Viewer: 822
0 0

Home / Teknologi

Rabu, 9 Desember 2020 - 22:08 WIB

Peneliti Buat Plastik Tahan Air Mendidih, Ramah Lingkungan

Viewer: 823
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Kompasnasional l Tim Universitas Akron, Ohio, Amerika Serikat mengembangkan plastik yang tahan terhadap air mendidih.
Penelitian yang dipimpin oleh Shi-Qing Wang ini berusaha menata kembali susunan serat polimer yang digunakan sebagai bahan pembuatan plastik.

Hasilnya, mereka berhasil membuat bioplastik polylactic acid(PLA) yang transparan, sangat kuat, dan tidak melelh saat diisi dengan air mendidih.

Sebab, selama ini masalah PLA adalah lemah terhadap suhu panas. PLA sendiri memiliki titik leleh 140 derajat fahrenheit atau 60 derajat Celcius.

Lihat juga: Aksi ‘Spiderman’ Memungut Sampah di Jurang Pegunungan China
Sehingga, plastik jenis ini akan meleleh ketika dituang air mendidih. Ketahanan PLA memang tak sebaik plastik yang dibuat dari bahan polimer berbasis bahan bakar fosil (PET).

Karena kelemahan ini, PLA tidak bisa digunakan untuk mengemas makanan atau minuman panas dan hanya menjadi wadah sekali pakai. Contoh PLA adalah wadah minuman kemasan gelas seperti Aqua, VIT dan merek lain.

Baca Juga  Jeep Segera Produksi SUV Kecil Seukuran Suzuki Jimny

Tapi, bioplastik PLA ini memiliki keunggulan karena lebih ramah lingkungan dari jenis plastik lain. PLA bisa dibuat sebagai kompos. Selain itu, proses pembuatannya pun lebih sedikit menghasilkan jejak karbon.

Pembuatan plastik tahan panas
Shi Qing Wang, profesor dari Universitas Akron dari menata kembali struktur rumit yang menjadi bahan dasar plastik PLA. Wang menganalogikannya dengan seikat spageti yang dimasak. Molekul PLA mirip rantai yang menyusun plastik. Hal itu diwakili oleh tiap lembaran spageti, seperti dilansir dari laman resmi Akron.

Ketangguhan plastik akan bergantung pada seberapa kuat ikatan masing-masing salur spageti terjalin satu sama lain. Semakin kuat ikatannya, semakin tahan plastik tersebut dengan suhu panas.

“Hasil dari teknik ini adalah PLA yang keras, bening, dan tahan panas, seperti prototipe cangkir yang dapat diisi dengan air mendidih tanpa menyusut, tanpa merusak, dan tanpa berubah menjadi buram,” kata Wang dilansir dari New Atlas, Selasa (8/12).

Baca Juga  Kulit Mangga Antar ITS Raih Medali Emas di Korea

Wang mengatakan, penelitian ini juga menghasilkan produk ramah lingkungan karena masih menggunakan PLA sebagai bahan utama. Selain itu, plastik tahan air panas ini dapat digunakan kembali.

“Masalah kita dengan polusi plastik tidak akan hilang dalam waktu dekat, jadi memiliki banyak pilihan untuk memproduksinya dapat lebih berharga untuk meminimalkan dampak lingkungannya,” tuturnya.

Tim peneliti juga telah mengajukan hak paten atas teknologinya sehingga PLA tahan air mendidih ini lebih dikenal di berbagai negara dan dapat membantu mengurangi sampah plastik.Penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal ACS.(CNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Penjualan Anjlok, Windows Phone di Ambang ‘Kematian’?

Arsip

Robot Tenaga Surya Buatan Unikom Bandung Ini Juara di Amerika
Bos Indosat Bantah Ancam Penjarakan yang Manfaatkan Errornya Carrier Billing-KompasNasional

Arsip

Bos Indosat Bantah Ancam Penjarakan yang Manfaatkan Errornya Carrier Billing

Arsip

Apple Perkenalkan Fitur Untuk Bantu Anda Keluar Dari Situs Bahaya

Arsip

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Berita

Korut Tembak Rudal Balistik, Korsel Panik Minta Warga Evakuasi

Teknologi

Indonesia Bakal Produksi 14 Juta Kendaraan Listrik pada 2035
Teken Kontrak Ilegal, KPPU Prancis Tuntut Apple Rp 722 Miliar-KompasNasional

Arsip

Teken Kontrak Ilegal, KPPU Prancis Tuntut Apple Rp 722 Miliar