Viewer: 740
0 0

Home / Berita / Internasional

Rabu, 26 Agustus 2020 - 23:52 WIB

Demi Konten, Anak 3 Tahun Dipaksa Makan Terus untuk Capai Bobot 50 Kilogram

Viewer: 741
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 46 Detik

Kompasnasional | Pasangan orang tua dari China mendapatkan kecaman dari pengguna media sosial karena dinilai mengeksploitasi putri kecilnya yang berusia 3 tahun untuk memakan ayam goreng, hamburger.

Selasa (25/8/2020), aksi orang tua itu diduga hanya demi mendapatkan “tanda suka” dari pengikut media sosialnya.

Orang tua itu membuat akun di Xigua Video pada Oktober 2019 dan biasa mengunggah video putrinya makan ayam goreng, hamburger, sosis, mie instan, dan daging panggang, lapor media pemerintah China, Global Times.

Dalam satu klip video, gadis kecil itu terlihat memohon kepada orang tuanya untuk berhenti memberinya makan, tetapi mereka tetap melanjutkannya, klaim laporan.

Video gadis kecil itu diduga diunggah secara online oleh orang tuanya dengan harapan dapat menghasilkan uang dari konten tersebut.

Baca Juga  Koperindag Samosir Terjerat Masalah Proyek DAK 20 Miliar TA 2023 Gagal; Kepemimpinan  Kepala Dinas dipertanyakan

Orang tua, yang belum disebutkan namanya, mengumumkan bahwa mereka memberi makan putri mereka dengan harapan dapat membuat berat badannya mencapai 50 kilogram. Saat ini berat badannya 35 kilogram, menurut Red Star News yang berbasis di Chengdu.

Setelah mendapatkan kecaman dari pengguna media sosial lainnya, mereka sekarang telah menutup akun media sosial mereka.

Huang Jianfeng, seorang dokter anak yang tinggal di Shanghai, mengatakan kepada Global Times bahwa anak berusia 3 tahun itu sudah kelebihan berat badan atau obesitas untuk usianya.

Jianfeng mengatakan bahwa obesitas pada masa kanak-kanak dapat menjadi pemicu munculnya penyakit lain, seperti diabetes dan hipertensi, serta terkait erat dengan penyakit kardiovaskular saat memasuki usia dewasa.

Dia juga berkata, “Orang tua tidak boleh menggunakan anak-anak mereka sebagai ‘sapi perah’ untuk menarik perhatian dan menghasilkan uang, karena akan berdampak negatif pada masyarakat.”

Baca Juga  Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Karya Bhakti Bantu Pemindahan Paud di Masjid Sirotul Jannah Jagoi Babang.

Laporan mengatakan orang tua itu mengunggah sebagian besar video putrinya yang mereka paksa makan di Xigua Video.

Menurut Red Star News, platform Xigua Video menyatakan telah menutup akun orang tua itu, setelah para netizen menyatakan keprihatinannya yang luar biasa tentang perilaku orang tua itu.

Berdasarkan survei di Weibo, Twitter versi China, dilaporkan oleh Global Times bahwa lebih dari 130.000 orang sepakat perilaku orang tua itu membahayakan kesehatan putrinya, dengan adanya beberapa laporan yang menyatakan bahwa bocah itu untuk berjalan saja sudah kesusahan.

Tidak jelas apakah pihak berwenang China, di mana orang tua itu tinggal, telah mengetahui insiden tersebut atau belum. (KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Simalungun Himbau Masyarakat Patuhi Maklumat Kapolri Tentang Kepatuhan Larangan Kegiatan Simbol dan Atribut FPI

Berita

Tingkatkan Kerja Sama, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Silaturahmi MMLO TDM

Berita

Kapolres Kubu Raya Bersama Bupati, Lepas Peserta Off Road Rally Wisata Bhakti Bhayangkara Khatulistiwa Polda Kalbar Ke Pulau Temajo 

Berita

Pangdam XII/Tpr Buka Turnamen Sujiwo Cup II 2022 di Lapangan Perkasa Tanjungpura

Berita

Desa Sipungguk dan Desa Siabu Kecamatan Salo Seleksi Bakal Calon Kades

Berita

Beredar Kabar Kabid Bina Marga Membeli Sebuah Pulau. Kades Pulau Gadang Bantah Tidak Ada Jual-Beli Pulau

Berita

WFH ASN Tiap Jumat Dimulai, Begini Suasana Kantor Mensesneg-Seskab Hari Ini

Berita

Kendalikan Inflasi, Pasar Murah Stabilkan Harga Pangan di Pangururan