Viewer: 1055
0 0
Viewer: 1056
0 0

Home / Berita

Jumat, 28 Agustus 2020 - 10:40 WIB

Canangkan Jumat Bersepeda, Wali Kota Imbau ASN Bersepeda Ke Kantor

Viewer: 1057
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Gerakan Jumat Bersepeda Dimulai Jumat (28/8) 
 
 
KOMPAS Nasional.com| Pontianak Kalbar – Dalam rangka peringatan Gerakan Bike to Work, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor setiap hari Jumat.

Gerakan bersepeda ke kantor ini juga tertuang dalam surat imbauan nomor 426/584/OR/Disporapar tanggal 26 Agustus 2020 tentang Himbauan Jumat Bersepeda.

“Mulai Jumat tanggal 28 Agustus 2020 saya menghimbau ASN Pemkot Pontianak menggunakan sepeda menuju ke kantor,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2020).
 
Edi menambahkan, Gerakan Jumat Bersepeda ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bersepeda ke kantor dan sekolah.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Harus Àda Kepedulian Para Dewan Guru

Apabila Gerakan Jumat Bersepeda sudah berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penyediaan sarana dan prasarananya. Seperti fasilitas parkir sepeda, jalur sepeda yang aman.

“Jika masih bercampur dengan kendaraan bermotor juga riskan dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
 
Saat ini, lanjut dia, bersepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan bersepeda, selain berolahraga juga berdampak pada berkurangnya pencemaran udara.

“Penggunaan sepeda juga harus sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.
 
Ketua Bike To Work Kota Pontianak, Rudi Agus mengungkapkan, ada beberapa masukan terkait membangun infrastruktur sepeda di kota.

Terlebih Pontianak akan menjadi kota ramah pesepeda. Ia menyebutkan keberadaan jalur sepeda sebenarnya merupakan amanah undang-undang lalu lintas.

Baca Juga  Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Komitmen Perhatikan Kesejahteraan Guru

Dalam peraturan tersebut disebutkan pejalan kaki dan pesepeda termasuk pengguna jalan raya. “Artinya pengguna jalan raya yang paling rentan dan beresiko adalah pejalan kaki dan pesepeda. Ketika memfasilitasi sepeda harusnya jalur yang aman bagi pesepeda,” ucapnya.
 
Dirinya menyebutkan pembangunan dilakukan bukan hanya jalan khusus bagi pesepeda tapi harus ada fasilitas pendukung untuk pesepeda seperti taman sepeda.

Dengan adanya taman sepeda bisa mengedukasi parkir, jalur khusus sepeda dan fasilitas yang dibutuhkan bagi pesepeda.

“Kita harapkan taman ini begitu diusung sebagai taman sepeda bisa benar-benar menjadi pilot project bagi percontohan masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lagi! Pemkab Tapsel Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Layak Anak Nasional 2022

Berita

Terapkan Protkes Kepada PMI, Upaya Satgas Pamtas Yonif 642 Cegah Penyebaran Covid-19*

Berita

Anggota DPR Usul WNI Eks ISIS Ikut Bela Negara Agar Otaknya Dicuci

Berita

Menko Marves Tinjau Sejumlah Lokasi Wisata Favorit di Samosir.

Berita

Bupati Sintang Tutup Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Ke IX Tahun 2022,Puluhan Ribu Pengunjung Padatin Areal Betang Kebanggaan Kabupaten Sintang.

Berita

Mengenal Sosok Rondi Lbn Tobing Calon Pangulu Nagori Maligas Tongah

Berita

Edi Katakan Pemkot Pontianak Siapkan 36 Sekolah Inklusi

Berita

Forkopimda Kapuas Hulu Giat Rakor Pengamanan Natal dan Percepatan Vaksinasi