Home / Berita

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:05 WIB

Koperindag Samosir Terjerat Masalah Proyek DAK 20 Miliar TA 2023 Gagal; Kepemimpinan  Kepala Dinas dipertanyakan

Viewer: 546
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir, melalui Dinas Naker Koperindustrian dan Perdagangan (Naker Koperindag), mendapat sorotan tajam setelah proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai 20 miliar untuk Tahun Anggaran 2023 pembangunan sarana produksi sentra IKM galangan kapal dan Pengadaan mesin serta peralatan IKM galangan kapal mengalami kegagalan. Kecukupan kepemimpinan Kepala Dinas menjadi perhatian utama, dan masyarakat mulai bertanya-tanya apakah pemerintah pusat akan memberikan sanksi (penalty).

Proyek yang bermasalah mencuatkan kekhawatiran terkait pelaksanaan dan pengawasan, terutama dalam penggunaan dana konsultan perencanaan dan pengawasan. Masyarakat dan pihak terkait meminta kejelasan pencairan dana, memunculkan pertanyaan apakah dana untuk konsultan dicairkan atau terdapat ketidaktransparanan dalam alokasi anggaran.

Baca Juga  Kasus Penculikan Bayi Berhasil Di Ungkap Polsek Pemangkat

Kepala dinas, dihadapkan pada tekanan, harus memberikan klarifikasi dan solusi terhadap masalah ini. Pertanyaan kritis muncul, apakah akan ada langkah-langkah konkret yang diambil untuk mengatasi hambatan proyek dan menghindari potensi sanksi penalty? Dinamika perkembangan situasi ini di Kabupaten Samosir menyoroti urgensi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Baca Juga  Dishub DKI Minta Aplikasi Ojek Online Dimatikan di Area Tertentu

Sementara itu, Sekretaris Dinas Naker Koperindag Kabupaten Samosir, Jonner Manurung, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (29/1) menjelaskan bahwa proyek DAK TA 2023 mengalami kegagalan disebabkan oleh masalah lokasi lahan. Menurutnya, awalnya lahan tersebut telah diserahkan kepada Pemkab Samosir, namun kemudian tidak lagi diserahkan karena lokasi di Daerah Lagundi Kecamatan Onanrunggu tidak landai. Jonner Manurung menyampaikan  bahwa kondisi tersebut menjadi penyebab kegagalan pelaksanaan proyek. (Candro Situmorang)

https://lh3.google.com/a-/ALV-UjUHXnXEHFCKVXoPxAvOPXj0vbXG0zQ2o1MjcuzZrqGnhw=s40-p
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Kamtono: Cetak Bibit Atlet Sejak Dini Lewat Kompetisi Tenis

Berita

Pakar Hukum Sebut Kehadiran Beras Khusus Berpotensi Langgar UU Pidana

Berita

Mengenal HGU, Alasan Prabowo Bisa Kuasai Tanah Hampir 500.000 Hektar

Berita

Sensus Penduduk Tahun 2020 Dimulai, Walikota Sematkan Atribut Kepada Relawan

Berita

Tahlil dan Doa Bersama Warga Kelurahan Banjar serasan Pontianak Timur di TKP Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak

Berita

Dampak HET Minyak Goreng Sawit Rp.14.000, Masyarakat Samosir Jangan Panik

Berita

Jabat Erat Prabowo dan Doa dari Anies Baswedan

Berita

Penyiapan Logistik Dengan Memanfaatkan Alam Di Lokasi TMMD