Viewer: 759
0 0

Home / Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2020 - 11:35 WIB

Organ Tubuh yang Belum Pulih Meski Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Viewer: 760
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional | Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyampaikan apa saja efak samping yang dirasakan oleh pasien Covid-19 meski mereka dinyatakan sembuh. Dokumen yang tayang di lama WHO itu, menyebutkan berbagai kondisi jangka pendek maupun jangka panjang yang terjadi pada sejumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh.

WHO menyatakan pasien Covid-19 dengan gejala ringan biasanya akan pulih dalam waktu dua pekan setelah terinfeksi. Sedangkan mereka yang bergejala berat akan membaik dalam waktu enam pekan. Namun untuk sebagian orang, gejala penyakit tersebut bisa menetap atau berulang selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan kemudian.

Baca Juga  Ilmuwan Sebut Covid-19 Bukan Lagi Pandemi, tetapi Sindemi, Apa Itu?

WHO juga merujuk bagaimna pasien yang sembuh dari penyakit sindrom pernapasan akut berat alias SARS belum benar-benar pulih setelah mereka menjalani pengobatan dan dinyatakan sembuh. Perlu diketahui, infeksi Covid-19 mirip dengan gejala SARS, yakni demam, batuk, sesak napas, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot. Pada beberapa orang juga mengakibatkan diare, mual, dan muntah.

Berikut organ tubuh yang berpotensi terpengaruh dan belum pulih meski pasien Covid-19 dinyatakan sembuh:

Jantung
Kerusakan otot jantung, gagal jantung.
Paru-paru
Kerusakan jaringan paru-paru dan gagal paru restriktif.
Otak dan sistem saraf

  • Kehilangan indra penciuman (anosmia).
  • Efek yang ditimbulkan akibat trombo-emboli seperti emboli paru, serangan jantung, stroke.
  • Gangguan kognitif, misalnya masalah memori dan konsentrasi.
    Kesehatan mental
    Kecemasan, depresi, gangguan stres pascatrauma, dan gangguan tidur.
    Muskuloskeletal dan lainnya
  • Nyeri pada sendi dan otot.
  • Kelelahan.
    Efek samping yang paling sering dirasakan pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh:
Baca Juga  NGERI! 5 Makanan Ini Berubah Jadi Racun Jika Dimakan di Waktu yang Salah, Salah Satunya Makan Pisang di Jam 8 Pagi

Letih sebanyak 53,1 persen
Sesak napas sebanyak 43,4 persen
Nyeri sendi sebanyak 27,3 persen
Nyeri dada sebanyak 21,7 persen.
(T/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Riset: 4,7 Juta Warga Jakarta Terpapar Covid-19, Hanya 8,1 Persen yang Terdeteksi

Kesehatan

Enggak Nyangka, Nasi Merah yang Dianggap Selalu Sehat, Ternyata Jauh Lebih Beracun Daripada Nasi Putih! Begini Alasannya

Kesehatan

Pakar: Penyebaran Covid-19 Paling Sering Terjadi Melalui Tangan
5 Faktor Ini Bikin Sperma Anda Kurang Subur, Sebaiknya Hindari-kompasnasional

Arsip

5 Faktor Ini Bikin Sperma Anda Kurang Subur, Sebaiknya Hindari

Kesehatan

Dokter Italia Klaim Serangan Virus Korona Mulai Melemah

Kesehatan

Tim Mitigasi IDI: Klaster Demo Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Kesehatan

Awas, Rumah Makan Jadi Tempat Penularan Covid-19

Kesehatan

Pasca Disuntik Vaksin Covid-19, Beberapa Relawan di Bandung Alami Reaksi Ini di Tempat Suntikan