainnya, kata Hotman, ialah soal aliran dana dari rekening Winda Lunardi. Menurutnya, ada aliran dana sebesar Rp6 miliar dialihkan ke beberapa tujuan.
Sementara, Head of Financial Crime Compliance and National Anti-Fraud Maybank Indonesia, Nehemia Andiko, menjelaskan aliran dana Rp6 miliar tersebut dialihkan ke perusahaan asuransi yakni ke Prudential untuk pembelian polis atas nama Winda. Hal itu terungkap berdasarkan penelusuran mutasi rekening pihak yang bersangkutan.

Baca Juga  Alasan Beli Minuman, Saudara Angkat Melarikan Sepeda Motor Di Aceh Tenggara 

“Kemudian di bulan berikutnya ada uang masuk dari Prudential ke rekening ayahnya berjumlah Rp4,8 miliar,” tutur Andiko.. Ayah korban yang melaporkan kasus ini ke polisi

Pembobol Rekening Maybank dan Ayah Korban Ternyata Sudah Kenal Lama
Hotman Paris ungkapkan sejumlah kejanggalan dalam kasus ini

Jakarta, IDN Times – Pengacara Maybank Hotman Paris menyebut ada sejumlah kejanggalan dalam kasus raibnya uang Rp20 miliar milik Winda Lunardi alias Winda Earl, atlet e-sport dari tim Evos, dan ibunya. Hotman mengatakan ayah Winda yakni Herman Lunardi, ternyata sudah cukup lama mengenal tersangka pembobol rekening yang berinisial A.

Head of National Antifraud Maybank, Andiko mengamini keterangan tersebut, saat ditanya Hotman di depan awak media. “Jadi dari lama, itu A sudah mengenal dengan orang tua nasabah,” kata pengacara kondang itu Senin (9/11/2020)

  1. Ayah Winda sudah mengenal sejak tersangka bekerja di bank lain
    Pembobol Rekening Maybank dan Ayah Korban Ternyata Sudah Kenal Lama
  2. Ada aliran dana Rp6 M dari rekening Winda ke asuransi Prudential

Kejanggalan lainnya, kata Hotman, ialah soal aliran dana dari rekening Winda Lunardi. Menurutnya, ada aliran dana sebesar Rp6 miliar dialihkan ke beberapa tujuan.

“Ke mana? Benar gak itu?” kejarnya.
Sementara, Head of Financial Crime Compliance and National Anti-Fraud Maybank Indonesia, Nehemia Andiko, menjelaskan aliran dana Rp6 miliar tersebut dialihkan ke perusahaan asuransi yakni ke Prudential untuk pembelian polis atas nama Winda. Hal itu terungkap berdasarkan penelusuran mutasi rekening pihak yang bersangkutan.

Baca Juga  Satreskrim Polres Asahan Berhasil Membekuk Pelaku Curas, Satu DPO

“Kemudian di bulan berikutnya ada uang masuk dari Prudential ke rekening ayahnya berjumlah Rp4,8 miliar,” tutur Andiko.

  1. Ayah korban yang melaporkan kasus ini ke polisi

Kasus ini tengah ditangani Badan Reserse Kriminal Polri. Pada 8 Mei 2020, Herman Lunardi melaporkan Maybank ke polisi atas kejadian raibnya uang dari rekening tabungan anaknya Winda Lunardi atau yang dikenal sebagai Winda Earl serta istrinya, Floretta Lizzy Wiguna.

Jumlah uang tabungan yang hilang mencapai Rp20 miliar, sebanyak Rp15 miliar dari rekening Winda dan sisanya dari rekening ibunya.

Kuasa Hukum Winda, Joey Pattinasarany menjelaskan kliennya pertama kali menabung di Maybank pada 2014. Sekitar setahun kemudian, dia mendapat kiriman uang dari ayahnya dua kali dengan total mencapai Rp10 miliar. Menurut Joey, pihak bank saat itu menjanjikan kliennya bunga 10 persen per bulannya.

Winda merasa yakin nominal tabungan di Maybank terus ditambah. Menurut Joey, pada 2015, saldo kliennya telah mencapai Rp15,879 miliar di bank.

Hilangnya uang baru diketahui pada Februari 2020 ketika ibunda Winda ingin mengambil uang dari rekening tersebut di kantor cabang Maybank di kawasan Harco Mangga Dua. Saat itu, teller bank mengatakan saldonya tidak sampai dengan jumlah yang diminta ibunda Winda.

“Ibu terkejut karena harusnya dia punya uang Rp5 miliar. Sisa uangnya diketahui sisa Rp16,9 juta. Ibu telepon Winda dan dicek juga dan ternyata lebih parah, dari jumlah Rp15 miliar itu, per Februari tinggal Rp600 ribu,” jelas Joey. (IDN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto ilustrasi pembobolan ruko

Berita

Kepergok Bobol Ruko, Maling di Jambi Dihajar Massa

Kriminal

Letkol TNI Dipecat Akibat Selingkuhi Istri Bintara, Terbongkar Istri Sah Saat Periksa Lemari Kerja

Arsip

Begini Gerak-gerik Mencurigakan Jessica Versi Saksi Ahli Psikologi

Arsip

Pelantikan Rektor Trisakti Ricuh, Polisi Temukan 200 Bambu Runcing

Kriminal

Awas! Modus Baru Pelaku Curas
Pelaku Pembunuh Dosen UMSU Medan Diancam Hukuman Mati_kompasnasional

Arsip

Pelaku Pembunuh Dosen UMSU Medan Diancam Hukuman Mati
Satpol PP Tewas Tertabrak Kereta saat Tertibkan PKL-kompasnasional

Arsip

Satpol PP Tewas Tertabrak Kereta saat Tertibkan PKL
Foto keterangan kepada Pers tentang pengungkapan pemalsuan BBM di Belawan

Berita

BBM Palsu yang Diolah di Sumut Dijual ke Industri-industri di Riau