Viewer: 992
0 0
Viewer: 993
0 0

Home / Berita

Jumat, 28 Agustus 2020 - 10:40 WIB

Canangkan Jumat Bersepeda, Wali Kota Imbau ASN Bersepeda Ke Kantor

Viewer: 994
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Gerakan Jumat Bersepeda Dimulai Jumat (28/8) 
 
 
KOMPAS Nasional.com| Pontianak Kalbar – Dalam rangka peringatan Gerakan Bike to Work, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor setiap hari Jumat.

Gerakan bersepeda ke kantor ini juga tertuang dalam surat imbauan nomor 426/584/OR/Disporapar tanggal 26 Agustus 2020 tentang Himbauan Jumat Bersepeda.

“Mulai Jumat tanggal 28 Agustus 2020 saya menghimbau ASN Pemkot Pontianak menggunakan sepeda menuju ke kantor,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2020).
 
Edi menambahkan, Gerakan Jumat Bersepeda ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bersepeda ke kantor dan sekolah.

Baca Juga  Jaga Kebugaran Tubuh Di Masa Pandemi, Pak Babinsa Kodim 1203/Ktp Tetap Berolahraga.

Apabila Gerakan Jumat Bersepeda sudah berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penyediaan sarana dan prasarananya. Seperti fasilitas parkir sepeda, jalur sepeda yang aman.

“Jika masih bercampur dengan kendaraan bermotor juga riskan dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
 
Saat ini, lanjut dia, bersepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan bersepeda, selain berolahraga juga berdampak pada berkurangnya pencemaran udara.

“Penggunaan sepeda juga harus sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.
 
Ketua Bike To Work Kota Pontianak, Rudi Agus mengungkapkan, ada beberapa masukan terkait membangun infrastruktur sepeda di kota.

Terlebih Pontianak akan menjadi kota ramah pesepeda. Ia menyebutkan keberadaan jalur sepeda sebenarnya merupakan amanah undang-undang lalu lintas.

Baca Juga  Ditengah Wabah Covid-19, Sejumlah Sekolah di Disdik Pematangsiantar Pungut Biaya Atribut Sebesar Rp. 80 Ribu.

Dalam peraturan tersebut disebutkan pejalan kaki dan pesepeda termasuk pengguna jalan raya. “Artinya pengguna jalan raya yang paling rentan dan beresiko adalah pejalan kaki dan pesepeda. Ketika memfasilitasi sepeda harusnya jalur yang aman bagi pesepeda,” ucapnya.
 
Dirinya menyebutkan pembangunan dilakukan bukan hanya jalan khusus bagi pesepeda tapi harus ada fasilitas pendukung untuk pesepeda seperti taman sepeda.

Dengan adanya taman sepeda bisa mengedukasi parkir, jalur khusus sepeda dan fasilitas yang dibutuhkan bagi pesepeda.

“Kita harapkan taman ini begitu diusung sebagai taman sepeda bisa benar-benar menjadi pilot project bagi percontohan masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Alumni SMAN 1Tanah Jawa H.Novri Ompusunggu Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR-RI

Berita

Begitu antusias warga desa Banua Martinus kecamatan Embaloh Hulu ikuti vaksinasi dari Tim mobile vaksinasi Kodim 1206/Psb.

Berita

Wakapolri Tinjau Rumah Sakit Bhayangkara di Batang Toru

Berita

Perwa Covid 19 Sudah diberlakukan, Keramaian dimana-mana

Berita

Kunker di Siantar-Simalungun Mensos Juliari P Batubara Pastikan Masyarakat Terima Bansos Terdampak Covid-19

Berita

KM Lestari Maju Tenggelam, Ratusan Penumpang, Sementara 12 Orang Ditemukan Tewas

Berita

Kapolsek Pontianak Timur Pimpin Sosialisasi DIPA Tahun Anggaran 2021

Berita

AKSI Keroyok Maling Hingga Tewas, Pemilik Rumah bersama Tiga Securiti Jadi Tersangka