Viewer: 716
0 0

Home / Kesehatan

Senin, 1 Juni 2020 - 13:06 WIB

Dokter Italia Klaim Serangan Virus Korona Mulai Melemah

Viewer: 717
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional | Seorang dokter asal Italia memberikan kabar baik dari perkembangan penularan Coronavirus jenis baru. Virus itu memiliki potensi melemah saat menyerang tubuh.

Pernyataan itu diungkapkan Dokter Senior Alberto Zangrillo asal Italia pada Minggu (1/6). Dia menjelaskan pengamatannya terbukti karena virus itu tak ada lagi di Italia.

“Pada kenyataannya, virus secara klinis tidak ada lagi di Italia,” kata Alberto Zangrillo yang menjabat Kepala Rumah Sakit San Raffaele di Milan di wilayah utara Lombardy seperti dilansir dari Reuters, Senin (1/6).

“Penyekatan yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif benar-benar sangat kecil dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan lalu,” katanya kepada televisi RAI.

Baca Juga  Mulai 1 Juli, Telat Bayar Iuran Langsung Nonaktif dari Peserta BPJS Kesehatan

Italia memiliki angka kematian tertinggi ketiga di dunia dari Covid-19, dengan lebih dari 33.415 orang meninggal sejak wabah itu terungkap pada 21 Februari. Itu menjadikan Italia memiliki jumlah kasus global keenam tertinggi di 233.019.

Namun, infeksi baru dan kematian telah menurun secara mantap pada Mei. Dan negara itu sedang membuka beberapa pembatasan penguncian.

Zangrillo mengatakan beberapa ahli terlalu khawatir tentang prospek gelombang kedua infeksi. Dia bahkan yakin dunia bisa kembali normal.

“Kita harus kembali menjadi negara normal,” katanya.

Seorang dokter lainnya dari Italia utara mengatakan kepada kantor berita nasional ANSA bahwa ia juga melihat virus Korona melemah. “Kekuatan yang dimiliki virus itu dua bulan lalu bukanlah kekuatan yang sama dengan yang dimilikinya saat ini,” tutup Matteo Bassetti yang menjabat sebagai Kepala Klinik Penyakit Menular di rumah sakit San Martino di kota Genoa.

Baca Juga  Penantian Setelah 14 Tahun Hamil Berkat Mengenal Promil BEE

Namun, pemerintah mendesak kehati-hatian, mengatakan terlalu dini untuk mengklaim kemenangan. Wakil di Menteri Kesehatan Italia Sandra Zampa meminta penelitian itu disertai bukti.

“Saya menunggu bukti ilmiah untuk mendukung tesis bahwa virus telah hilang,” kata Sandra Zampa, dalam sebuah pernyataan.

“Kita seharusnya tetap mengajak orang Italia untuk menjaga kewaspadaan maksimum, menjaga jarak fisik, menghindari kelompok besar, untuk sering mencuci tangan dan memakai masker,” jelasnya. (JP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Pakar: Penyebaran Covid-19 Paling Sering Terjadi Melalui Tangan

Kesehatan

Mulai 18 Desember, Keluar Masuk Jakarta Wajib Sertakan Hasil Rapid Test Antigen

Kesehatan

Mulai Sekarang Stop Buang Kulit Semangka! Manfaatnya Ajaib Banget buat Cegah Penyakit Serius yang Bisa Sebabkan Kematian Ini!

Berita

Pastikan Vaksin Aman, Tim BPOM Pantau Langsung Produksi di China

Kesehatan

Wali Kota Bogor Bima Arya Benarkan Habib Rizieq Shihab Sudah Pulang dari RS Ummi

Gaya Hidup

Berapa Banyak Kalori Harus Dibakar Demi Menurunkan Berat Badan?

Kesehatan

Cara Menentukan Masker Perawatan Wajah Sesuai Jenis Kulit

Kesehatan

Wapres Ma’ruf Amin Mengingatkan Pentingnya Pesantren Menerapkan Protokol Kesehatan