Viewer: 687
0 0

Home / Internasional

Senin, 12 Oktober 2020 - 15:46 WIB

Taliban Nyatakan Dukung Trump Menangi Pilpres AS

Viewer: 688
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Kelompok Taliban Afghanistan secara tidak diduga-duga mendukung Donald Trump untuk terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) dalam pemilihan November. Dukungan itu disampaikan oleh juru bicara Taliban dalam sebuah wawancara di televisi.

Dalam wawancara dengan CBS News pada Sabtu (10/10/2020), Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa kelompok itu “berharap Trump akan memenangkan pemilihan ulang dan mengakhiri kehadiran militer AS di Afghanistan”.

“Kami berharap dia (Trump) akan memenangkan pemilihan dan mengakhiri kehadiran militer AS di Afghanistan,” kata Zabihullah Mujahid kepada CBS News, yang langsung menimbulkan kegemparan di media sosial.

Warganet mengungkapkan keterkejutannya atas komentar tersebut, ada yang terang-terangan marah dan menolak, ada yang menanggapinya dengan meme dan bercanda, ada juga yang menggunakan kesempatan itu untuk menyerang Trump dengan berbagai kontroversi yang muncul belakangan ini.

Baca Juga  PBB: 2 Juta Bayi Yaman Diprediksi Kurang Gizi Akut

Dari kubu Trump sendiri, Juru Bicara Tim Murtaugh menyatakan bahwa kampanye petahana itu menolak dukungan dari Taliban.

“Kami menolak dukungan mereka dan Taliban harus tahu bahwa presiden akan selalu melindungi kepentingan Amerika dengan cara apa pun yang diperlukan, tidak seperti Joe Biden yang menentang pembunuhan Osama bin Laden dan Qasem Soleimani,” kata Murtaugh sebagaimana dilansir Sputnik.

Dukungan Taliban untuk Trump itu disampaikan di tengah janji sang presiden untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan. Dalam cuitan di Twitter pekan lalu Trump mengatakan bahwa dia ingin pasukan AS di negara Asia Selatan itu untuk dipulangkan sebelum Natal.

Baca Juga  Pelaku Penyerangan di Gereja Kota Nice Perancis Dipindah ke Paris untuk Perawatan Medis

Juru bicara Taliban menyambut baik gagasan itu, mengulangi komitmen kelompok teroris tersebut terhadap perjanjiannya dengan AS, dan menyuarakan harapan untuk “hubungan baik dan positif” dengan semua negara, termasuk Amerika, di masa depan.

Pada Februari, AS dan Taliban menyetujui kesepakatan damai tentatif di Qatar, dengan Washington bersumpah untuk menarik pasukannya dari Afghanistan dan kelompok teror berjanji untuk mencegah negara itu menjadi surga bagi terorisme.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Jadi Satu-satunya Alasan Negara Lain Tak Berani Usik Korea Utara, Kim Jong Un Malah Disebut Tak Akan Gunakan Nuklir, Alasannya?

Arsip

Ditilang Polisi, Pria China Ngaku Alien dan Akan Hancurkan Dunia

Arsip

Pasukan Filipina Kalah Tempur, Padahal Sudah Dibantu AS Rp 5 Triliun

Internasional

Bayi 5 Bulan Tewas Setelah Kejatuhan Pria yang Bunuh Diri

Arsip

Foto Bugil Istri Donald Trump Bersama Wanita Lain Beredar Di Media

Internasional

Biden Umumkan Kabinet Baru, Ganti Menlu AS dan Tunjuk Orang-orang Obama

Internasional

China memperingatkan kemerdekaan Taiwan ‘berarti perang’ usai gelar latihan tempur

Asahan

Bagikan Sembako, Lions Club M Golden Estate Bersama Camat Kota Kisaran Barat Door to Door Sambangi Warga pinggiran kota