Viewer: 652
0 0

Home / Berita

Selasa, 4 Agustus 2020 - 16:36 WIB

Akui Siap Jawab Pertanyaan Polisi Soal Obat Corona, Hadi Pranoto: Saya Buktikan Tidak Membuat Hoaks

Viewer: 653
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Kompasnasional | Belum lama ini publik diramaikan oleh video wawancara antara penyanyi Anji Manji dengan Prof. Hadi Pranoto.

Pasalnya, pria yang diperkenalkan Anji sebagai seorang pakar mikrobiologi itu mengaku telah menemukan antibodiviruscorona berbahan herbal.

Hadi mengklaim bahwa antibodi Covid-19 itu bisa mengobati pasien positif dalam kurun waktu hitungan hari.

Wawancara tersebut diunggah dalam kanal YouTube pribadi sang musisi, dunia MANJI pada Jumat, 31 Juli 2020 lalu.

Namun kini video tersebut sudah dihapus oleh pihak YouTube, sehingga tak bisa ditemukan kembali.

Sementara itu, diketahui bahwa Hadi dan Anji selaku pemilik channel YouTube telah dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya pada Senin, 3 Agustus 2020.

Sebagaimana diberitakan ISUBOGOR.comsebelumnya dalam artikel “Menyesatkan dan Dilaporkan Polisi, Hadi Pranoto : Hoaksnya Saya Dimana?”, diakui Hadi bahwa dirinya siap menjawab segala pertanyaan dan menjelaskan khasiat obat herbal miliknya kepada polisi.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Melepas Kontingen Atlit Mengikuti PON XX di Papua

Hadi justru bingung lantaran wawancaranya dengan Anji dinilai sebagai informasi yang menyesatkan.

Meski demikian, Hadi menyebut bahwa pihaknya belum mendapat surat pemanggilan dari kepolisian secara resmi.

“Bila ada pemeriksaan polisi, saya akan hadir. Saya akan sampaikan, akan saya jelaskan dengan bukti-bukti yang kami miliki secara transparan dan saya buktikan saya tidak membuat hoaks,” katanya pada Senin 3 Agustus 2020 malam.

Hadi mengaku bingung dengan pelaporan video wawancaranya dengan Anji yang dianggap hoaks.

“Jadi yang hoaksnya itu yang mana? Barangnya ada, orang yang sembuh dan buat testimoni ada. Bohongnya dimana?,” tuturnya.

Menurut Hadi, sampai saat ini belum ada orang yang merasa dirugikan oleh herbal miliknya.

Baca Juga  Kunjungi Pelanggan, PLN UP3 Ketapang Sosialisasikan Sistem Ketenagalistrikan 

“Memang ada yang sakit setelah minum herbal saya? Ada yang mati setelah minum herbal ini? Kan tidak. Semua yang kita uji semuanya sehat, bahkan kawan saya yang positif, dia sembuh dan sehat. Tidak perlu obat lain. Jadi yang dibilang menyesatkan itu yang mana?,” tambahnya.

Hadi menuturkan, jika tidak adanya uji klinik obat herbalnya dianggap sebagai sebuah kekurangan, ia bisa segera memperbaikinya.

Muannas menuturkan bahwa pihaknya akan membawa sejumlah barang bukti, di antaranya adalah satu USB berisi link URL konten, transkrip percakapan dan tangkapan layar.

Hadi dan Anji dijerat pasal 28 ayat 1 Jo Pasal 45A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP. (PR/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengelolaan Dana Desa: Bupati Halsel Ancam Tindak Tegas Kades Yang Nakal

Berita

KAPOLRES TOBA BERIKAN TALI ASIH KEPADA KORBAN BENCANA PUTING BELIUNG

Berita

Istri Panglima TNI Apresiasi Keberadaan UMKM Center di Kota Pontianak 

Berita

Partungkoan Adat Samosir Gelar Pelatihan Ulubalang

Berita

Bupati Kapuas Hulu Menghadiri Keberangkatan Calon Jemaah Haji Tahun 1443 H / 2022 M Dari Batam Ke Tanah Suci / Arab Saudi

Berita

Cak Imin Keluarkan Pose Kungfu Jelang Tes Kesehatan di RSPAD

Berita

Rakerda LPTQ Kota Tanjungbalai Jadikan Momentum Peningkatan Pembangunan Insan Yang Qurani

Berita

Satgas PEN Mabes Polri Lakukan Supervisi ke Polda Kalbar