Home / Berita

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:05 WIB

Koperindag Samosir Terjerat Masalah Proyek DAK 20 Miliar TA 2023 Gagal; Kepemimpinan  Kepala Dinas dipertanyakan

Viewer: 533
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir, melalui Dinas Naker Koperindustrian dan Perdagangan (Naker Koperindag), mendapat sorotan tajam setelah proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai 20 miliar untuk Tahun Anggaran 2023 pembangunan sarana produksi sentra IKM galangan kapal dan Pengadaan mesin serta peralatan IKM galangan kapal mengalami kegagalan. Kecukupan kepemimpinan Kepala Dinas menjadi perhatian utama, dan masyarakat mulai bertanya-tanya apakah pemerintah pusat akan memberikan sanksi (penalty).

Proyek yang bermasalah mencuatkan kekhawatiran terkait pelaksanaan dan pengawasan, terutama dalam penggunaan dana konsultan perencanaan dan pengawasan. Masyarakat dan pihak terkait meminta kejelasan pencairan dana, memunculkan pertanyaan apakah dana untuk konsultan dicairkan atau terdapat ketidaktransparanan dalam alokasi anggaran.

Baca Juga  Erick-Rosan Merapat ke Istana, Bahas Struktur Pengurus Danantara?

Kepala dinas, dihadapkan pada tekanan, harus memberikan klarifikasi dan solusi terhadap masalah ini. Pertanyaan kritis muncul, apakah akan ada langkah-langkah konkret yang diambil untuk mengatasi hambatan proyek dan menghindari potensi sanksi penalty? Dinamika perkembangan situasi ini di Kabupaten Samosir menyoroti urgensi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Baca Juga  Viral Emak-emak Bantu Membuka Jalan untuk Ambulans, Aksinya Banjir Pujian dari Warganet

Sementara itu, Sekretaris Dinas Naker Koperindag Kabupaten Samosir, Jonner Manurung, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (29/1) menjelaskan bahwa proyek DAK TA 2023 mengalami kegagalan disebabkan oleh masalah lokasi lahan. Menurutnya, awalnya lahan tersebut telah diserahkan kepada Pemkab Samosir, namun kemudian tidak lagi diserahkan karena lokasi di Daerah Lagundi Kecamatan Onanrunggu tidak landai. Jonner Manurung menyampaikan  bahwa kondisi tersebut menjadi penyebab kegagalan pelaksanaan proyek. (Candro Situmorang)

https://lh3.google.com/a-/ALV-UjUHXnXEHFCKVXoPxAvOPXj0vbXG0zQ2o1MjcuzZrqGnhw=s40-p
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Muhammad Pagi Menghadiri Kegiatan On The Spot Dari Komisi I DPRD Prov Kalbar

Berita

Jelang Latihan YTP, Kodam XII/Tpr Terima Kunjungan Tim Pemeriksa dari Dislaikad*

Arsip

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jakarta Dikepung Banjir

Berita

Agincourt Resources Resmi Buka Rangkaian Operasi Katarak Gratis, Pasien Lampaui Target

Berita

Piala Presiden: Borneo FC Dekati Eks Gelandang Real Madrid

Berita

HUT Bhayangkara ke-75, Koramil 16/Tapung Sambangi Polsek Tapung Raya

Berita

Kehadiran Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty sebagai tenaga pengajar di SDN 26 Sei Daun merupakan bentuk kepedulian dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah perbatasan RI-MLY

Berita

Menyikapi Peristiwa yang terjadi di Waterpront Kampung Beting Kemarin Malam Kabag Ops Polresta Pontianak dan Kapolsek Pontianak Timur Memberikan Arahan pada saat Gelaran Apel Pagi