Viewer: 1238
0 0
Viewer: 1239
0 0

Home / Teknologi

Sabtu, 12 September 2020 - 20:38 WIB

Menristek: Bahan Bakar Nabati Sawit Jadi Harapan Baru Indonesia

Viewer: 1240
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 13 Detik

Kompasnasional | Bahan bakar kendaraan pasti identik dengan bensin atau solar. Tentunya, bahan bakar itu berasal dari minyak bumi atau fosil yang berasal dari bumi.

Kerena kebutuhan akan minyak bumi terus meningkat, maka minyak yang ada di bumi pasti lama kelamaan bisa habis. Karena itu dibutuhkan upaya dan inovasi agar bahan bakar bisa diperbaharui.

Belum lama ini, Pertamina dan ITB berhasil mengujicoba produksi green diesel D100 dari Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) kelapa sawit.

Per hari, Kilang Pertamina Dumai berhasil memproduksi sebanyak 1.000 barel. Karenanya hal ini menjadi harapan baru akan bangkitnya kemandirian energi terbarukan di Indonesia.

Baca Juga  Penjualan Komputer & Printer Merosot, HP Inc Pecat 4.000 Karyawan

Demikian diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional ( Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro pada Webinar The Development of Biofuels Indonesia-Brazil: “Lesson Learned from The Development of Brazilian Bioethanol-Based Biofuel” secara virtual pada Rabu (9/9/2020) malam.

Acara tersebut hasil kerjasama Kemenristek/BRIN melalui Deputi Bidang Penguatan Inovasi dengan Kedutaan Besar Brasil untuk Indonesia.

Menurut Menristek Bambang, dengan adanya kabar baik itu maka diprediksi bahan bakar nabati berbasis sawit akan menjadikan perekonomian Indonesia yang bergerak lebih cepat.

Baca Juga  Kepala LAPAN: 'Kiamat' Terjadi Saat Satelit Terganggu

Tentunya untuk pemulihan ekonomi, mengingat sektor energi memiliki peranan yang penting dan strategis bagi perekonomian nasional Indonesia.

“Indonesia perlu berubah terhadap ketergantungan akan bahan bakar fosil menjadi pada bahan bakar terbarukan,” ujar Bambang.

Dijelaskan, Indonesia perlu meningkatkan kapasitas bahan bakar terbarukan dalam energi campuran sekitar 23 persen di tahun 2025, dan harapannya dapat mencapai 31 persen pada 2050.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Bulan Ini, Google Diklaim Diklaim Resmi Luncurkan Android Nougat
Zenfone 2 Laser 6 Inci Dijual Rp 3,6 Juta di Indonesia-KompasNasioanal

Arsip

Zenfone 2 Laser 6 Inci Dijual Rp 3,6 Juta di Indonesia

Teknologi

Indonesia Tidak Boleh Pandang Remeh Temuan Drone Tiongkok

Teknologi

Inilah Wanita di Balik Penemuan Vaksin yang Dapat Mengakhiri Pandemi Covid-19 dan Menyelamatkan Dunia

Arsip

Printerous Moments App, Aplikasi Photo Printing Pertama di Indonesia

Berita

Facebook Siapkan Fitur Upload Stories dari PC

Arsip

Iran Negara Pertama Larang Main Pokemon Go

Berita

Korut Tembak Rudal Balistik, Korsel Panik Minta Warga Evakuasi